Vaksin Covid-19 Buatan Moderna Amerika Serikat Didistribusikan Bulan Depan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Tegaskan Tidak Ada Perayaan Tahun Baru 2021, Penelitian Dari Oxford University: Bermain Video Games Bikin Kamu Bahagia.

15

Good morning!

Hope you had a restful sleep last night. Do you know that if you keep losing sleep, even if it’s only for one or two hours at night, your ability to function will suffer? You’ll likely be more forgetful, making more mistakes, and probably… starting to gain weight. So, as a wise man said, “Your future depends on your dreams, go to sleep.” ZZZZzzzz…..

What’s finally giving another hopeful update about Covid-19?

Moderna vaccine candidate.
 
Moderna who? 
Jadi guys, Moderna ini adalah perusahaan biotech dari Massachusetts, Amerika Serikat yang juga lagi mengembangkan vaksin Covid-19 nya. Nah kemarin, mereka baru aja ngasih update bahwa kandidat vaksinnya tersebut 94,5% efektif mencegah penularan Covid-19!
Whooaa…beneran ini?
Iya. Jadi, pada Oktober lalu, Moderna melakukan uji coba fase III atas kandidat vaksinnya terhadap 30 ribu relawan dewasa. Dalam prakteknya, setengah dari relawan ini divaksin dua kali, dan sisanya divaksin satu kali atau dikasih ‘placebo’. Nah hasilnya, ada lima orang yang kena covid-19 dari kelompok yang divaksin dua kali. Terus, 90 orang terinfeksi di kelompok yang dikasih placebo. With this result, they can claim that their vaccine is 94,5% effective. 
 
Hah tapi ada efek sampingnya nggak?
Kalo dari klaimnya perusahaan sih, so far nggak ada efek samping serius yang membahayakan kesehatan. Cuma emang ada sebagian kecil relawannya yang mengalami pusing atau pegel-pegel.
Cool! So when will it be ready? 
Just like Pfizer (kandidat vaksin lain, catch up here), Moderna juga bakal segera ngurus izin ke FDA (Food and Drugs Administration) AS supaya vaksin buatannya bisa mulai didistribusikan bulan depan. Kalo udah di-acc, Moderna menyatakan bahwa pihaknya bisa mulai mendistribusikan 20 juta dosis vaksin sampai akhir tahun ini.
 
Sounds guccci.
Rite. Secara satu orang bakal divaksin dua kali, jadi vaksin tahun ini bakal cukup buat 10 juta orang. Tahun depan, Moderna punya target untuk memproduksi sekitar 1 milyar dosis, hampir sama targetnya sama Pfizer. Disebutkan pula bahwa kelompok yang akan diprioritaskan untuk mendapat vaksin ini adalah orang lanjut usia, tenaga medis dan orang-orang yang udah punya penyakit bawaan.
 
What about me?
Well, not until a couple months. Menurut Direktur CDC Anthony Fauci, kalo kamu masih muda, sehat, dan nggak punya penyakit bawaan, kemungkinannya kamu nggak jadi prioritas untuk mendapatkan vaksin ini. Di AS sendiri, warga biasa baru bakal mulai bisa divaksin di Bulan April.
 
Terus kalo di Indonesia gimanaaaa?
Kata Pak Jokowi sih, vaksin Covid-19 akan tiba di tanah air pada akhir November ini. Meski begitu, yha vaksinnya nggak bisa langsung disuntikkan ke masyarakat, karena kan harus melewati berbagai tahapan di BPOM dulu.
OK. Anything else? 
Well, meski banyak kabar gembira untuk kita semua (kulit manggis kini…you sing you lose!) soal vaksin, namun para ahli menyebut bahwa kita jangan happy banget dulu karena faktanya, saat ini semua vaksin masih merupakan kandidat. Jadi yang penting sekarang kamu pake masker, cuci tangan dan HINDARI KERUMUNAN. OK guyssss?

For when you still hope to be able to celebrate New Year…

Sorry, but just like any other things in 2020, it’s probably cancelled.
 
Noooo whyyy?
Yep. Karena kemarin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Pak Ahmad Riza Patria baru aja menegaskan bahwa enggak bakal ada Perayaan Tahun Baru 2021, yang orang ngumpul-ngumpul at least di DKI Jakarta.  We’re sure you know the reason. 
 
I KNOW.  
Exactly. Nah selain karena pandemi, Pak Wagub juga bilang kalau Pemprov DKI nggak punya anggaran aka $$$ untuk mengadakan pesta tahun baru. Menurut beliau, anggaran ini bakal difokusin ke penanganan covid-19 dan antisipasi banjir.
How about Christmas, then? 
Not sure yet, since they’re still figuring things out. Masih menurut Pak Riza, Pemprov bakal coba mencari solusi terbaik untuk perayaan Natal, jadi segalanya emang tergantung sikon nanti. Beliau juga menyebut bahwa semua kebijakan yang diambil harus memperhatikan berbagai faktor dan melibatkan semua pihak. Karenanya, Pemprov perlu diskusi lebih lanjut.
 
OK…
In the meantime, Pak Riza juga menjelaskan bahwa saat ini, Pemprov DKI masih menyiapkan aturan tentang perayaan akhir tahun. Beliau menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan evaluasi atas kebijakan yang udah berlaku selama ini, dan diliat nih, apa yang perlu diperbaiki ke depannya. Tapi intinya emang so far, aturannya belum ada.
 
What about in other areas?
Well, at least in West Java, Gubernur Kang RIdwan Kamil udah bilang bahwa kalo ada libur panjang (kayak Natal dan Tahun Baru), maka bakal terjadi pelonggaran aturan, dan hal ini tentunya bisa bikin angka Covid-19 bertambah. Hal ini berkaca dari libur panjang di akhir Bulan Oktober lalu yang menyebabkan lonjakan angka Covid-19 di berbagai daerah.
 
Whaaa terus kumaha?
Kata Kang Emil sih, mau ada libur atau enggak, Pemprov Jabar bakal siap melakukan pengamanan dan penegakkan protokol kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, penegakkan protokol kesehatan ini emang harus dilakukan setiap hari, dan nggak hanya menunggu momen tertentu.
 
All bookings are cancelled. Anything else?
Well, terkait libur panjang akhir tahun ini, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pak Doni Monardo emang udah bilang bahwa liburnya bisa jadi ditiadakan atau diperpendek. Keputusan ini tentunya akan dilakukan jika kenaikan kasus positif Covid-19 di tanah air mengalami lonjakan yang signifikan.

For when your mom tells you not to play too much video games…

Tell her it makes you happier.
Serius guys. Jadi hasil penelitian terbaru dari Oxford University di Inggris menunjukkan bahwa bermain video games bisa meningkatkan kesehatan mental kamu dan bikin kamu lebih bahagia.  Adapun dua video game yang menjadi objek penelitian adalah: “Animal Crossing: New Horizons” dan “Plants vs Zombies: Battle for Neighborville.”
Menurut direktur penelitian Andrew Przybylski, hasil dari riset ini menunjukkan bahwa video games nggak melulu buruk untuk kesehatan. Selain itu, masih banyak faktor psikologis lain yang lebih berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang, selain bermain video games.
Lebih jauh, para peneliti juga menyebutkan bahwa bisa jadi, pola permainan pada kedua games tadi yang memfokuskan pada simulasi sosial (contohnya Animal Crossing, di mana kamu jadi penduduk di satu wilayah dan “hidup” dengan berjualan) turut berkontribusi atas kebahagiaan pemainnya. Meski begitu, secara penelitiannya cuma dilakukan terhadap dua games tadi, maka para peneliti mengingatkan perlunya penelitian lebih jauh yang mencakup data yang lebih menyeluruh.

“I won the election!”
Gitu gengs isi twitnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin, yang mengklaim bahwa dirinya berhasil memenangkan Pilpres AS yang digelar di awal November lalu. Twit ini kemudian langsung ditandain sama Twitter sebagai “Multiple sources called this election differently” secara emang sejauh ini, capres yang diproyeksikan menang justru adalah lawannya Trump, Joe Biden.
 
When it’s been two weeks and you haven’t caught up with the news…

Angel’s Stories

1. Hai CMU readers.. aku pengen cerita lagi hihi.. Selama pandemi ini bisa dibilang kerjaan aku lumayan terdampak sampai penghasilan aku pun berkurang 50% dan ternyata ayah aku kerjaannya malah kena dampak yang lebih parah padahal beliau masih ada cicilan yang harus dibayar tiap bulan. Ditambah ibu sambung aku yang sekarang sedang hamil besar butuh biaya ekstra sejak kehamilan sampai persalinan nanti. Di kondisi keuangan aku yang ga stabil aku tetep harus bantu ayah. Kadang bantu bayar cicilan atau biaya kontrol kehamilan ibu sambungku sampai aku ngga sadar karena salahnya aku ngga ngitung keuangan aku sendiri. Seminggu sebelum gajian, uang ku udah bener-bener menipis dan tabungan pun kepakai semua. Aku udah ngusahain untuk hemat tapi tetep ga bisa bertahan sampai waktu gajian dan aku ga mungkin minta ke ayah karena beliau pun keadaannya sama. Akhirnya aku mutusin untuk minjem uang ke ibu kandungku yang kebetulan emang pisah rumah. Aku beraniin diri untuk nge-chat ibuku untuk minjam uang 50k dengan alasan uang aku kepake buat bantu keluarga. Ga lama abis ngirim chat, ibu aku langsung telpon. Beliau nanya, kenapa uang nya sampai habis, dipakai apa. Akhirnya aku ceritain semua nya, ibuku sempet agak marah karena aku bantu keluargaku tapi ga mikirin diri sendiri. Beliau bilang yaudah kesini aja, uang mah ada tapi dengan nada yang sedikit kesal. Abis telponan ibuku ngechat minta maaf karena tadi ngomong nya agak kasar terus beliau bilang aku juga harus jaga kesehatan. Aku ga kuat, aku langsung nangis saat itu juga 😭 aku udah lama ngga curhat begini sama ibu karena kita ngga tinggal bareng dan emang jarang ketemu. Tapi, saat aku ada masalah gini, ibu selalu bisa bantu secara moril atau materil. Sebenernya udah beberapa kali aku ngalamin kehabisan uang sebelum gajian tapi baru kali ini aku minta tolong orang lain. Dan ternyata bantuan yang aku dapet bukan cuma nyelesain masalahnya tapi juga ngingetin aku bahwa aku ga sendiri. Aku masih punya keluarga dan orang lain yang bisa aku mintain tolong kalau memang aku butuh pertolongan. Buat teman-teman dimanapun dan dalam keadaan apapun kalian, kita ngga hidup sendiri. Jangan ragu dan malu untuk minta bantuan kalau kita emang kesulitan untuk menyelesaikan masalah kita sendiri. Semangat terus buat kita semua! Setiap masalah pasti ada solusi nya. Sebesar dan seberat apapun itu kita pasti bisa melewati nya. Cheer up!
-MGP – Kota hujan-
2. Hi, Catch Me Up Team! This is actually not a story you’d expect to hear. But, anyway, I’ve been thinking of adopting a dog. Karena udah berbulan-bulan WFH dan ga bisa keluar rumah, aku pikir to have a dog as a friend would be a lovely companion. Setelah baca-baca, I decided not to buy one karena tujuanku adalah untuk menyelamatkan anjing yang homeless dan belum bisa terawat dengan baik due to the pandemic. Kalau ada informasi of where I can adopt a dog, bisa hubungi 085155101165 (call only) yaa. Thank you😉
-Felisha, Tangerang Selatan-
 
3. Jadi waktu itu aku baru pulang kerja (kantor aku WFH-nya dijadwalin gitu) dan aku kebagian masuk. Pas lagi jalan dari stasiun kereta ke kantor, aku ngeliat anak pemulung lagi duduk di pinggir jalan sendirian dan nggak pake masker. Kebetulan aku emang selalu punya cadangan masker kalo-kalo emang maskerku udah kotor atau ada yang membutuhkan, kayak pas hari itu. Tanpa pikir panjang, aku kasihin maskernya ke anak tadi dan dia keliatan seneeeng banget! Dia bilang makasih berkali-kali sambil langsung pake maskernya. Aku jadi ikut bahagia liat dia bahagia. Emang bener ternyata ya, kebahagiaan itu menular!
-Someone, in South Jakarta-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!

Catch Me Up! Recommendations

These are five things that the happiest couples have in common. Let’s see if you have one, or three, or all of ’em.