Friday Pause: Friday, I think I wanna marry you ❤️❤️❤️

131

Hi there,

A day late but Happy Thanksgiving! We are so thankful for you, and Friday, and all the fun recs and tips that you’ve submitted to us! This year, it’s probably hard to feel thankful, due to the obvious. Truth is, it’s ok. You are entitled to your own feeling. Just try to hang on a little and if you need a breather, that’s why we have the Friday Pause. Enjoy.

For the love of Meme: When you receive a work email at 5 PM on Friday…


When you’ve been struggling to keep your distance…

We know, we know. Keeping your distance could be hard. Kamu udah nggak bales chat, eh dia nongol lagi. Kamu udah ngantri 1,5 meter dari orang di depan kamu, eh yang di belakang malah kedeketan. Kamu udah lama di rumah, taunya kamu nonton di TV banyak banget pelanggaran karena bikin kerumunan. So, whhhhhy is it so hard for people to be socially distanced?

Banyak faktor guys, namun yang pasti, karena secara psikologis, kita udah kebiasa dengan pandangan bahwa berdekatan satu sama lain merupakan kebutuhan utama kita. Secara sosiologis dijelaskan juga bahwa salah satu elemen paling penting dari sebuah hubungan adalah ketika kita berdekatan dengan orang lain dan merasakan hal positif soal orang itu. Nah untuk melakukannya kan kamu perlu deketan. Emang sih, komunikasi non-fisik (kayak via telpon atau virtual) masih bisa bikin kamu merasa dekat sama orang-orang tersayang, tapi kamu juga pasti merasa punya hubungan emosional yang kuat sama orang-orang yang kamu ketemu tiap hari, kayak tetangga, room mates, sampe temen sekantor yang kamu paling sering meeting bareng.
However, in 2020, like Taylor Swift says, everything has changed. You are told to be socially distanced, to stop the spread of you-know-what. Suddenly, there’s no more hugging, kissing on the cheek, even handshakes. You hate it (us too!), but you know it’s the best for the community. Terus gimana caranya biar kamu bisa menerima social distancing as a part of your daily life now? Let’s talk it out.
  • Embrace your discomfort. Ya emang nggak nyaman banget biasa salam-salaman atau memeluk, taunya sekarang udah enggak bisa. First thing, just embrace it. Beri izin buat diri kamu merasa nggak nyaman dan kzl, karena hal ini emang menunjukkan insting asli kamu sebagai manusia. That you are a human and need your social connections. So allow it for some time.

  • Change your perspective. Setelah kamu udah nggak kzl lagi, saatnya kamu memulai perspektif baru soal social distancing. Coba berpikir bahwa hal ini sebenernya udah harus kamu terima karena emang it’s a very unfortunate time. Instead, think that everyday you are practicing this, you’re actually saving lives. You’re actually being a responsible citizen not just for you, but also for your community.

  • Keep things in perspective. Now that kamu udah punya pandangan yang lebih baik soal social distancing, kamu juga harus sadar bahwa pandemi ini udah merubah hampir segala aspek dalam hidup kita. Semua cara kita main, nongkrong, ngantor, dll udah berubah. This is your new normal, and you’re gonna embrace it. Selalu ingat-ingat hal ini ketika godaan untuk ngumpul-ngumpul muncul.
  • Appreciate all things you’ve learned. Kamu udah belajar banyak banget dari pandemi ini, so appreciate your learning. Kamu jadi lebih sabar, lebih bisa jaga jarak, lebih tough, lebih resilience, and you’ll only get stronger going forward!

  • Value your people. Nah ini paling penting nih. Setelah kamu merasakan yang namanya social distancing, pastinya kamu bakal lebih menghargai orang-orang tersayang di sekeliling kamu, apakah itu keluarga, tetangga, maupun para sahabat. So appreciate them more. Call them more often, send them gifts, check in on them through texts, and whet it’s allllll over, hug them super duper tightly.
 
In the mean time, a veeery important message. Let’s sing with us….
Near…far…wherever you are…I believe that my heart will go on. Pretty much like Jack and Rose’s legendary love. So keep in mind, love is stronger than the miles between us. Like this.


Hello, it’s your weekly quarantips speaking…

Hi there, welcome back to quarantips. This week we have loooots of interesting tips, recs, playlist, even a guide on becoming a hero! Lit, rite?

But before…
We loooove to point out that just like our country, these quarantips are exercising democracy: 
Oleh kamu, dari kamu, untuk kamu. Karenanya kalo kamu punya apapun (literally anything! books, movies, recipes, podcasts, pokoknya apa aja!) yang kamu pengen rekomendasikan, just shoot it out here. Ditunggu yha..

  • It takes a lot to be a hero. Peter Parker got bitten by a radioactive spider to become Spiderman, and Bruce Banner is exposed to gamma radiation that transforms him into The Hulk. But seriously, there are easier ways to be a hero. Here’s how.
  • Hi! Guys I recommend you to listen to BTS’ newest album “BE” and stream to Life Goes On. The lyrics are so relatable to our current condition, and the message of the song is just so meaningful. Please listen to other songs too, as  they give you comfort and healing. The entire album is just really worth to listen. Sing a long while reading the English translation, it hits differently (quarantine army).
     
  • Aku merekomendasikan novel The Miracles of the Namiya General Store! Sangat bagus. Membuat perasaan menjadi lebih tenang dan hangat. Kisah-kisah di dalamnya sederhana dan sangat sesuai dengan apa yang sering kita alami. P.S kalau kamu k-popers, buku ini direkomendasikan Wonwoo Seventeen loh. Siapapun yang mau bahas buku ini, please find me on Twitter (@themoodofrush)
  • Calling to all journal enthusiasts, mungkin udah pada tahu, tapi buat yang belum tahu, you can check youtube-nya Amanda Rachlee. Dia suka bikin bullet journal tiap bulan dan aesthetic banget tapi ngga lebay dan ribet. FYI, bikin journal itu meringankan stress bangett lo.. I‘ve been journaling for almost 5 years, tapi baru untuk tahun depan aku buat pake template sendiri, so happy. You should too yaaa..Oh iya satu lagi aku punya ide kenapa kita ngga saling sahabat pena lewat email hihi, ini terinspirasi dari temenku yang ada di Yaman. We can share anything, though. (@amanidame)

  • Buat yang lagi bosen dengan playlist lagumu yang itu-itu aja, mungkin bisa coba dengerin Playlist nya om Erwin Gutawa di YouTube. Lagunya dibawakan oleh penyanyi-penyanyi ibukota yang suara nya merdu-merdu banget diiringi orchestra nya om Erwin. Dijamin enak banget buat nemenin hari-hari hectic kita.

  • Hi hi! Aku mau ngasih rekomendasi TOP to-read-list dan top list spotify yang bisa kalian baca/denger while leisure time, nih! Top To-Read-List & Top Fun Podcast:
    Who loves self-development books? Menurut gue ini bukan sekadar mind blowing aja, but they’ll have some “call to action” untuk kita terapin. Pastinya sangat relatable sama daily activities kita!
    1) Malcolm Gladwell – Blink
    2) Malcolm Gladwell – Tipping Point
    Both books are very uplifting. Hidup di zaman yang hectic dengan banyak informasi & kerjaan yang kita handle, sometimes makes us feel overwhelming. We can use “snap judgement” to tackle a hectic things, based our intuition. Gaakan “impulsif” kok. Karena Malcolm menyarankan beberapa metode yang efektif. And it works!
    Untuk tipping point – for you guys who want to start some business – or invent your own masterpiece, Malcolm serves how to become pretty whopping without feeling too hard effort. Is it impossible? I dont think so, cause i have been read this books! 
    (@taniaputri05)

  • Halo! Aku seorang freshgrad yang lagi menikmati proses mencari kerja hehe, dan aku terbantu banget sama buku Lagi Probation karya Ko Samuel Ray! Isinya bener-bener bermanfaat, gak cuma ngomongin tips membuat CV dan interview aja, tapi juga membantu ngeyakinin aku tentang motivasi dan kemampuan diriku sendiri untuk menyelami dunia kerja! Ada pembahasan mengenai apa yang harus dilakukan setelah keterima kerja juga. Kalo kamu juga lagi jobseeking, buku ini bakal bermanfaat banget 🙂 (@nadiyarahma)

Quote of the day:
 
 “There is no greater pillar of stability than a strong, free, and educated woman.” 
 
-Angelina Jolie-

Angel’s Stories

1. Jadi hari ini aku seneng banget gara-gara MID test ku ditunda!! Memang si kalau semakin nunda semakin kayak jadi beban tapi juga kalai hari test hari ini, belum siap.. aku jadi paham kalau alasan “siap” mungkin cuma kujadikan pelarian, maksudnya kenapa aku nggak bilang kalau aku takut? Takut kalau hari ini harus test. Takut kalau nggak bisa jawab. Dan ketakutan-ketakutan lainnya. Dari sana aku belajar kalau memang nggak mudah untuk express our feeling. Apalagi our weakness. It’s literally not gonna be that easy, right? But, aku cuma bilang, ayo kita sama-sama belajar untuk jujur sama diri sendiri.. berani sedikit lebih terbuka seenggaknya di orang-orang terdekat kita, like family, bestfriend, and all the closed ppl you have. Karena itu sangat membantu untuk menjaga kewarasan kita 🙂 shut our stressful mind out.Have a nice day, Everyone! 🤗

– mulyalest, gadis penyuka wortel-

2. Akhir bulan ini sulit banget buatku. Aku sudah request refund ke sebuah toko tas lokal atas pesanannku dan uangnya tidak kembali, dan aku salah kalkukasi keuangan. Seminggu ini aku hanya bisa makan mi instan. Tetapi hari ini temanku yang sempat tahu perjuanganku untuk mendapatkan uangku dari **** studio ini mengirimkan aku gofood makanan yang cukup layak dimakan agar tidak makan mie lagi.Simpel, tapi berkesan banget.
-Krisan-
3. I’m oldest daughter from my parent, and you know aku selau jadi contoh buat adik-adikku. Terkadang berat banget untuk lakuin sesuatu yang baik supaya bisa dicontoh sama adik, tapi proses itu menumbuhkan aku jadi pribadi yang kuat. So, buat teman-teman anak pertama, kedua, ketiga dan keberapapun, you’re so cool and keep fighting to reach your dream, jangan sampai perkataan orang lain menghalangi mimpimu 🙂
-Anonymous-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it hereCome, share us your versions of angels!)