Jumlah Bangunan Gedung Pencakar Langit Menurun Sampai 20 Persen

50

What’s dropping faster than your phone battery?The number of skyscrappers
Yep guys, ternyata pandemi Covid-19 ini beneran ngaruh ke berbagai hal, termasuk di antaranya adalah…bangunan pencakar langit. Gimana tuuuch ngaruhnya? Well, jadi menurut data dari the Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) yang baru aja dirilis minggu lalu, diketahui bahwa jumlah bangunan gedung pencakar langit yang selesai dibangun di seluruh dunia pada tahun 2020 jumlahnya menurun hingga 20%. Jadi tahun lalu itu, jumlahnya ada 106 bangunan, turun dari tahun 2019 yang ada di angka 133 bangunan. FYI guys, jumlah tadi juga merupakan angka terendah sejak tahun 2014. Penyebabnya yha apalagi kalo bukan pandemi Covid-19 yang menyebabkan turunnya ekonomi dan larangan berkumpul yang bikin banyak proyek terbengkalai. However, despite the decline, masih ada juga nih guys, kota-kota yang berhasil menyelesaikan proyek gedung pencakar langitnya, di antaranya adalah di Dubai, New York, dan berbagai kota di China.

FYI, gedung pencakar langit kerap kali dipandang sebagai salah satu indikator pertumbuhan ekonomi, karenanya, penurunan jumlah bangunan ini bikin para ahli khawatir. Hal ini juga diperparah dengan fakta bahwa pembangunan gedung pencakar langit itu butuh waktu bertahun-tahun buat dibangun sampe selesai. Artinya, efek ekonomi dari pandemi tadi juga bakal kerasa sampe beberapa tahun ke depan.
 
HIKS.