Corona Updates 21 Desember 2020

31

As always, we start off with… your Covid-19 weekly briefing.

Christmas is almost here, aaaaand so does the vaccine. Today, we’ll talk more about it, and in case you missed last week’s talkshow on our IGTV, you can check it here. You know, when she talked about the experiences of becoming the volunteer for Moderna vaccine candidates and all the effects that she experienced after the shot aaaand… does anyone know what is mRNA? Check it now. Or later. Your choice. Now let’s hear it…
From home.
  • Per kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 664.930 kasus, 19.880 meninggal (3,0% dari Terkonfirmasi), dan 541.811 (81,5% dari Terkonfirmasi) sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (161.519 kasus), Jawa Timur (74.550 kasus), Jawa Barat (72.896 kasus), Jawa Tengah (70.653 kasus), dan Sulawesi Selatan (25.274 kasus).
  • Kemarin, Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu mendatang. Beliau juga menegaskan bahwa vaksinnya bakal gratis dan tersedia buat seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
  • Demi mengurangi warga yang bepergian pada libur natal dan tahun baru, beberapa daerah udah mewajibkan penggunaan rapid test antigen untuk syarat bepergian. Adapun provinsi yang udah mewajibkan hal ini adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali. Di tingkat kota, Malang dan Solo juga mewajibkan rapid test antigen sebagai syarat bepergian.
  • Selain itu, seiring dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan swab PCR buat para pengunjung ke Bali, jumlah pengunjung yang mengajukan refund aka pengembalian dana menjadi membludak. Menurut data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), ditemukan bahwa jumlah transaksi pengembalian (refund) tiket wisatawan yang hendak berkunjung ke Bali mencapai Rp317 miliar, yang berasal dari 133 ribu tiket pesawat.
  • Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan program vaksinasi Virus Corona (Covid-19) harus dipersiapkan dengan matang. Jika gagal, program vaksin justru bisa menimbulkan endemi. FYI, jadi endemi adalah kondisi penyakit yang menetap di dalam masyarakat pada suatu daerah atau populasi tertentu.
  • Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban mengatakan, pemerintah tidak bisa memaksakan seluruh warga untuk disuntik vaksin Covid-19. Zubairi menyebut, program vaksinasi harus dengan persetujuan warga atau pasien, karena teteup harus ada consent. Oleh sebab itu, IDI meminta pemerintah mencari cara efektif untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya vaksin.
  • Sebanyak 28 orang dari massa Aksi 1812 dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test. Puluhan massa yang reaktif itu dirujuk ke Wisma Atlet untuk menjalani swab test. Hal ini untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar positif terpapar virus corona atau tidak.

Meanwhile, globally…

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 76.347.148 kasus dan 1.686.873 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (17.658.051 kasus), India (10.031.223 kasus), Brazil (7.213.155 kasus), Russia (2.821.125 kasus), dan Prancis (2.516.957 kasus).
  • Sabtu kemarin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menerima suntikan vaksin virus corona Covid-19. Netanyahu menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona di Israel, dan beliau memilih untuk divaksin menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech.
  • Di hari Sabtu kemarin juga, Presiden Prancis Emmanuel Macron dinyatakan positif Covid-19. Macron yang kemudian langsung melakukan isolasi mandiri itu menyebut bahwa dirinya mengalami berbagai gejala Covid-19 kayak batuk-batuk, lemes dan sesak napas. Namun demikian, beliau bakal terus bertugas memimpin negara dari ruang isolasi.
  • Selain Macron, Perdana Menteri Slovakia Igor Matovic juga baru aja menyatakan bahwa dirinya positif terinfeksi Covid-19 pada Jumat kemarin. Diagnosa Matovic keluar sepekan setelah dirinya menghadiri pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa di Brussels, Belgia yang juga dihadiri Macron.
  • Baru-baru ini juga, otoritas kesehatan di Inggris menyatakan bahwa pihaknya baru aja menemukan varian mutasi baru virus corona yang menyebar di Inggris dan punya tingkat penularan lebih tinggi. Kepala petugas medis Inggris, Chris Whitty, menyebut hal ini ditemukan berdasarkan data pemodelan awal dan angka kasus yang meningkat pesat di selatan Inggris.
  • Terkait penemuan ini, Belanda langsung melarang semua penerbangan penumpang dari Inggris yang diberlakukan sejak kemarin dan akan berlaku hingga 1 Januari 2021 mendatang. Selain penerbangan, pemerintahan Belanda juga lagi mengeksplor kemungkinan untuk melarang pergerakan orang dari Inggris dengan menggunakan transportasi lain.
  • Swiss baru aja menyetujui penggunaan darurat vaksin corona Pfizer-BioNTech dan rencananya, program vaksinasi bakal dimulai tepat setelah Natal.
  • Wakil presiden Amerika Serikat Mike Pence dan istrinya Karen, pada Hari Jumat lalu baru aja menerima suntikan vaksin Covid19. Prosesi ini ditayangkan langsung di TV dengan tujuan untuk memunculkan kepercayaan warga bahwa vaksinnya aman.
  • More updates from China, dalam pemberitaan yang ditayangkan oleh portal berita non-profit ProPublica minggu lalu, disebutkan bahwa Pemerintah China disebut mengontrol ketat penyebaran berita perkembangan Covid-19 di negaranya supaya nggak keliatan parah. Adapun salah satu isu yang berusaha “Ditutupi” adalah terkait dr. Li Wenliang, seorang dokter di Wuhan yang pada Februari lalu menyerukan di medsosnya bahwa ada virus baru sejenis SARS masih misterius. Terkait hal ini, Li malah ditangkap polisi karena dinilai membocorkan info rahasia meski akhirnya beliau dibebaskan. Ga lama kemudian, Li tertular Covid-19 dan meninggal. Nah, specifically on his case, dijelaskan bahwa “perintah” dari pemerintah China adalah: “Kepada situs berita dan platform media sosial: jangan aktifkan push notification, jangan mengunggah komentar, jangan menghasut spekulasi. Kontrol ketat setiap forum diskusi daring, jangan buat hastag, secara bertahap hapus (nama Li Wenliang) dari trending topics, kontrol ketat informasi berbahaya.”