Pendukung Donald Trump Serang Capitol Hill Rabu Kemarin

135

And also, here is your update on the Capitol Hill attack…

We know, we know…
Some of you might be waiting for this. So here is your update on Capitol Hill attack, from A to Z…
 
Yes please….
Ok. Jadi gini guys, minggu lalu itu, di Hari Rabu waktu setempat, Gedung Capitol Hill aka Gedung DPR-nya Amerika Serikat diserang sama pendukung Trump.
Kayak back to Jakarta, 1998 yha…
Rite. Almost pretty much the same scene, but for a totally different reason. Kalo yang dulu itu untuk minta presiden turun, maka yang di Capitol Hill justru untuk mendukung presiden yang….nggak kepilih lagi. AKA Presiden Trump.
 
OK jadi gimana gimana.
Jadi sesuai jadwal, Hari Rabu kemarin itu, kongres mengadakan rapat gabungan (kayak rapat paripurna di DPR kita) untuk meresmikan hasil pilpres AS yang digelar pada November lalu. A little flashback here, jadi, kan udah tuh, suara tiap negara bagian diitung dan diresmikan, terus suaranya dikumpulin ke para electors untuk diresmikan secara nasional pada Desember lalu, nah itu udah juga. Selanjutnya, hasil peresmian tadi diserahkan ke kongres untuk diresmikan. Abis dilakukan voting dan peresmian hasil oleh kongres, baru deh, Biden-Harris dilantik sebagai presiden dan wakil presiden pada 20 Januari besok. Jadi gitu guys proses pemilunya.
 
I see….
Nah yaudah kan, sesuai jadwal, proses selanjutnya adalah para anggota kongres bersidang di Capitol Hill-nya untuk melakukan vote countinghearing, dan peresmian atas hasil pilpres. Yha kalo ada protes-protes dikit sok aja juga, cuma emang udah yakin banget, hari itu Biden-Harris bakal dapet lampu ijo dari kongres. Sidang ini dipimpin sama wakilnya Trump sendiri, Mike Pence. Kenapa Pence jadi pemimpin sidang? Yha karena aturan dari sananya gitu guys. Sidang pilpres dipimpin oleh wapres yang tengah menjabat.
 
Terus…
Yha terus Trump muncul and he’s like…Tak semudah itu, Joe!
Lol bukan Fergusso lagi ya…
Ya bukan, tapi Joe Biden. Jadi awalnya nih, awalnya banget, pada waktu yang bersamaan sama sidangnya kongres, Trump menggelar pawai sekalian kumpul-kumpul sama para pendukungnya di depan White House. Dalam pidatonya yang berlangsung sekitar 70 menit, Trump menyampaikan bahwa dia bete sama Pence dan pengen para pendukungnya untuk berkumpul di National Mall (like depan Semanggi, aka deket banget sama gedung kongres) untuk memprotes hasil pemilu yang disebutnya “stolen”. Trump juga menyerukan, “Kita akan merebut kembali the Capitol dan akan berjuang dan akan mendukung para wakil rakyat yang mendukung kita, dan kita bakal jalan bareng dari Penn Ave aka Semanggi…” tapi “kita” as in para pendukungnya aja. Trump sendiri balik ke White House dan nggak ikut sama para pendukung pawai ke Capitol Hill.
 
-_______-
Nah kira-kira sejam abis seruan Trump tadi, peringatan keamanan dikirimkan ke Capitol Hill dan gedung itu langsung di-lockdown. And then, as you see so much on the media, para pemrotes ini kemudian memaksa masuk ke gedung kongres dengan memecahkan kaca dan mendorong penjaga keamanan. Mereka masuk, foto-foto, nyamperin ke kantor anggota kongres, sampe duduk di kursi pimpinan sidang XD. Rata-rata para pemrotes ini pake topi MAGA aka Make America Great Again, bawa bendera Confederate (it’s another long story guys, let us know if you’d like some US history recap?? pssst just tweet us!)…and a pretty much weird outfit
 
Good lord…how’s the people inside doing?
Well, sidangnya sendiri langsung ditunda dan para anggota kongres langsung dievakuasi sama para petugas keamanan, termasuk wapres  Mike Pence sendiri. Aparat keamanan tambahan kemudian diterjunkan dan mereka akhirnya berhasil mengamankan kompleks Gedung Capitol Hill sekitar jam lima sore waktu setempat. Selain itu, petugas keamanan juga berhasil menangkap 52 orang perusuh. Selanjutnya, sidang kongres tetap dilanjutkan lagi dan berakhir dini hari dengan hasil pilpres yang akhirnya disahkan juga.
 
Any victims?
Oh yea there are. Jadi sejauh ini ada lima orang yang tewas, di mana ada satu petugas keamanan yang meninggal, dan empat sisanya adalah peserta protes. Mereka datang dari berbagai negara bagian AS dan emang aktif menghadiri pawai Pro-Trump.
 
I also heard things about….Twitter.
Yep, jadi as you probably already know, akun Twitternya Trump di-suspend secara permanen karena ada resiko menyerukan kekerasan lagi. Jadi awalnya, pas Hari H rame-rame itu, Trump ngetwit video dirinya yang menyebut bahwa pemilunya curang. Dia juga meminta para pendukungnya untuk pada pulang dan mereka itu spesial. Abis twit itu, akunnya Trump disuspend selama 12 jam. Nah abis suspend-nya berakhir, Trump cuma ngetwit dua kali. Pertama, berisi pujian buat para pendukungnya yang berani, dan kedua, pengumuman bahwa dia nggak akan menghadiri pelantikannya Biden nanti.
 
OMG the drama…
Yep dan nggak cuma di Twitter, namun Facebook dan Instagram juga nge-ban akun Trump sampe batas waktu yang tidak ditentukan. Selain itu, Google juga ikut menarik aplikasi media sosial “Parler” dari Google Playstore gara-gara aplikasi tersebut diduga jadi media komunikasi para pendukung Trump untuk mengancam keamanan.
I seeeeee, and? 
Well, setelah kongres tetap mengesahkan hasil pemilihan Presiden AS, Trump akhirnya bilang kalau dia bakal meninggalkan Gedung Putih dan bakal melakukan transisi yang ‘tertib’. Melalui akun media sosialnya Gedung Putih, Trump akhirnya bilang Even though I totally disagree with the outcome of the election, and the facts bear me out, nevertheless there will be an orderly transition on January 20th.  Setelah itu, Wakil Presidennya, Mike Pence juga mengakui kemenangan Joe Biden.
Now what’s next? 
He can’t getaway that easy, obviously. Gara-gara riot kemarin, anggota kongres dari Partai Demokrat berencana untuk mengajukan usulan pemakzulan (impeachment) terhadap Trump hari ini. As for Biden, beliau menyebut bahwa yha bagus aja kalo Trump nggak dateng ke inagurasinya, karena tu orang udah malu-maluin negara. Nggak cocok jadi presiden. Gitu katanya.