Friday Pause: Just one day ☝️

482


Welcome back to Friday!

Finally, our most favorite day of the week. Won’t lie, this week feels a liiiitttle intense here at the Catch Me Up! HQ. From the FPI-Police news, the corruption cases, the elections…boy, do we need a breather. So, let’s enjoy some memes and relaxing things like fun recs and tips today. Let’s go!

For the love of Meme: When you’ve been Zoom-ing for 8 months…


How do you network during Covid-19 era?

That’s probably the question that some of us want to ask, secara udah hampir setahun kita dikarantina dan semua serba online. Our new routines are mostly digital, like online meetings, classes, video calls, and even grocery shopping. 

In a professional world, things have also changed a lot. Kamu jadi ngantor dari rumah, jarang ketemu co-worker, dan sekalinya ngantor pun, kamu harus teteup social distancing. Nah, ngomongin dunia kerja, sebenernya ada satu hal penting yang bisa ngebantu boosting karier kamu. Everyone, meet: networking. Yep, networking itu ketemu orang, kenalan, get to know more people untuk membangun jejaring sosial maupun profesionalmu. Yha secara kan, banyak kenalan banyak rejeki, kalo kata orang zaman dulu hwhwhwhw

Nah, in a world without Covid-19 era, konferensi dan kegiatan meeting bersama biasanya jadi salah satu sarana utama untuk ber-networking. Tapi kalo lagi Covid-19 gini, gimana cara networkingnya ya? Ada dong! Here are some tips on networking during pandemic! 

  • Cari tahu opsi-opsimu. Secara networking face-to-face udah nggak masuk opsi, kamu jadi harus lebih cermat dalam memilih metode lain dalam ber-networking. Bisa via video call, email, message di LinkedIn, hingga chat via instant messaging app. Kamu juga harus respect kalo ada rekananmu yang nggak mau meeting in person karena masih khawatir sama pandemi. In that case, kamulah yang harus kreatif menawarkan alternatif lain untuk networking-an, kayak via Zoom meeting, atau call. Nah setelah kamu udah tahu mau reach out rekan networking-mu via apa, selanjutnya kamu bisa masuk ke…
  • Be flexible sama jadwalmu. Kalau kamu adalah pihak yang nge-reach out duluan dan mau ngajak catch up rekananmu, baik online maupun ketemuan tapi jaga jarak, pastiin jadwalnya mudah untuk mereka. Jadi, kita yang menyesuaikan jadwal kita dengan jadwal mereka, not the other way around. Hal ini karena yang namanya networking, mau online atau offline, tetap aja first impression counts. Jadi, make sure kamu yang secara aktif ngirim undangan meeting, follow-up, terus ya coba bangun relasi yang positif and be flexible. Kalau mereka ternyata telat-telat dikit, ya nggak usah bete, harap maklum aja..hehe
  • Preparation is key.  Yap, walaupun ketemuannya online, tetap aja kamu harus prepare kayak mau ketemuan beneran. Pastiin kamu pake baju yang rapi aaaaand, don’t do networking in your PJs. Seriously.

  • Do your research. Paling males deh ngobrol sama orang tapi nggak nyambung. Nah untuk menghindari nggak nyambung ini, kamu harus banget malakukan riset kamu secara menyeluruh. Cari tahu orang yang bakal kamu networking-an ini organisasinya apa, expertisenya di mana, profil LinkedInnya kayak apa, dan apa aja yang udah berubah sejak pandemic, dll.  Kamu juga bisa menyiapkan beberapa pertanyaan di awal, sekitar 5-10 pertanyaan.  This way, kamu kelihatan antusias dan tertarik tentang pekerjaan mereka, not yourself. Selain itu, dengan riset duluan, kamu jadi tahu preferensi orang ini kayak apa, jadi kamu bisa menghindari membahas topik-topik yang bikin orang ini jadi nggak nyaman.

  • Manfaatin social media. Yap, kita bisa juga lho guys, remote networking via social media. So, now is the time for you to update your social media profile. Kamu bisa upload konten-konten yang related sama pekerjaan kamu, aaaaand maybe less posting on quote-quote galau (atau post-nya di close friends aja!). Kalo emang rekananmu udah ada di list following/followers kamu, kamu bisa mulai networking dengan cara yang casual, misalnya dengan ngomenin story-nya. Dengan begini, paling nggak, nama-mu ‘ada’ di pikiran rekan-rekanmu. Jadi, mereka bisa kontak kamu kalau ada new opportunities coming up. 
  • Network within your organization. Yap, penting juga untuk networking di organisasi aka temen-temen kantor kita sendiri. Berhubung kita di rumah aja, kamu kan jadi nggak pernah lagi tuh, ketemu sama temen-temen kanto dengan papasan di lift, di pantry, atau tempat fotocopy-an. Jadi, make sure kamu stay connected dengan mereka via social media, WhatsApp, atau email.
  • Focus on the shared experience.  Inti dari networking adalah sharing dan berbagi, dan kita bisa kerja sama dalam hal apa.  Di masa pandemi gini, banyak orang yang terbuka terhadap hal-hal dan koneksi baru, so expand your network now!


Hi there, here comes again, your weekly quarantips!

Welcome, welcome, to your weekly quarantips! Where we share fun things for you to enjoy the weekend during, you know, quarantine. Leggo!

But before…
We loooove to point out that just like our country, these quarantips are exercising democracy: 
Oleh kamu, dari kamu, untuk kamu. Karenanya kalo kamu punya apapun (literally anything! books, movies, recipes, podcasts, pokoknya apa aja!) yang kamu pengen rekomendasikan, just shoot it out here. Ditunggu yha..

  • Re-reading Harry Potter series will make your day. Believe me! (@Helen_limm)
  • Hi, buat yang punya temen-temen bulu atau sekadar tertarik dengan doggy (me, btw, don’t have one, but will say uwu every time I see them :)) bisa nonton acara “Dogs are Incredible” di channel YouTube KBS World. Dipandu oleh the one and only Kang Hyung Wook. Di sana bisa dapet pengetahuan tentang doggy, gimana biar pemiliknya memberikan pengaruh baik buat si doggyAnyway, there is no such thing as a bad dog. There’s only bad owner(sntskt)

  • I just found out that there are several top universities in the world yang upload lectures mereka secara cuma-cuma di Youtube (some examples: Harvard UniversityMIT OpenCourseWareOxford MathematicsYaleCourses). Currently, aku lagi binge-watching Justice with Michael Sandel, salah satu series lecture dari Harvard. I’m a material engineer but I do really enjoy watching him talking about philosophy😅 Go subscribe now guys! (@aghnos)
  • Untuk Gen Z yang sedang mengejar mimpi atau mau gaining new knowledge di ranah yang cukup serius di weekend, such business insights, you guys should take a look:
    1. Podcast: Gary Vee, Tim Ferris Show, Worklife by Adam Grant, Thirty Days Of Lunch, Conversation with Yasa Singgih dan Joe Rogan Podcast
    2. Blogger: Ryan Holiday, Fellexandro Ruby, Nicolas Cole
    3. YouTube: Ada tentang productivity & life hacks: KarmaMedic, Ali Abdaal, August Bradley (notion specialist), Matt D’Avellla, Nathaniel Drew, Thomas Frank, Better Ideas
    4. YouTube stand up luar: Gabriel Iglesias, Trevor Noah, Kevin Hart
    5. YouTube (again) untuk yang insights kecil-kecilan – Ted Talks
    6. Netflix – Peaky Blinders, Enola Holmes, Billions
    7. Books – Check the authornya langsung, find what fits u the best: Malcolm Gladwell, James Clear, Seth Godin, Derek Sivers, Simon Sinek, Neil Strauss, Robert Cialdini.
    – Andrew J Scott and Lynda Gratton : The 100 Year Life Living and Working in an Age of Longevity

    – Ben Zander & Rosamund Stone Zander : The Art of Possibility
    8. Playlist
    Have a great weekend y’all! IG di-private sih tapi saya has no idea bisa di-mention apa ngga, hit me (@jaxelino).
     
  • Thinking that you procrastinate too much? Aren’t we all? Now, here’s some tips to curb your procrastination (Us!)

  • These transformation pictures are heartwarming. Check it out yourself (Us!)
  • Untuk yang suka science fiction, go check The Expanse, on Amazon Prime. It’s about humanity’s space exploration 200 years later and we colonize Mars and Asteroid Belt. Adaptasi dari series berjudul sama dengan buku 1 judulnya Leviathan Wakes. Seru paraah! (@moiziee).

Quote of the day:
 
 “You didn’t come this far to only come this far.”
 
Anonymous

Angel’s Stories

1. Thanks banget sama CMU karena udah balikin mood gue. Ini karena kata pembuka CMU hari Selasa (8/12/2020) “I love my self ❤❤️” relate banget sama yang gue rasain. Soalnya pas banget tadi malem gue lagi ngajar adek gue, terus ada soal yang menurut gue mudah, ternyata dia nggak tahu jawabannya. Gue kesel dan marah ke dia. Terus dia nangis dan bilang gini, “Percuma lo kuliah kalo sikap lo kek gini.” Setelah itu gue merenung. Bener juga ya apa yang dia bilang. Harusnya gue gak perlu marah dan bisa membaca tanda-tanda kalo dia udah lelah belajar. Karna hal ini sampe-sampe gue belum bisa memaafkan diri gue sendiri. Lalu setelah membuka CMU, akhirnya gue sadar gue harus minta maaf ke dia dan memaafkan diri gue. Gue sadar kalo manusia tak luput dari khilaf. Dan gue berjanji akan berubah lebih baik. Thanks CMU ❤❤

-Put. Padang-

2. Ini cerita sebenernya biasa aja, tapi mengena banget buat aku. Jadi ceritanya, aku seminggu terakhir ini lagi capet banget karena atasanku tiba-tiba resign dan semua tugas dia jadi beralih ke aku. Dari bikin report sampe ngurusin kerjaan-kerjaan teknis semuanya di-handover ke aku karena jabatanku tepat di bawah dia. Aku capeeeek banget tiap malem menerima handover dari dia sampe larut, tapi kemarin, tiba-tiba aku dapet kiriman Chatime dari si atasanku itu. Pas aku tanyain tujuannya apa, dia bilang itu tanda apresiasi aja karena aku udah mau sabar-sabar dengan handover kerjaannya. Thank you Kak M!
-Karina, Jakpus-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it hereCome, share us your versions of angels!)