Warga Amerika Melakukan Early Voting Tercatat Sebanyak 91 Juta Orang

15

Ladies and gentleman, meet: The most important election. Ever.

U’re talking about the US Presidential election?

Yep.
 
OK. Tell me about the nuts and bolts. 
Got it. Here’s a short recap.
 
When: Selasa waktu setempat, aka besok pagi di Indonesia.
 
Where: di berbagai negara bagian di Amerika Serikat. Bisa dateng sendiri ke TPS, bisa lewat pos. Bisa juga lewat early voting, aka nyoblos duluan, yang udah berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini di beberapa negara bagian di AS.
 
Who: 
Two candidates are running for office: Donald Trump dan Mike Pence dari Partai Republik, dan Joe Biden berpasangan dengan Kamala Harris dari Partai Demokrat.
 
Early voting tuh maksudnya gimana si.
Jadi, beda sama di kita yang pemilunya dilaksanakan secara bersamaan dalam satu hari, di AS, para pemilih diperbolehkan untuk melakukan pencoblosan duluan dan hasilnya dikirim lewat email. Hingga H-3 sebelum Hari H pemilu, tercatat udah lebih dari 91 juta warga AS yang melakukan early voting. Angka ini mengalami peningkatan dibanding pemilu sebelumnya, dan mengindikasikan antusiasme warga dalam melaksanakan pemilu.
 
Now let’s talk about the election…
Nah jadi untuk pemilu presidennya ini, baik Trump maupun Biden lagi sama berupaya untuk bisa meraih dukungan dari sekitar 239 juta orang yang bisa nyoblos tahun ini. Untuk itu, hingga last minute, kedua kandidat masih melakukan kampanye untuk meraih dukungan terakhir dari masyarakat AS.
 
Misalnya…
Yhaaa over the weekend kemarin, keduanya melakukan perjalanan ke berbagai wilayah yang bisa menentukan kemenangan mereka, contohnya….
  • Trump – Pence:  Trump kampanye ke daerah Midwest, like Michigan, Wisconsin, dan Minnesota (dalam sehari).  Terus, Pence ke Flagstaff and Tucson, dan Arizona.  Weekend kemarin, Trump juga melakukan kampanya di Tampa, Florida. FYI guys, Florida ini sering disebut sebagai swing state (negara bagian yang pilihannya berubah-ubah) yang paling signifikan, secara belum pernah ada capres Republik yang bisa menang jadi presiden kalo mereka nggak memenangkan Florida. Setelah itu, Trump juga mengunjungi beberapa state di Midwest kayak Michigan, Wisconsin dan Minnesota.
  • Biden – Harris:  Biden ke Florida, Minnesota, Michigan, Iowa, dan Wisconsin.  Kamala Harris kampanye di Texas.  Pasangan ini berharap bisa mendapat dukungan mayoritas dari kelompok pemilih yang termasuk golongan imigran/pendatang, community of color, Asia dan anak-anak muda.

So, why is this important

‘Cause the US is kiiiiiinda a big thing. Siapa pun presiden yang nantinya dipilih warga AS tentu bakal mempengaruhi enggak hanya urusan dalam negerinya, namun juga kita-kita yang ada di luar AS. Disebutkan bahwa di Asia Tenggara sendiri, apapun hasil pemilu ini tentunya akan sangat mempengaruhi berbagai kebijakan regional di kawasan kayak isu Laut China Selatan, Denukliriasasi Semenanjung Korea, hingga berbagai isu perdagangan.