KTT ASEAN Indonesia Ikut Bahas Vaksin Covid-19 dan Kebangkitan Ekonomi

10

Who was busy working over the weekend?

ASEAN Leaders…
Busy for? 
KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) ASEAN yang ke-37 yang berlangsung sejak Kamis sampe Sabtu minggu lalu. FYI guys, KTT ini diikuti oleh 10 kepala negara dan pemerintahan negara ASEAN, dan delapan kepala negara dan pemerintahan mitra ASEAN. Acting as the Zoom host is Vietnam, since the meeting was all held virtually. 
I need some background.
You got it. So as you know, ASEAN (The Association of Southeast Asian Nations) adalah perkumpulan negara-negara di Asia Tenggara yang beranggotakan 10 negara (kita termasuk!). Nah setiap tahun, ASEAN mengadakan KTT yang mempertemukan para kepala negara untuk membahas isu-isu terkini di kawasan and be like…”what we can do about it?”
 
OK. Go on… 
Nah pada KTT tahun ini, yang got the calendar invites nggak cuma 10 negara ASEAN tadi aja, tapi juga some of our friends across the ocean, kayak China, Korea Selatan, Jepang, India, Amerika Serikat, sampe New Zealand. Adapun isu yang dibahas of course Covid-19, khususnya tentang produksi vaksin di kawasan ASEAN. Selanjutnya, para kepala negara juga bahas soal upaya membangkitkan ekonomi pasca covid.
Any highlights?
Yep. Dalam KTT ASEAN dengan Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri RI, Bu Retno Marsudi menyebut bahwa dalam empat tahun belakangan ini, hubungan ASEAN dan AS meningkat, khususnya dalam urusan perdagangan dan investasi. Adapun dalam perdagangan, kenaikan terjadi sebesar 39 persen, dan untuk investasi, naiknya sampai 110 persen dibanding empat tahun sebelumnya. Saat ini, ASEAN dan AS juga udah menyusun kerja sama di sektor energi dan ekonomi digital di periode 2021 – 2025.
Banyak ugha ya… 
Yep. Salah satu momentum lain yang bersejarah pada KTT ini adalah ditandatanganinya RCEPstands for Regional Comprehensive Economic Partnership. RCEP merupakan perjanjian perdagangan terbesar di dunia saat ini, dengan total GDP sebanyak lebih dari US$26 trilyun dan melibatkan hampir 1/3 dari populasi bumi.
 
WHOAAA kok bisa segede gitu?
Yha karena RCEP ini merupakan perjanjian dagang antara 10 negara ASEAN tadi, ditambah lima negara lainnya yakni Australia, New Zealand, China, Jepang dan Korea Selatan (tadinya India mau ikutan juga guizee tapi drama-dramanya banyak akhirnya gajadi). Perjanjian yang baru aja di-ttd semalem ini tentunya diharapkan bisa membantu pemulihan ekonomi ASEAN.
Got it. Anything else? 
Yap. Selain itu, negara-negara ASEAN juga berencana untuk membuat kebijakan travel corridor arrangement (Travel Bubble) untuk sesama warganya. Dengan adanya travel bubble ini, maka warga bisa bepergian secara lebih cepat untuk perjalanan yang esensial ke sesama negara ASEAN lain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. FYI gengs, kebijakan ini di-push sama Pak Jokowi. Menurut beliau, warga udah nggak bisa nunggu lebih lama lagi, dan kawasan ASEAN perlu segera bangkit.