Friday Pause: Live while we’re young…

157

Good morning!

Uh oh it’s finally Friday aka our favorite day of the week. We got a little news from the logistic department here, that if you chose to support us by purchasing our tote bag, it will be flying out your way today. Apologize for the delay due to some logistical hiccup. Now to the fun part, memes. Let’s check up some memes…

For the love of Meme: What to do without social media???


Raise your hand if you’ve been too hard to yourself…Now hands down.

Guys, admit it. Sometimes the person that’s being too hard on yourself is…you. Yep, pernah nggak sih, kamu lagi mau tidur di malam hari terus tiba-tiba ada suara kecil dari dalam pikiranmu yang bilang, “Aduh, tadi siang tuh gue harusnya nggak ngomong gitu sama bos…” atau “Salah deh tadi gue nanya begitu ke dosen gue…”You know, that kind of inner critic voice yang tiba-tiba mengganggu pikiranmu dan bikin kamu jadi terjebak dalam negative self-talk. Padahal kamu udah mau bobo lho.
Nah, kondisi kayak gitu tadi namanya self-critic. Satu hal yang bikin kamu jadi cenderung menyalahkan diri sendiri, kesel, bahkan sometimes… you become your biggest bully. Dalam jangka panjang, tentunya hal ini buruk buat kesehatan mentalmu. Jadi daripada terus-terusan mem-bully diri sendiri, yuk lebih banyak mempraktekkan self-compassion, aka baik sama diri sendiri. Para ahli menyebut, bahwa kalau kita bisa mempraktikkan self-compassion, maka kamu bakal lebih sehat secara fisik maupun mental. Nah terus, gimana sih cara mempraktikkan self-compasstion ini? Yuk cek daftarnya!
  • Know the goal:  Self-compassion beda sama self-care gengs.  Self-compassion itu bukan cara instan untuk feel better (like eating chocolate), tapi lebih ke gimana cara kita meng-handle diri sendiri ketika lagi down.  Jadi instead of makan coklat atau belanja impulsif, kamu justru duduk dengan diri kamu sendiri untuk menganalisis masalah yang kamu lagi hadapi. Terus kamu menanyakan hal-hal kayak, “Ok, kenapa ada masalah ini? solusinya apa? Apa yang bisa gue lakukan?” Dengan begini, kamu udah menyayangi diri kamu sendiri karena kamu nggak menghindari masalah. Kamu justru menghadapinya biar masalahnya cepat selesai dan nggak berlama-lama menyita pikiranmu.

  • Accept your brain:  Pikiran negatif terhadap diri sendiri bukan berarti ada yang ‘salah’ di diri kamu yang harus ‘diperbaiki’, it’s just a part of being human. Namun dalam hal ini, kamu harus bisa mengontrol pikiran negatifmu dengan mengurangi kata-kata “Seandainya aja tadi…” atau “Tadi tuh gue harusnya gini,” Atau kata-kata sejenisnya. Masalahnya, dengan mikirin kayak gitu, kamu udah dijamin bakal mengkritisi diri kamu sendiri. Jadi kurang-kurangin aja yha.
  • Rilekskan tubuhmu: Kondisi tubuh tentunya turut mempengaruhi pikiran. Karenanya disebutkan juga oleh para ahli bahwa kamu bisa mengendalikan pikiranmu melalui latihan napas (meditasi) atau dengan meregangkan otot. Jadi, kalau kamu lagi anxious atau stress, coba deh duduk tegak, terus napas dalam-dalam, sekitar lima helaan dalam satu menit, dan pastikan juga durasi kamu tarik dan buang nafasnya sama. Dengan melakukan ini, kamu udah ngasih sinyal ke diri sendiri untuk lebih santai dan nggak terlalu tegang, hingga tubuh dan pikiranmu juga bisa lebih rileks.
  • “Keluar” dari dirimu: Supaya kamu sadar kalau kritikan terhadap diri sendiri itu sama aja kayak nge-bullly, coba deh lakukan latihan ini: Jadi bayangin ada dua orang di pikiran kamu, di mana yang pertama adalah orang lain yang tukang kritik, dan satunya lagi kamu. Bayangin kamu dengerin si orang itu mengkritik kamu, dan kalau kamu menyadari, “Wow jahat banget ni orang ngomongnya yak.” Nah itu kamu. So be kind to yourself. 
  • Perlakukan dirimu kayak kamu memperlakukan temanmu: Terkadang kalau ada temen yang lagi sedih, kita suka berusaha bilang, “Nggak apa-apa kok, kamu ga salah, kamu udah hebat sejauh ini dll dll.” Nah coba deh praktekkan kata-kata positif kayak gini ke diri sendiri, all day everyday. Terus juga pas kamu lagi ngomong jahat sama diri sendiri, coba berhenti sebentar dan ulang lagi apa yang kamu omongin. Kamu mau ngomong begitu ke temenmu nggak? Kalo nggak, ya seharusnya dirimu sendiri juga nggak diomongin begitu dong.
  • Perhatikan intonasimu:  Yep, walaupun ngomong ke diri sendiri, intonasimu juga harus diperhatikan. Menurut para peneliti, ketika kamu melakukan self-talk dengan lebih tenang dan santai, dirimu juga akan lebih rileks. Jadi yhaa kurang-kurangin deh bilang, “Aduh b*go banget deh tadi gue….” No, guys. Self-love is keyyyy.

  • Foster compassion:  Kasih sayang is all about hubungan. Nggak cuma dengan orang lain, tapi juga dengan diri sendiri. Nah, kalo kamu sayang sama orang lain, kan kamu hepi, orang lainnya juga hepi. Coba deh terapkan itu ke diri sendiri. Sayangi diri sendiri dan kamu juga pasti bakalan hepi.
Finally guys, emang mencintai diri sendiri itu bukan tujuan, tapi proses. Sesuatu yang harus kamu sadari dan lakukan setiap hari, demi kebahagiaan diri kamu sendiri juga. And now, let us close this article with  a wise quote from Louise L. Hay: “You have been criticizing yourself for years and it hasn’t worked. Try approving of yourself and see what happens.”
 
Have a restful weekend!


Finally…your weekly quarantips…

Yep, finally. Here, we have all the fun recommendations on cool stuff to make your weekend less dull. From books to Netflix series, here we go!


But before…
Tell us everything you like! Rekomendasikan hal-hal yang seru menurut kamu (bisa buku, podcast, video youtube, apapun itu, dengan cara mengisi form ini)Nanti, rekomendasimu bakal kita share di weekly quarantips aka below and let other people know how cool you are! Remember, sharing is caring! 

  • Buku why we sleep! bener-bener ngejelasin kenapa kualitas tidur itu penting banget dan ada rekomendasi cara ningkatin kualitas tidur. agak sains banget tapi ga ngebosenin. (twitter: @roktri)
  • Watch Alice in borderland! Sumpah series satu ini bener-bener bisa menyihir kamu buat mantengin sampe akhir. Visualnya agak menyeramkan sedikit sih (darah dimana-mana), tapi rasanya selalu seru masuk ke dunia lain yang bikin kita mikir, “Oh after all my life doesn’t suck as bad as I think.” lol.(Anonymous)

  • Lagi obses nonton True Beauty di Viu karena pengen yang light dan receh hehe (@indahsagala)

  • Series komedi yang kemarin menang banyak penghargaan: Schitt’s and Creek. Seru banget buat dinikmati nonton santai. (Anonymous)
  • Buku Filosofi Teras oleh Henry Manampiring (twitter: @DED_KEY)

  • I highly recommend one of the series on Netflix “The Alienist” if you’re into a dark, suspenseful, and detective kind of series. Latarnya juga historical karena timing nya di akhir tahun 1890an and quite picturing gender equality issue since the female lead actress (it’s Dakota Fanning btw!) is working in a male-dominated job and became the first woman to work in NYPD that eventually launched her own detective agency. Happy binge-watching! (– K)

  • Nonton film Disney yang baru itu, Soul. bagus karna banyak pelajaran dari filmnya huhu trus enak ditonton bareng sama keluarga juga.  (Anonymous)

  • The Chaos of Standing Still (book). the story is about stranded passengers that are isolated in Denver airport because of the snowstorm. And within one night, we learn about friendship, grief, youth, etc 😀 (plussss the vibes of the airport that we all miss, I know🙃) (@donatjpop)

Quote of the day:
 
“You must always have faith in people. And, most importantly, you must always have faith in yourself.”
 
-Elle Woods-

Thank you note

Terima kasih buat Arkan Perdana yang udah nraktir kami kopi kemarin!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click hereDengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Angel’s Stories

1. Halo semua! Jadi bulan Desember kemarin gue positif covid tapi OTG. Rada takut mau ngasih tau ke bapak ibu kost karna takut ga boleh kost di sini lagi :’) tapi setelah dipikir-pikir yauda bilang aja demi kebaikan semua. Apalagi di sini tinggal juga nenek ma kakek (ortunya bapak kost), so mereka lebih rentan kalo misalnya ketularan. “Pak.. saya kena covid” “Oia? Ya uda nanti kalo mau makan apa-apa bilang istri saya aja ya.” “Jadi saya masih bole tinggal di sini pak?” terus bapaknya malah tawa, “Ya bole la.” Sejak dari itu selama 14 hari isoman, bapak/ ibu/nenek di kost 2x sehari nganterin makan taro depan pintu kamar. Kadang malah 3x sehari sama cemilan. Abis isoman gue test lagi dan puji Tuhan negatif. Beberapa hari setelahnya udah tanggal bayaran kost, gue lebihin uangnya, tapi sama ibu kost malah dibalikin paksa sebagian karena takut gue ga punya duit :’))) Bersyukur bisa dapet tempat tinggal yang isinya orang-orang baik kayak mereka. Ga mau pindah2 kost lagi ;D

-Jode, Bali-


2. Helo temen-temen CMU! Di masa pandemi gini bersyukur sekali masih diberikan rezeki dan masih punya pekerjaan. Untuk itu aku mencoba mensyukuri nikmat yang telah diberikan dengan cara membahagiakan orang-orang di sekitarku. Di siang bolong pas jam makan siang lagi isi bensin di SPBU seketika ada bapak-bapak paruh baya lagi jualan dagangannya yaitu kerupuk. Akhirnya aku beli dagangannya dengan harga yang sengaja aku lebihkan dan tanpa kembalian, seketika ekspresi bapaknya jadi seneng banget dan banyak mengucapkan terima kasih. Eh ga disangka dapat rezeki yang ga terduga setelah itu. So buat temen-temen CMU selalu tebar kebaikan selagi ada kesempatan. Dari satu kebaikan kita ga pernah tau gimana kebaikan itu berdampak bagi kita. Salam kebaikan dari North Borneo.
-BEP, North Borneo-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it hereCome, share us your versions of angels!)