Reshuffle Kabinet Indonesia Maju Jokowi Tunjuk Enam Orang Sebagai Menteri Baru, Negara Uni Eropa Menyetujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer, Mahkamah Konstitusi Terima Permohonan Perkara Sengketa Pilkada, Apple Bakal Produksi Self Driving Car Tahun 2024.

129

Hi there,

Two days before Christmas! Craaaazy that we finally almost there. Last year, this time, you might probably already in your holiday destination with your loved ones, enjoying cuti. Now, when things are so different, we can at least learn one thing. Never take anything for granted. Happy (almost) Holiday.

What’s just became a national headline yesterday?

Reshuffle dong. Apa lagi.

TELL. ME. EVERYTHING.
Got it. Jadi Selasa (22/12) kemarin, untuk pertama kalinya sejak menjabat presiden di periode keduanya, Pak Jokowi nge-reshuffle Kabinet Indonesia Maju.
Yea I heard, who’s in? 
In total, ada enam menteri baru yang dikenalin pak Jokowi dari Istana Negara, Jakarta. They are: 

  • Menteri Sosial: Tri Rismaharini. Beliau ini merupakan kader PDIP, sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya aaaaand….her name been floated for a while sebagai calon Menteri Sosial dalam beberapa hari terakhir ini. Bu Risma bakal menjabat menggantikan kader PDIP sebelumnya yang kini ditangkap KPK, Pak Juliari Batubara.
  • Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono yang sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri pertahanan aka wakil menterinya Pak Prabowo. Nah Sakti Wahyu ini bakal menjabat sebagai Menteri KKP, menggantikan menteri sebelumnya Edhy Prabowo yang…U know what happened.
  • Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas yang merupakan pria kelahiran Rembang, aktivis PMII, Ketua GP Ansor (sayap pemuda Nahdlatul Ulama) dan saat ini merupakan anggota DPR RI. Gus Yaqut ini masuk menggantikan Menag sebelumnya, Fachrul Razi,
  • Menteri Kesehatan: Surprise, surprise, Pak Budi Gunadi Sadikin akhirnya ditunjuk Pak Jokowi untuk menggantikan Menkes sebelumnya, Terawan Agus. Jadi siapa Pak BGS ini? Well, beliau sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri, terus lanjut jadi Dirut Inalum (holding tambangnya BUMN), terus jadi wakil Menteri BUMN bareng Kartiko Wirdjoatmojo dan sempet juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional.
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Surprise surpriseee (juga!) adalah Pak Sandiaga Uno yang juga ditunjuk untuk menggantikan menteri sebelumnya Wishnutama Kusubandio. Pak Sandi ini kayak yang kamu tau, pernah jadi cawapres lawan Kiai Ma’ruf tapi kalah, terus pernah juga jadi wagub DKI Jakarta bareng Pak Anies Baaswedan.

  • Menteri Perdagangan: M Lutfi yang baru aja sekitar empat bulan menjabat sebagai Duta Besar RI di Amerika Serikat. Jadi emang Pak Lutfi ini pernah jadi Mendag sebelumnya di era Pak SBY, terus pernah jadi Dubes Jepang, Dubes US, nah sekarang udah balik lagi ke tanah air, untuk…jadi Mendag lagi!

Whooaaa…kirain cuma dua yang baru…

Yep. Emang sih, posisi yang sebenernya kosong itu adalah Menteri Sosial dan Menteri KKP, namun kan emang dari awal Pak Jokowi udah pernah wanti-wanti bahwa kalo ada menteri yang kinerjanya kurang, atau B aja, bisa juga diganti.
 
I see…
Nah selain dua kursi menteri kosong tadi, satu pos yang juga paling disorot adalah posisi Menteri Kesehatan. Jadi emang kabarnya nih, penunjukan Pak BGS udah disiapkan sejak Oktober lalu, sepulang beliau dari Jenewa dan London untuk melobi sejumlah produsen vaksin Covid-19. Waktu itu, Mensesneg Pratikno udah meminta BGS berdiskusi dengan beragam kalangan yang bergerak di bidang kesehatan.
 
Tapi kan Pak BGS bukan dokter…
Yhaa doi bankir, tapi emang kalo menurut Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono sih, seorang Menteri Kesehatan emang nggak perlu berasal dari background dokter untuk mereformasi manajemen dan sistem kesehatan publik yang dinilainya lumpuh. Hal ini diamini oleh Ketua Satgas Covid-19 dari IDI Zubairi Djoerban yang nggak masalahin soal latar belakang BGS. In his words: “Mau latar belakangnya itu fisika nuklir, kesehatan masyarakat, dokter, epidemiolog atau apa, asal kemampuan manajerialnya bagus dan tahu persis persoalan di lapangan, ya tidak masalah. Apakah saya kecewa menkes saat ini bukan dari kalangan dokter? Saya sama sekali tidak kecewa,” gitu guys.
 
Terus-terus kalo yang lain gimana?
Yhaaa ada misalnya Bu Risma yang menduduki kursi Mensos. Kata Bu Risma, zuzur kaget, walaupun emang udah banyak yang bahas, tapi kaget aja karena beliau ga pernah kebayang jadi menteri. Selanjutnya Bu Risma bilang bahwa beliau bakal membenahi data bansos di Kemensos biar bisa tersalurkan secara lebih baik.
 
And of course…Papa Online.
Rite, papa online aka Pak Sandi. Nah soal pariwisata ini, Pak Sandi bilang bahwa beliau memiliki dua strategi dalam memajukan industri pariwisata dan ekonomi kreatif setelah dihantam pandemi covid-19. Pertama, inovasi, yang kedua, big data. Pak Sandi juga menjelaskan bahwa strategi inovasi perlu dilakukan untuk memetakan potensi bisnis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, karena dengan adanya inovasi ini, pelaku usaha bukan cuma bisa bertahan, tapi juga menangkap peluang bisnis.
 
Last question then… kok pada pake jaket biru sih kemaren?
Well, we tried to find out dan ternyata…sebenernya nggak ada alasan khusus sih kenapa pada pake jaket biru (biasanya kalo pengumuman menteri atau stafsus, seragamannya kemeja putih ajha), namun menurut Deputi Bidang Pers, Protokol, dan Media Bey Machmudin, pilihan warna ini diambil karena warna bitu ini menarik untuk dilihat mata. Secara biru ini warnanya cerah, segar, ceria, dan semangat.
Got it. Anything else I should know?
Well, para menteri rencananya bakal dilantik hari ini di pagi hari. Menanggapi reshuffle ini, banyak pihak yang menilai bahwa timingnya pas, terutama demi membangkitkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Rata-rata posisi menteri yang diganti berkaitan dengan pandemi covid-19.

Who’s just saying yes to the new vaccine?

European Union.
Karena Hari Senin lalu, EU baru aja ngasih izin penggunaan vaksin covid-19-nya Pfizer-BioNtech di 27 negara-negara anggotanya, yang juga meliputi 448 juta penduduk.
Whoaaaa huge move.
Yep, seiring dengan approval ini, proses vaksinasi bisa dimulai per hari Minggu di Uni Eropa. FYI guys, sejauh ini EU udah pesan 300 juta dosis vaksin yang bakal digunakan pada 150 juta orang. Meski begitu, vaksinnya baru bakal dateng secara dicicil, nggak langsung dateng semuanya.
Oh gitu…lama nggak mesan vaksinnya? 
Nggak ugha. Karena ternyata, pabrik-pabrik Pfizer itu ada di Puurs, Belgia, dan di Mainz, Jerman. Jadi, vaksin-vaksinnya bakal dikirim langsung dari pablik ke ibu kota Negara-negara anggota EU per Kamis (25/12) nanti.  Targetnya, orang-orang di Uni Eropa bakal disuntik pertama kali per tanggal 27, 28, dan 29 December 2020.
Gercep ugha yaa…
Yoyoy, wajib. Karena selain punya banyak kasus Covid-19 di seluruh negara anggotanya, Uni Eropa juga baru aja dikejutkan dengan munculnya varian virus corona baru di Inggris yang lebih mudah menular. Hal ini kemudian menyebabkan munculnya travel ban dari dan ke Inggris hingga menyebabkan kacaunya lalu lintas transportasi. So the governments was like “duuuh buru-buru deh…”
 
I see…
Yep, jadi balik lagi ke vaksin guys, Jerman bakal mulai nyuntikin vaksin ke orang-orang di atas 80 tahun per tanggal 27 Desember dengan 400,000 dosis. Prancis juga bakal mulai proses vaksinasi per akhir bulan ini, begitu juga Italia dan Spanyol, dua negara yang terdampak paling parah sama Covid-19, rencananya bakal mulai nyuntik the most vulnerables di akhir bulan, dan sebagian besar lainnya dilakukan pada Januari.
 
Good. Any challenges then?
Yep there is. Everyone, please meet: The antivac. Atau orang-orang yang nggak percaya kalau vaksin yang beredar ini ampuh. In fact, berdasarkan survei terbaru yang dilakukan di Prancis, diketahui bahwa hanya 41 persen orang yang berencana untuk divaksin.
 
I see, anything else? 
So far, belum ada satupun negara Uni Eropa yang berencana untuk mewajibkan vaksin ini, jadi yhaa idealnya sih kampanye supaya mau divaksin dimulai pada awal tahun ini, lalu prosedurnya dilakukan sepanjang tahun dan harapannya, di akhir tahun 2021, Uni Eropa udah mencapai jumlah vaksinasi yang cukup untuk membentuk herd immunity.

Who’s getting the coffee flowing?

Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Karena sampe tadi malem, MK udah menerima 129 permohonan perkara sengketa Pilkada Serentak, dari total 270 daerah yeng ada Pilkada. Yuhuuuu. Lembur dhe.
Waaaa banyak yhaaa…
Gitu deh. Jadi berdasarkan websitenya MK tadi malam, total 129 gugatan itu terdiri dari tiga perkara sengketa pilkada gubernur, 113 sengketa pilkada bupati, dan 13 sengketa pilkada wali kota.
Apanya yang digugat sih?
Hasil pemilu dong. Biasanya, gugatan ini berangkat dari ketidakpuasan satu atau lebih pasangan calon terhadap hasil pemilu karena mereka menduga ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, masif hingga pihak lain dapat memenangkan pilkada. Nah karena nggak terima dengan hasil pemenang yang udah diumumkan oleh KPU inilah, para paslon tadi menggugat ke MK. Tuntutannya berupa pembatalan pemenang atau pencoblosan ulang di berbagai titik.
 
I see…do I know anyone who’s going?
Yep, ada beberapa nih, kayak pasangan Muhammad-Rahayu Saraswati yang kalah di Pilkada Tangerang Selatan, Paslon Pilkada Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman, dan paslon Pilkada Medan lawannya Bobby, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.
Kalo gubernur?
Gubernur salah satunya yang menggugat adalah Cagub Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga aktivis Denny Indrayana baru aja men-submit gugatannya kemarin. Denny menyebut bahwa ada dugaan dan kecurangan sistematis dalam pelaksanaan pilkada Kalsel, khususnya tentang penyaluran bantuan sosial covid-19. Menurut Kuasa Hukum Denny Indrayanna, Febri Diansyah, pasangan ini ingin Pilkada nggak curang, nggak ada penyalahgunaan wewenang atau fasilitas daerah dan nggak ada intimidasi.
 
Hmmm and? 
Pasangan Denny-Difri juga menggalang donasi Rp 5000 dari masyarakat, untuk membantu mensponsori gugatannya ke MK.  FYI guys, dalam keputusannya KPU Kalsel, Denny dinyatakan kalah pilkada dengan jumlah selisih suara yang tipiiiiis banget yaitu 49,76 persen untuk Denny-Difri, dan 50,24 persen untuk pasangan petahana, Sahbirin-Muhidin. Jadi, selisihnya ni nggak nyampe 1 persen guys. Tipis banget kan.
Got it. Anything else? 
Selain pelanggaran proses Pilkada, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bilang kalau mereka udah mengusut 34 dugaan pelanggaran protokol kesehatan selama proses Pilkada Serentak 2020. Menurut Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, perkara-perkaranya terjadi di Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

For when you’ve been watching Start Up back to back…

You might already familiar with Seo Dal Mi’s dream: self-driving car.
Yep, calling all Start Up lover, karena ternyata, self-driving car yang muncul di Drakor yang lagi hits banget tersebut ada kemungkinan segera bisa kamu miliki! WOW.
Everybody, meet: Apple, perusahaan hape, laptop dll, yang isunya sih, pada tahun 2024 mendatang bakal memproduksi self-driving car. Jadi menurut bocoran yang didapat Reuters, disebutkan bahwa Apple emang udah punya project buat bikin self-driving car sejak tahun 2014 dan dinamai Project Titan. Proyek ini kemudian berjalan teruuuus dan rencananya, di tahun 2024, mobil ini akan mulai diproduksi untuk penggunaan massal. Adapun salah satu fitur yang bakal jadi jagoannya Apple self-driving car ini adalah baterai, di mana kalo jadi, baterainya itu bakal hemaat banget.Selain baterai, fitur di mobil ini juga bakal terintegrasi dengan macam-macam perangkat Apple kayak iPad dan iPhone. Terus designnya juga disebut bakal beda banget, sama kayak pas pertama kali iPhone muncul di pasaran.
Nah, kalo kamu udah penasaran dan pengen beli self-driving car ini, tenang aja, kamu masih punya beberapa tahun buat nabung karena isunya juga, pandemi Covid-19 bikin proyek ini kemungkinan mundur ke tahun 2025.
Now singing: You are my future…future…car….

“Yang baru harus lebih baik,”
 
Gitu isi twitnya Pak Presiden Joko Widodo, beberapa saat sebelum ngumumin terkait reshuffle para menterinya kemarin. Yep, in a surprising but not unexpected announcement yesterday, Pak Jokowi ngumumin enam menteri baru yang akan menggantikan menteri sebelumnya, mulai dari Mensos hingga Menparekraf.
Sounds like your mantra when you just broke up with your ex…

Catch Me Up! Recommendations

If you’re a big planner, you’ll loooove these new year’s resolutions that are actually….achievable.

Angel’s Stories

1. Kalian pasti sering kan nemu cerita (Atau bahkan ngalamin langsung) abis sedekah sekian, langsung “dikasih balesan” sama Allah berkali-kali lipatnya? Gue juga sering banget denger cerita itu dari temen-temen, meski ya dari dulu gue sendiri belum pernah ngalamin itu (atau gue gak ngeh) jadi kayak sedekah ya sedekah aja. Sampai akhirnya dari awal bulan ini gue ngerasa dompet kok seret banget, ada aja pengeluaran tak terduga, terus beberapa hari lalu Kakak gue ngajakin anggota keluarga yang lain termasuk gue buat patungan sedekah ke salah 1 om gue yang lagi sakit dan dirasa membutuhkan bantuan, meskipun kita gak bisa jenguk langsung karena lagi masa pandemi gini, Kakak gue berniat buat kasih sejumlah transferan buat bantu istri dan anak-anak om gue itu. Gue yang yang bener-bener lagi kere, memberanikan diri buat ikutan patungan dengan minta talangin Kakak gue dulu dan dibayar nanti pas gue gajian wkwkwk nah ini ajaibnya, Jum’at kita transfer, Sabtu paginya gue dapet rejeki yang gue tunggu dari November lalu dan gue “sudah ikhlaskan” karena kayak tak kunjung datang meski itu hak gue, nominalnya 12x lipat dari patungan yang gue minta talangin ke Kakak gue dulu. Masyaa Allah, Alhamdulillah banget, gue makin percaya kalau kita memudahkan urusan orang, maka Allah akan memudahkan urusan kita juga, tapii yaaa kalau bantu orang bawa ikhlas aja yaa, jangan ngarep balesan apa2, biar lebih enteng. Jadi, ayoo terus saling berbagi selagi bisaaa, terlebih di masa serba sulit begini, bantuan kecil bisa berdampak besar, freeenzz
-Ninhas-
2. Karena sebentar lagi daku mau menikah, uda mulai sebar undangan kan yaa. Undangannya online gitu karena mengharapkan doa aja yang banyak walaupun pada gabisa hadir gapapa yang penting doanya baik. Seneng banget menghubungi teman satu persatu, jadi bisa berkabar lagi sama teman-teman lama. Ngobrol, tanya kabar, wah hepiiDoakan semua lancar yaa sobat cmu!
-Ndepok-
 
3Gw lagi berangkat kerja naik motor, dan berhenti di perempatan imam bonjol arah ke HI, di deket lampu merah itu ada penjual koran yg udah tua sambil bawa korannya di tangan, mukanya lesu banget, trs tiba2 orang di belakang gw manggil dia utk beli koran dan dia langsung senyum lebar dan berdiri menghampiri orang yg mau beli koran. Segitu senengnya bapak itu smpe nular ke gw yg habis capek macet2an di jalan, smoga bapak itu rezekinya lancar aminnn
-NKE Depok-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!