Singapura Akan Membayar Warganya Untuk Memiliki Bayi Selama Pandemi

16

Who’s getting paid for having a baby?

Singaporeans.
Whoaaa seriously? 
Yes.  Hari Senin kemarin, Pemerintah Singapura baru aja mengumumkan bahwa pihaknya bakal ngasih bayaran ke calon orang tua yang mau punya bayi di masa pandemi covid-19.
Kok bisa???
Karena menurut Wakil Perdana Menteri Singapura, Heng Swee Keat, di masa pandemi ini, banyak pasangan yang memutuskan untuk menunda kehamilan. Hal ini tentunya karena ketidakpastian finansial di masa pandemi ini.
Terus terus…
Ya jadi harapannya, dengan adanya insentif ini, calon orang tua di Singapura nggak perlu takut dan menunda kehamilan karena keuangannya udah ikut dibantu sama pemerintah.
 
How much incentive are we talking about?
Gatau karena belum dikasih tahu berapa jumlah pastinya, tapi yang pasti insentifnya berupa uang tunai untuk sang pasangan.  FYI, meskipun Singapora bisa mengontrol penyebaran covid-19 di negaranya, namun pertumbuhan ekonominya tetap mengalami resesi. Selain itu, GDP-nya juga turun 12,6% dari tahun lalu.
I see, anything else? 
Well, Singapura memang memiliki angka kelahiran yang paling rendah di dunia, dengan angka kesuburan 1,14 kelahiran per perempuan.  Sejak tahun 1980an, Singapura punya kampanye publik untuk mendorong angka kelahiran dengan adanya insentif pajak dan insentif lainnya. Namun so far insentifnya nggak ngaruh gengs, karena angka kelahirannya masih rendah.