15 Negara Asia-Pasifik Tanda Tangani Kesepakatan Perdagangan Bebas ‘RCEP’

10

Who’s having bigger “squad” than Taylor Swift?

Everybody, meet: RCEP. RCEP, meet: everybody. 
Huh? What’s that? 
RCEP stands forrrr Regional Comprehensive Economic Partnership yang merupakan perjanjian dagang terbesar di dunia saat ini, di luar WTO.
 
Whooaa…kok bisa? 
Yha karena negara yang terlibatnya banyak dan negara-negara ini punya populasi yang padat, yakni mencapai 1/3 dari populasi global. Adapun negara-negara yang ikut menandatangani RCEP adalah kesepuluh negara ASEAN, ditambah Korea Selatan, China, Jepang, Australia dan New Zealand. FYI guys, RCEP ini udah diusulin sejak tahun 2012 ketika Indonesia sedang menjabat sebagai pemimpin ASEAN.  Finally, hari minggu (15/11) lalu, perjanjian RCEP was officially signed. 
Go on…
Well, as you know, ASEAN udah punya beberapa kerja sama bebas dagang aka free trade agreements sama berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, kayak Australia, Selandia Baru, Korsel, dll. Nah dengan adanya RCEP ini, diharapkan perjanjian sama negara-negara tadi bisa dikonsolidasikan dan pergerakan ekonominya juga jadi lebih besar.
I see…
Banyak pihak yang menilai bahwa perjanjian RCEP ini penting banget, khususnya saat ini, pas ekonomi kawasan lagi turun karena pandemi. Dengan adanya RCEP, maka 15 negara tadi bisa melakukan perdagangan antar mereka dengan tarif yang lebih ringan. In case you forgot, tarif adalah pajak yang muncul dalam melakukan kegiatan ekspor impor. Nah dengan adanya RCEP ini, maka tarifnya bakal berkurang selama 20 tahun ke depan.
 
I heard there’s some “Bollywood drama?”
Yep, but not that kind of Bollywood drama. Jadi RCEP ini emang udah dibahas lamaaaaa banget selama delapan tahun. Nah sejak awal, India udah ikut pembahasan gengs, namun tahun lalu, mereka memutuskan untuk gajadi ikutan, karena takut mengalami ‘trade deficit’. Apakah trade deficit itu? Jadi trade deficit adalah kondisi ketika kita lebih banyak nerima impor dibandingin ekspor. Khususnya karena di RCEP udah ada China, yang terkenal dengan barang-barang murahnya. Selain itu, tanpa ada RCEP pun, India udah trade deficit atas China.
Whoaaa I see!
Rite. Nah RCEP is also a big deal karena China joined the squad.  FYI dengan bergabungnya China, maka totalnya, RCEP punya pasar sekitar 29,6 persen dari penduduk dunia, secara China adalah ekonomi terbesar di kawasan ini. Selain itu, RCEP juga diprediksi bakal mempengaruhi sepertiga dari seluruh aktivitas ekonomi di dunia. Meski begitu, beberapa ahli ekonomi justru memprediksi bahwa China bakal lebih ‘untung’ dibanding negara-negara anggota lainnya, karena agresivitas kegiatan ekspor mereka.
Terus kalo Indonesia gimana?
Yha bakal untung juga sih. Menurut Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto, salah satu manfaat langsungnya RCEP buat perekonomian tanah air adalah meningkatkan partisipasi kita dalam rantai nilai global dan meningkatkan PDB Indonesia pada 2021-2032. Selain itu, RCEP juga disebut akan mendorong kapasitas dan kemampuan ekonomi UMKM.