Updates Pilpres Amerika Serikat, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Gugat UU Ciptaker Ke Mahkamah Konstitusi, Penembakan Ditempat Ibadah Yahudi Vienna Austria, Thai Airways Luncurkan Rute Penerbangan Baru.

30

Good morning.

What a day yesterday. We spent long hours glued to our TV *and Twitter! You just have to follow us on Twitter!* and weird that even until right now, we still haven’t had the winner. We’ll be following the news again very closely today, and we’ll sure to update you with the result. Get ready for another round of drama.


What we know so far about the elections.

Today, let’s talk about things from yesterday. How things turned out, what the candidates have to say and… whether or not you’ve been binge-eating to curb your nervousness.
The latest to know so far:
  • It all comes down to five states now. Sampai email ini ditulis (around 4-ish last night), lima state yang belum disimpulkan hasilnya. Kelima state ini adalah North Carolina (15 EC), Georgia (16 EC), Arizona (11 EC), Nevada (6 EC), Alaska (3 EC) dan Pennsylvania (20 EC).

  • Everybody, meet: Flip states. Flip states, meet: everybody. Jadi flip state ini adalah negara-negara bagian yang posisinya berubah dari pilpres lalu di 2016. Kalo sebelumnya dukung Demokrat, jadi dukung Republikan, atau sebaliknya. Nah pada pemilu kali ini, so far ada dua flip states yang pindah dari dukung Trump jadi dukung Biden. Keduanya adalah Michigan (16 EC) dan Wisconsin (10 EC).

  • Kepo nggak sih kenapa proses penghitungan suaranya lama bangetttt? Well, blame the Covid-19. Jadi secara lagi pandemi, banyak warga yang memilih opsi mail-in ballot aka mengirimkan atau nganterin langsung surat suaranya ke TPS, instead of nyoblos langsung ke TPS.
  • Why is it affecting the counting? Karena mail-in ballot ini jumlahnya banyak banget di state-state yang sekarang masih ngitung suara. Contohnya di Pennsylvania yang pada pemilu kali ini, menerima lebih dari 10 kali lipat absentee ballots hingga totalnya mencapai 2,6 juta mail-in ballots. Nah di sini, para pembuat kebijakan menolak untuk mengubah aturan supaya penghitungan suara terhadap mail-in ballot bisa dilakukan lebih dulu sebelum TPS buka (at 7 am). Hal inilah yang bikin penghitungan suaranya lanjut terus.

  • Twitter. Sepanjang hari, Twitternya Presiden AS Donald Trump terus-terusan ngetwit dan ngeritwit keraguannya atas hasil pemilu. Terbaru, Trump juga mengklaim kemenangan di Pennsylvania, Georgia, dan North Carolina di mana ketiganya masih ngitung suara.
  • Sebelumnya, kedua kandidat juga udah mengklaim bahwa mereka bakal menang. Joe Biden yang muncul di depan pendukungnya di Delaware menyebut bahwa dia have a good feeling bahwa Biden-Harris bakal menang, while Trump juga ngumumin dalam keterangannya di White House bahwa dia juga memenangkan berbagai key states dan menangnya tuh, jauh bangett angkanya. Uhmmmm familiar familiar gimanaa gitu.
  • Later that day, Biden muncul lagi di publik bersama wakilnya, Kemala Harris. Dalam keterangannya Biden meng-address terkait perbedaan pilihan politik di AS yang bikin warganya terpecah. Biden bilang bahwa dia akan memimpin sebagai seorang Presiden Amerika, dan “we have to stop treating our opponents as enemies.”
  • Tim hukum Trump di Michigan udah memasukan gugatannya ke pengadilan negara bagian di sana dan menuntut supaya proses penghitungan suara di negara bagian tersebut dihentikan sementara. Alasannya, penghitungan suara dilakukan tanpa ada pemantau yang bipartisan.
  • So does in Pennsylvania, di mana tim kampanyenya Trump juga meminta supaya penghitungan suara dihentikan sementara.
  • Meanwhile, tim kampanye Biden membuka donasi untuk mengantisipasi berbagai tuntutan hukum terkait pemilu.

Who’s just getting their lawyers prepared?

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan tiga penggugat lainnya.
 
Hah mereka menggugat apa?
Menggugat UU Ciptaker ke Mahkamah Konstitusi (MK) dong. Jadi sehari aja setelah disahkan, UU ini langsung digugat ke MK oleh berbagai kelompok masyarakat.
 
Tujuan digugat emang biar apa sih?
Yha untuk diuji apakah UU Ciptaker ini sesuai dengan UUD ’45 atau enggak? Berlawanan UUD tau enggak? Kalau nggak sesuai, UU tersebut bisa dibatalkan.
 
Tell me more about the hearing dong…
Nah jadi dalam sidang perdananya kemarin, Ketua MK Pak Arief Hidayat meminta supaya penggugat membawa materi gugatan yang udah ada nomornya, supaya nggak salah objek. Selain itu, beliau juga meng-highlight soal gugatan yang membandingkan UU Ciptaker sama UU Ketenagakerjaan, padahal yang dimaksud dengan uji materi adalah MK melakukan pengujian terhadap pasal-pasal yang ada di undang-undang itu aja.
 
I see…terus?
Secara sidangnya baru mulai, MK memastikan bahwa pihaknya bakal tetap independen dalam menangani gugatan uji materi Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kata Jubir MK Fajar Laksono, yang pasti, netralitas dan independensi MK akan dijaga, antara lain akan dibuktikan dengan menggelar persidangan yang terbuka sehingga masyarakat juga bisa ngikutin jalannya sidang.
 
OK then…anything else? 
Well, menurut Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra, MK sebenernya bisa membatalkan UU Ciptaker karena prosedur pembuatan UU-nya bertentangan sama Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan peraturan perundang-undangan.  Hal ini bisa dilakukan MK tanpa membahas materi yang diatur di dalam Undang-undang Ciptaker.

Meanwhile in Vienna, Austria…

There was terror attacks. 

What seriously? 
Yes. Jadi pada Senin (2/11) malam kemarin, terjadi penembakan di sebuah sinagog (tempat ibadah warga Yahudi), bar, dan beberapa titik lainnya di Vienna, Austria. Jadi untuk melancarkan aksinya ini, pelaku menggunakan senapan laras panjang, handgun, dan pisau.
OMG…any victims? 
Unfortunately yes.  Ada empat orang yang meninggal dan setidaknya 17 orang yang luka-luka.  FYI, penembakannya terjadi di hari terakhir sebelum Austria menerapkan lockdown lagi gengs.  Jadi banyak masyarakat yang lagi spent the night outside their homes.  
Scary. . .who did it? 
Menurut pihak yang berwajib, ada satu orang yang ditembak oleh polisi saat penembakan terjadi, dan pelakunya meninggal.  Orang tersebut bernama Kujtim Fejzulai, seorang warga Austria berusia 20 tahun yang juga punya paspor Macedonia. Kujtim ini sebenernya baru aja bebas dari penjara sekitar setahunan yang lalu karena dia mencoba untuk pergi ke Syria untuk gabung bareng the ‘Islamic state’. Kujtim dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara selama delapan bulan, dari total hukuman yang dijatuhkan kepadanya yaitu 20 bulan.
 
Lha terus kenapa udah bebas?
Yha karena kata polisi, selama dipenjara, Kujtim udah ikut program de-radikalisasi dan menunjukkan tanda-tanda bahwa dia udah siap kembali ke masyarakat. FYI guys, pelaku ini tewas ditembak polisi ketika dia melancarkan aksinya di sebuah bar.
Go on…
Nah selain Kujtim, pada Selasa kemarin, Polisi Austria juga menangkap 14 orang yang kemungkinan terlibat dalam aksi penembakan tersebut. Not only that, Polisi Swiss juga menangkap dua orang laki-laki di dekat Zurich.
Well, how do people react to this?
We will remain united,” kata Presiden Emmanuel Macron dalam pesan yang diberikan ke Kedutaan Austria di Prancis. Macron dan Kanselir Jerman, Angela Merkel juga langsung telponan sama Kanselir Austria, Sebastian Kurz untuk menunjukkan solidaritasnya. Meanwhile, Chancellor Kurz menyebut bahwa serangan ini bukan antara orang Kristen dan orang Muslim, atau antara orang Austria dan immigrants, tapi konflik ini adalah antara civilization and barbarism. Pemerintah Austria kemudian menerapkan tiga hari berduka secara nasional.
Ok, anything else? 
Upaya penembakan juga terjadi di Vienna State Opera yang sedang menggelar konser terakhir sebelum lockdown.  Ketika terjadi penembakan, para musisi tetap lanjut main musik. Menurut mereka, “Kalau orang-orang nggak boleh keluar dari gedung, kenapa kita harus berhenti lebih cepat?” Once the concert was over, ada empat musisi orchestra yang ke panggung lagi untuk main musik, sambil menghibur penonton yang nggak boleh keluar gedung sampai situasi membaik.

For when your trip to Thailand is cancelled this year…

Go on the “THAI Magical Flying Experience Campaign.” 

Yep, jangan patah hati dulu guys, karena baru-baru ini, maskapai asal Thailand, Thai Airways baru aja mengumumkan rute penerbangan barunya yang unik banget, yaitu program “flight to nowhere” yang akan digelar pada 30 November 2020 nanti. Jadi dalam penerbangan ini, kamu akan dibawa keliling ke berbagai tempat religius dan suci bagi umat Buddha di Thailand untuk sightseeing aja selama tiga jam. Jadi pesawatnya bakal take off dari Bangkok, lalu terbang ke lebih dari 99 situs religi kayak Wat Arun, Temple of Emerald Buddha, Phra Samut Chedi in Samut Prakarn, Wat Phra Boromma That Chaiya, Ayutthaya, dll, dll. Secara total, penumpang bakal melewati 31 provinsi, dari 77 provinsi yang ada di Thailand, sebelum akhirnya balik lagi ke Bangkok.  Nggak cuma melewati situs religi, di dalam pesawatnya juga akan ada fortune teller dan ahli sejarah agama, yang bakal memandu melafalkan doa-doa agama Buddha while on board.  
FYI guys, Thailand termasuk negara yang pendapatan dari sektor pariwisatanya turun drastis gara-gara pandemi corona. Karenanya, pemerintah Thailand kemudian bekerja sama dengan Thai Airways untuk mengadakan penerbangan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pariwisata domestik di dalam negeri. Kalo kamu kepo pengen nyobain, penerbangan ini dibendrol mulai dari US $193 untuk yang kelas ekonomi dan US $321 untuk kelas premium.

“Selamat tiba kembali di tanah air,”

Gitu kata mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai komisaris Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama ketika dikonfirmasi soal gimana komentarnya neh pak, Habib Rizieq udah ngumumin akan pulang ke Indonesia. FYI guys, dalam pengumuman Youtube-nya, Habib Riziek bilang dia balik pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air pada Selasa, 10 November minggu depan.
 
Now singing: hello from the other side…

Angel’s Stories

1. Lagi-lari pagi sendiri baru km ke 3 kaki aku tiba-tiba keram yang sakit banget.. Melipir lah ke trotoar sambil meringis kurang lebih 10 menitan. Kemudian, ada sepasang suami istri yang lagi lari juga nyamperin aku sambil nanya kenapa dan bantuin relaksasiin kaki. Bahkan sampe beliin teh manis yang padahal warungnya rada jauh:( Sambil diajak ngobrol sama ibunya. Aku jadi tau ternyata mereka dosen jurusan sebelah di kampusku. Akhirnya aku ikut mereka jalan santai dan dikenalin sama kupat tahu yang enakkkkk banget dan murah! Bersyukur banget pagi ini!
-Dago, Bandung-
2. Seperti biasa yah, pagi-pagi bangun tidur baca email CMU yang masuk lebih pagi dari sarapanku. Dulu paling semangat baca update singkat CMU (sekarang masih kok, hehe), tapi masa pandemi bikin aku lebih semangat baca rubrik paling akhir. Lihat interaksi orang-orang di Angel’s Stories yang merespon story sebelumnya bikin pagi aku lebih tenang aja. Aku jadi ngerasa bener-bener masih tinggal di antara orang-orang baik yang perhatian satu sama lain dan ngerasa jadi deket sama pembaca lain walaupun engga saling kenal. Let me (metaphysically) hug you, readers! Makasih kakak-kakak manis CMU yang mengkurasi surat-surat kaya gini. Kalian best boys, best girls lah, kalo kata anak K-Pop. Btw, baca rubrik ini juga bikin aku keinget sama permintaan sahabat pena di majalah Bobo, loh, hahaha.
-Nao, dari hatimu-
3. Sewaktu aku pulang kantor, tiba-tiba hujan deras. Ga lama aku langsung menepi untuk pakai jas hujan dan lanjutin perjalanan (30 menit dari kantor). Di tengah perjalanan ada bapak-bapak yang deketin motor nya sambil ngomong “standar-nya”, aku yang pake earphone ga terlalu denger jelas tapi aku sadar si wkwk. Abis aku naikin standard samping, bapaknya ngedahuluin sambil klakson dan noleh ke arahku. Aku mau bilang makasi banyak buat bapaknya🥺 (waktu kejadian aku juga udah bilang makasi tapi kayaknya ga kedengeran soalnya lagi jalanan rame). Kalau aja gaada bapaknya yang ngingetin, aku bisa jatuh di jalanan yang licin dan banjir gara-gara standar samping belum dinaikin. Semoga bapaknya sehat selalu dan kebaikannya dibalas yang Maha Kuasa.
-Perantau di Kota Pahlawan-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!

Catch Me Up! Recommendations

How do you think celebs cope with election anxiety? Let’s check this out.