Wakil Gubernur DKI Jakarta Tegaskan Tidak Ada Perayaan Tahun Baru 2021

9
For when you still hope to be able to celebrate New Year…

Sorry, but just like any other things in 2020, it’s probably cancelled.
 
Noooo whyyy?
Yep. Karena kemarin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Pak Ahmad Riza Patria baru aja menegaskan bahwa enggak bakal ada Perayaan Tahun Baru 2021, yang orang ngumpul-ngumpul at least di DKI Jakarta.  We’re sure you know the reason. 
 
I KNOW.  
Exactly. Nah selain karena pandemi, Pak Wagub juga bilang kalau Pemprov DKI nggak punya anggaran aka $$$ untuk mengadakan pesta tahun baru. Menurut beliau, anggaran ini bakal difokusin ke penanganan covid-19 dan antisipasi banjir.
How about Christmas, then? 
Not sure yet, since they’re still figuring things out. Masih menurut Pak Riza, Pemprov bakal coba mencari solusi terbaik untuk perayaan Natal, jadi segalanya emang tergantung sikon nanti. Beliau juga menyebut bahwa semua kebijakan yang diambil harus memperhatikan berbagai faktor dan melibatkan semua pihak. Karenanya, Pemprov perlu diskusi lebih lanjut.
 
OK…
In the meantime, Pak Riza juga menjelaskan bahwa saat ini, Pemprov DKI masih menyiapkan aturan tentang perayaan akhir tahun. Beliau menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan evaluasi atas kebijakan yang udah berlaku selama ini, dan diliat nih, apa yang perlu diperbaiki ke depannya. Tapi intinya emang so far, aturannya belum ada.
 
What about in other areas?
Well, at least in West Java, Gubernur Kang RIdwan Kamil udah bilang bahwa kalo ada libur panjang (kayak Natal dan Tahun Baru), maka bakal terjadi pelonggaran aturan, dan hal ini tentunya bisa bikin angka Covid-19 bertambah. Hal ini berkaca dari libur panjang di akhir Bulan Oktober lalu yang menyebabkan lonjakan angka Covid-19 di berbagai daerah.
 
Whaaa terus kumaha?
Kata Kang Emil sih, mau ada libur atau enggak, Pemprov Jabar bakal siap melakukan pengamanan dan penegakkan protokol kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, penegakkan protokol kesehatan ini emang harus dilakukan setiap hari, dan nggak hanya menunggu momen tertentu.
 
All bookings are cancelled. Anything else?
Well, terkait libur panjang akhir tahun ini, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pak Doni Monardo emang udah bilang bahwa liburnya bisa jadi ditiadakan atau diperpendek. Keputusan ini tentunya akan dilakukan jika kenaikan kasus positif Covid-19 di tanah air mengalami lonjakan yang signifikan.