Warga Di Cianjur Terima Bantuan Sosial Ayam Hidup

36

Who’s singing “When you get what you want, but not what you need…”?

Coldplay?
Nope, warga Cianjur.
HAH Warga Cianjur kenapa? 
Jadi Senin (25/1) kemarin, warga penerima bantuan sosial (Bansos) di Cianjur pada mengeluh gara-gara bansosnya dikasih ayam hidup, bukan daging ayam. Yhaa want sih daging ayam, tapi bukan ayam idup juga.
LOL, tell me more… 
Iya, jadi warga ini adalah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) di Kabupaten Cianjur, dan mereka bingung kok dapetnya ayam hidup? Kan ribet harus disembelih sendiri dulu. Bahkan katanya ada beberapa ayam yang pas sampai rumah udah mati duluan sebelum disembelih.  Para penerima jadi sebel karena ayamnya nggak bisa diolah lagi.
 
Kok bisa dapetnya ayam hidup?
Yha gatau juga ya, yang pasti sih menurut keterangan dari agen e-Warung yang menyalurkan bansos, pihaknya menerimanya ayam hidup dari supplier. Jadi beberapa hari sebelum bansos itu dibagikan, ayam yang datang ke agen adalah ayam hidup, terus pas ditanya kenapa masih idup, kata supplier-nya ya gpp lebih bagus ini aja. FYI gengs, pembagian bansos ayam idup ini terjadi di seluruh kecamatan Pagelaran, Cianjur.
Jujur random.
We know. terkait penemuan ini, Kepala Dinsos Jabar, Dodo Suhendra bilang kalau sejak awal, proses penyaluran BNPT selama ini belum ada keluhan tentang pembagian bantuan. Terus, pihak dari Dinsos Cianjur juga bilang bahwa dirinya nggak pernah mendengar ada kasus pembagian ayam hidup tersebut, dan ini baru pertama kalinya. Jadi, pihaknya bakal langsung mengecek ke lapangan.
Okay…anything else? 
FYI, biasanya melalui bansos ini, warga bakal dapat beberapa komoditas yaitu beras, telur, daging sapi, daging ayam, dan ikan, tahu tempe, buah-buahan dan vitamin. Setiap warga yang punya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bakal dapat bantuan senilai Rp200 ribu. Terkait ditemukannya bansos ayam hidup ini, banyak pihak yang menyerukan supaya mekanisme pembagian bansosnya dievaluasi.
 
Stay random, Indonesia.