Kembali Lockdown 40 Negara Larang Perjalanan Keluar Masuk Inggris

202

For when you thought 2020 can’t get anymore tougher…

The United Kingdom (UK) can relate. 
 
What happened?
Jadi mulai dari Hari Minggu kemarin, Inggris kembali memberlakukan lockdown ketat terhadap sekitar 21 juta warganya yang tinggal di London, dan beberapa bagian di Selatan dan Utara Inggris seiring dengan ditemukannya varian baru dari virus Covid-19.
 
What?
Yep, dalam keterangannya minggu lalu pas ngumumin soal kebijakan lockdown ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menjelaskan bahwa  para peneliti baru aja menemukan varian virus baru yang udah bermutasi. Varian baru ini lebih mudah menyebar dan 70% lebih gampang menular dibanding virus sebelumnya. Karenanya, kebijakan lockdown ini bakal berlaku.
BUSET.
Yep, dengan adanya aturan baru ini, maka para warga Inggris di tempat-tempat tadi diminta untuk nggak keluar rumah, kecuali untuk keperluan pokok. Selain itu, kebijakan ini juga menggantikan kebijakan pelonggaran yang sebelumnya berlaku, di mana awalnya, PM Johnson berencana untuk membolehkan maksimal tiga kepala keluarga untuk kumpul-kumpul pas Natal nanti.
Now tell me more about the virus. 
You got it. Jadi virus yang masih diinvestigasi ini kan emang lebih cepat menular dan ditemukan paling banyak di ibu kota London, di mana angka positif di sana naik hingga 60 persen pada minggu lalu. Belum diketahui apakah virus ini lebih mematikan apa enggak, tapi yang pasti, lebih gampang menular aja udah cukup bikin pening, secara udah banyak rumah sakit di Inggris yang overcapacity. 
What else do we know about the virus?
Not much. Diperkirakan juga bahwa virusnya bakal masih ampuh kok dilawan dengan vaksin, karenanya, banyak ilmuwan di Inggris yang meminta pemerintah untuk buru-buru mem-vaksin warganya ASAP. Meanwhile, Europe is tightening up its restrictions related to this…
 
By thightening you mean….
Yha udah mulai membatasi lalu lintas transportasi sama Inggris. Per kemarin, at least udah 40 negara yang melarang perjalanan dari dan ke Inggris, hingga menyebabkan kekacauan di berbagai bandara dan stasiun di Eropa. Selain itu, mutasi virus ini juga udah ditemukan di negara lain kayak Belanda, Italia, Denmark, dan Australia.
 
Terus terus…
Terkait ditemukannya varian baru ini, Uni Eropa juga rencananya hari ini bakal menggelar meeting mendadak untuk membahas lebih lanjut kebijakan apa yang akan diambil, khususnya terkait travel restrictions. 
 
So, anything else I have to know?
Well, nggak cuma negara-negara Eropa, tapi Arab Saudi juga kembali menutup perbatasannya dari kedatangan luar negeri dari darat, laut dan udara sebagai respons atas munculnya virus ini. Hal ini kemudian berbuntut pada dibatalkannya penerbangan para jemaah umroh yang udah pada mau berangkat.