Sejumlah Organisasi Massa Islam Melakukan Aksi Protes Di Kedutaan Besar Prancis

16

For when the people in France are expressing their feelings…

Same here, in Jakarta.
 
Expressing feelings about what?
About the latest issue regarding kartun Nabi Muhammad SAW vs kebebasan berekspresi.
 
Uhmmm not sure that I am following…
Well, that’s why we’re here friends. Jadi kemarin guys, beberapa organisasi massa kayak PA 212, GNPF Ulama, dan FPI melakukan aksi protes di sekitar kedutaan besar Prancis di Jakarta. Sebelum aksi, mereka sholat zuhur berjamaah dulu di Jalan MH Thamrin.
 
Hah emang mereka menuntut apa?
Jadi dalam aksinya itu, para peserta protes menyampaikan beberapa tuntutan ke Duta Besar Perancis untuk Indonesia, salah satunya agar Presiden Prancis Emmanuel Macron, minta maaf kepada umat Islam. Terus, mereka meminta Pemerintah Perancis untuk nggak melindungi majalah satire yang dibuat oleh Charlie Hebdo.
I am definitely gonna need some background.
Got it. Jadi emang akhir-akhir ini, isu kebebasan berekspresi dan penggunaan karikatur gambar yang disebut sebagai Nabi Muhammad SAW kembali muncul di Prancis. Penyebab awalnya, tragedi pembunuhan atas seorang guru bernama Samuel Paty di Prancis gara-gara beliau menggunakan karikatur tersebut di salah satu kelasnya sebagai bahan ajar. Catch Up! more on Paty’s killing, here
 
Go on…
Nah, menanggapi kejadian ini, Presiden Macron kemudian menyebut bahwa Prancis adalah negara sekuler (negara yang memisahkan agama dan Negara/kekuasaan), dan penggunaan karikatur tersebut adalah bagian dari berekspresi dan berpendapat. Selain itu, Macron juga bilang bahwa agama Islam adalah “agama yang mengalami krisis di seluruh dunia”. Nah statement-nya yang ini nih, yang bikin banyak negara Muslim kemudian menyatakan protesnya terhadap Macron. Pernyataan Presiden Macron dikecam  oleh berbagai Kepala Negara Muslim, termasuk Turki, Pakistan, etc.
I see…
Nah balik lagi ke Indonesia, selain aksi protes yang dilakukan sama berbagai ormas Islam tadi, penolakan juga datang dari pemerintah Indonesia yang pada minggu lalu menyatakan kecamannya atas pernyataan Macron. Dalam konferensi pers minggu lalu, Pak Jokowi menyebut bahwa pernyataan Presiden Prancis itu menghina agama Islam dan telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.
 
Anything else I should know?
Well, selain dari aksi protes tadi, muncul juga seruan untuk memboikot berbagai produk Prancis yang ada di Indonesia, mulai dari produk air mineral, hingga fashion.