Proses Vaksinasi Covid-19 Resmi Dimulai 13 Januari Diberikan Gratis, Dianggap Langgar Kode Etik: DKPP Pecat Ketua Komisi Pemilihan Umum, Perubahan Iklim Membuat Ukuran Bayi Hiu Jadi Lebih Kecil, Disneyland Beralih Fungsi Jadi Pusat Pendistribusian Vaksin Covid-19.

161

Good morning!

Rise and shine, you. It’s been a little cold lately here at the Catch Me Up! HQ so we’ve been switching the coffee you sent us with some warm bandrek. And boy is it life-changing. Local stuff is always the best. Now, let’s get into the so many updates from yesterday, shall we?

And let’s start, from yesterday’s most talked about issue…

Yep, we know y’all have already heard it: the vaccination. You see the video, the memes, the shaking arms *lol* so we decided to recap everything from yesterday for you. Now scroll down…

  • Proses vaksinasi Covid-19 udah secara resmi dimulai kemarin (13/1) di istana. Adapun proses penyuntikannya dibagi menjadi tiga sesi, di mana pada tiap sesinya ada tujuh pejabat yang disuntik.
  • Presiden Jokowi jadi orang pertama yang disuntik vaksin Sinovac di Indonesia. Beliau disuntik oleh Prof Abdul Muthalib yang merupakan Wakil Ketua Tim Dokter Kepresidenan Pak Jokowi.  Iya Prof Abdul gemeteran gengs, gara-gara vaksin perdana katanya.
  • Selepas divaksin, Pak Jokowi juga dapat Kartu Vaksinasi Covid-19. Di kartu ini ada jadwal suntik vaksin yang kedua, yaitu 14 hari setelah penyuntikan yang pertama. Menurutnya, kartu ini bakal dikasih ke seluruh warga yang disuntik vaksin, nggak cuma dia aja.
  • Setelah pak presiden, berikut nama yang divaksin di sesi pertama: Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M. Faqih, Dr. H. Amirsyah Tambunan (Sekjen MUI/Muhammadiyah), Ishomuddin dari PP NU, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, dan Raffi Ahmad (Perwakilan anak muda)

  • We know what you think. Whyyy Raffi Ahmad? Well, jadi dalam keterangannya Raffi sih guys, dia jadi ikut menerima vaksin pertama karena pas ditawarin mau divaksin atau nggak, dia bilang mau. Istrinya, Nagita Slavina, juga sebenernya mau ikutan divaksin juga, tapi nggak jadi karena nggak dapat undangan. Meski begitu, Raffi bilang bahwa keluarganya bakal sesegera mungkin divaksin.
  • Selanjutnya di sesi kedua dimulai oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, beserta enam orang lainnya, yaiu: Prof. Dr. Unifah Risyidi (PGRI), Ronal Tapilatu (PGI), Agustinus Heri (KWI), I Nyoman Suarthanu (PHDI), Partono Bikkhu N. M (Permabudhi) dan Peter Lesmana (Matakin)
  • Sedangkan sesi ketiga dipimpin oleh Penny Lukito (Kepala BPOM) dan beberapa perwakilan dari pengusaha, Sekjen Ikatan Bidan Indonesia, perawat, apoteker, buruh, dan pedagang.
  • Di Papua, Dokter Aaron Rumainum selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Papua jadi orang pertama yang divaksin di provinsi tersebut. FYI guys, beliau menyuntik sendiri vaksin ke lengannya dan katanya sih, ada rasa nyeri dan sakit kepala setelah divaksin. Namun setelah 30 menit, udah gpp dan bisa beraktivitas seperti biasa.
  • Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) nggak bakal divaksin Sinovac karena usianya udah 66 tahun, jadi beliau bakal dapet vaksin yang diproduksi Pfizer.  FYI, vaksin ini belum ada di Indonesia.
  • Pada Jumat (15/1) nanti, bakal ada 60 ribu tenaga kesehatan di DKI Jakarta yang bakal divaksin tahap pertama. Total nakes yang bakal divaksin di Jakarta adalah 131 ribu.
  • Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, bilang bahwa pihak otoritas Aceh nggak akan memaksakan vaksin ke warganya. Jadi yha kalo ada warga yang menolak divaksin ya nggak akan dipaksa.
  • Pengusaha Mal dan Hotel minta daerah-daerah dengan penduduk padat juga menjadi prioritas proses vaksinasi.
  • Anggota Komisi IX DPR dari PDIP, Ribka Tjiptaning menolak penyuntikan vaksin virus corona karena dia masih ragu sama efek vaksinnya. Ribka juga bilang bahwa dirinya mendingan bayar denda karena nggak bersedia divaksin daripada harus disuntik vaksin.
  • Proses vaksinasi di wilayah Jakarta diundur jadi Jumat (15/1) gara-gara banyak penerima vaksin yang puasa pada Kamis (14/1).

Who’s got fired but not Donald Trump?

Who? 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman.
Who is he?
Ketua KPU guys, in case you need a refresher, jadi KPU ini adalah lembaga negara yang ngurusin pemilu. Jadi kalo kamu mau nyoblos di pilpres, atau pileg, atau kayak Pilkada kemarin, nah itu panitianya KPU tadi.
I see…
Nah secara pemilu itu rutin dilaksanakan di Indonesia, jadi KPU ini tersebar di seluruh kota dan kabupaten yang ada di tanah air. Mereka punya strukturnya sendiri, dan lembaganya dipimpin sama tujuh orang komisioner, dan salah satunya merupakan ketua, Nah, Ketua dari KPU-KPU daerah tadi adalah KPU Pusat, yang kantornya ada di Imam Bonjol, Jakpus, dan ketuanya adalah Pak Arief tadi.
Got it. And he’s just got fired?
Yep, a little background here, jadi dalam melaksanakan tugasnya itu, KPU diawasi sama yang namanya Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Jadi kalo ada komisioner KPU yang dianggap melanggar etika (kayak nggak netral, curang, dll), maka komisioner KPU itu bisa disidang sama DKPP dan hukumannya bisa berupa sanksi atau diberhentikan. Nah, Mas Arief ini diberhentikan guys.
 
HAH Emang beliau ngapain?
Kalo kata DKPP sih, pemberhentiannya ini adalah karena Mas Arief nggak mampu menempatkan diri pada waktu dan tempat di ruang publik, secara beliau kan Ketua KPU.
 
Yea but why?
Jadi gini awalnya guys, pada tahun lalu itu ada seorang komisioner KPU juga, koleganya Mas Arief, namanya Bu Evi Novida Ginting yang juga dipecat karena dianggap DKPP melanggar kode etik. Ga lama kemudian, surat pemecatan atas Bu Evi ditandatangan Pak Jokowi, dan hal ini kemudian digugat ke PTUN. Hasilnya, Bu Evi gajadi dipecat dan beliau kembali menjabat sebagai komisioner KPU…
 
Terus hubungannya sama Mas Arief?
Nah menurut DKPP, Mas Arief ini nggak bisa menempatkan diri karena beliau sempat mendampingi Bu Evi saat menggugat surat keputusan pemecatan dari presiden ke pengadilan. Selain itu, beliau juga dinyatakan bersalah karena tetap menjadikan Bu Evi sebagai komisioner KPU. Menurut DKPP, Pak Arief udah melanggar kode etik dan dinyatakan tidak pantas menjadi Ketua KPU.
 
I see….terus Pak Arief ada komentar ga?
Ada. Kata Pak Arief dalam keterangannya semalam, dirinya nggak pernah melakukan pelanggaran dan kejahatan yang mencederai integritas pemilu. Pak Arief juga menyebut bahwa dia belum menerima hard copy surat keputusan DKPP, dan dia juga akan mempelajari putusan tersebut.
 
Got it. Anything else?
Well, menanggapi serangkaian kejadian ini, Bu Evi bilang bahwa dia sedih dengan keputusan DKPP. Menurutnya, Pak Arief udah menjadi koleganya selama hampir empat tahun. Selain itu, Bu Evi juga bilang bahwa tindakan yang diambil Pak Arief adalah sebagai bentuk loyalitas pemimpin yang berempati terhadap anggotanya yang sedang berjuang.

For when you’ve been singing Baby Sharks dudududu…Here’s some not-so-good news about the actual baby sharks. 

What’s up with them? 
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ukuran baby shark jadi lebih kecil gara-gara climate change. 
Hah? Maksudnya? 
Iya, Jadi penelitiannya tuh dilakukan oleh Australia’s ARC Centre of Excellence for Coral Reef Studies di James Cook University dan University of Massachusetts. Hasilnya, diketahui bahwa climate change bikin suhu air laut naik hingga lebih panas, hingga membuat embrio hiu tumbuh lebih cepat. Hal ini bikin baby shark-nya lahir lebih cepat juga, dan karena semua yang serba cepat inilah, bayi hiunya jadi cenderung lahir dengan tubuh lebih kecil, kekurangan gizi, dan nggak berenergi.
OMG…
Yep. Nah yang mengkhawatirkan, hal ini juga ditemukan pada spesies hiu yang lebih bisa beradaptasi dengan keadaan, contohnya hiu epaulette. Jadi emang di laut itu ada lebih dari 500 jenis hiu, dan rata-rata mereka melahirkan bayi. Namun ada juga spesies hiu yang bertelur, kayak epaulette sharks dan telurnya ini terkenal tahan banget dengan perubahan di sekelilingnya, bahkan mereka bisa bertahan dengan tingkat keasaman laut. Nah namun ketika hal soal baby shark tadi ditemukan juga di hiu epaulette, the scientist were like… “Kalo yang lebih tangguh aja bisa terpengaruh, gimana spesies yang lebih sensitif?”
 
SAD.
Same. FYI, hiu epaulette ini tinggalnya di the Great Barrier Reef, terumbu karang terbesar di dunia yang terletak di perairan Australia. Area ini memiliki luas sekitar 133.000 square miles, dan memiliki 1,500 spesies ikan dan 411 spesies terumbu karang. Currently, suhu di terumbu karang udah mencapai lebih dari 31 derajat celcius, dan hal ini tentu saja mengkhawatirkan, karena kenaikan suhu air laut bisa mengancam masa depan para baby sharks.
 
Wait, why should I know this?
Karena penting guys. Jadi menurut para peneliti, ikan hiu adalah bagian dari ekosistem, dan mereka memiliki peran sebagai predator (pemangsa). Tanpa predator, keseluruhan ekosistem bisa hancur, that’s why penting banget untuk kita meneliti hewan-hewan ini.
Got it, anything else? 
Menurut Jodie Rummer, co-author dan profesor di ARC Centre, disebutkan bahwa ekosistem sangat bergantung sama tindakan kita untuk mencegah perubahan iklim. Laut adalah indikator dampak nyata dari perubahan iklim, dan meskipun nggak keliatan, namun ocean warming emang sangat berdampak terhadap keseluruhan bumi. Hal ini karena kenaikan permukaan laut bakal menyebabkan bencana-bencana juga, kayak banjir, cuaca ekstrim, hingga gagal panen.

For when Disneyland is the happiest place in the world…It sure is.

Karena baru-baru ini, Disneyland yang terletak di Anaheim, California, Amerika Serikat baru aja beralih fungsi jadi pusat pendistribusian vaksin di negara bagian tersebut. Yep guys, taman bermain yang identik dengan berbagai karakter Disney-nya itu kan emang sejak Covid-19 melanda udah lama tutup, nah sekarang, seiring dengan makin banyaknya angka penularan Covid-19 di California State, Disneyland kemudian beralih fungsi sebagai tempat vaksinasi. Dengan fungsi barunya ini, maka mereka bakal punya kapasitas untuk memvaksin ribuan orang setiap hari.
Menurut keterangan dari otoritas setempat, Disneyland emang bakal jadi salah satu pusat pendistribusian vaksin aka super point-of-dispensing untuk program vaksinasi di California. Alasannya, karena mereka punya area yang luas dan at the same time, kapasitas rumah sakit di California udah sangat menipis. Karenanya, vaksinnya di Disneyland aja….

“Tidak ada yang perlu diragukan,”

Gitu kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kemarin, saat menyampaikan pada warganya supaya ikut menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Kata Mas Ganjar, masyarakat udah nggak perlu ragu lagi divaksin karena Sinovac udah dapet halal dari MUI dan aman menurut BPOM.
When you try to convince your mom to give you extra money this month…

Catch Me Up! Recommendations

Yeah…we’re happy, free, confused, and lonely at the same time… and if you want to be happier, here’s how. 

A thank you note…

Terima kasih buat Kelimutu yang udah nraktir kami kopi kemarin!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. Semalem diajakin rekan kantor main ke tempat produksian, sempet kehujanan di jalan. Di tengah perjalanan pas lagi nungguin lampu merah, tiba-tiba pengen sedekahin uang 10rb ke adek yang ada di situ padahal kondisi keuangan semalem udah parah bgt sisa 20rb. Sampenya di tempat produksian, secara tiba-tiba juga dikasih uang 100rb sama pemilik produksian itu padahal sebelum-sebelumnya ga pernah. Belom lagi selama di sana gue dikasih banyak wejangan tentang bisnis yang lagi berusaha gue rintis. Alhamdulillah Allah baek bgt.. sedekah gue langsung diganti 10kali lipat, belom lagi banyak hal yang bisa gue petik dari obrolan sama orang baik semalem, dan pulangnya gue ditraktir makan malem sama rekan kerja gue itu (gue terharu bgt, padahal gue ga cerita keadaan keuangan gue lagi gimana).
-Gatsu, Bandung-
2. Hi sobat CMU, jadi kemarin kan aku tuh ulang tahun ke- 22 (wah udah tuaa yak :)) and as always selalu ngerayainnya bareng keluarga dan makan bareng. Tapi entah kenapa I decided buat ngerayainnya sama bapak-bapak Tukang becak in my hometown, so yesterday at the daylight I asked my friends buat nemanin bagi-bagiin nasi bungkus buat mereka. Jumlahnya ga seberapa sih, tapi aku seneng banget bisa ngelakuin hal tersebut on my birthday. Jadi kami bertiga bareng temenku keliling nyariin pangkalan becak in my hometown (kalo ga salah ada 4 pangkalan deh yang kami tuju). Nah pas bagi-bagi nasi bungkus tuh mereka nanyain ini dari mana, aku dan temenku ngejawab kalo aku lagi ultah. Seketika bapak-bapaknya ngesalam aku dan ngucapin selamat ulang tahun dan juga didoain gengs biar sehat selalu dan sukses :’) (dalam hatiku seneng banget diucapin ama mereka). Wahhh pas udah balik kan dan lagi nyetir keingat terus sama senyuman bapak-bapak tukang becak tadi dan ucapan selamat dari mereka huhuhuhu :’)))). Seneng banget aku tuh kemarinnn. Jadi makin semangat buat kuliah dan berharap ketika sukses nanti bisa ngebantu orang-orang di sekitar :’)
-BLG, 11 Jan 2021-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!