Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern Menang Kedua Kali Dalam Pemilu

8

Who’s just got a contract extension from her job?

Who?
Jacinda Ardern, Perdana Menteri Selandia Baru.
 
You mean, she’s reelected?
Yep, smart cookie. Jadi pada hasil pemilu yang diumumkan weekend kemarin, diketahui bahwa partainya Ardern, Partai Buruh berhasil meraih kemenangan besar hingga mencapai 49%. Hal ini berarti partai tersebut memenangkan 64 kursi dari total 120 kursi di parlemen.
Whoaaa impressive.
Yep, dengan pencapaian ini, maka bisa dipastikan bahwa Ardern udah mengamankan masa jabatannya yang kedua. Dalam pidato kemenangannya Sabtu lalu, Ardern menjanjikan bahwa partainya itu akan jadi pemimpin untuk seluruh warga Selandia Baru.
 
Remind me, who is she again?
WellArdern sendiri udah menjabat sebagai PM Selandia Baru sejak tahun 2017 dan sempet jadi PM perempuan termuda di dunia karena waktu itu, usianya baru 37 tahun. Sepanjang masa jabatannya, Ardern banyak menuai sentimen positif karena dinilai berhasil memimpin negara kiwi itu dalam menghadapi berbagai tantangan kayak gunung meletus, penembakan Christchurch, dan pandemi Covid-19. Meski begitu, banyak juga yang menilai bahwa Ardern belum berhasil memenuhi janji kampanyenya, kayak misalnya mengurangi kemiskinan anak.
 
I see…Terus hasil pemilunya udah fix banget nih? 
Belum sih, secara hasil finalnya baru akan diumumkan tiga minggu lagi, setelah surat suara dari pemilih NZ di luar negeri (aka special votes) selesai dihitung.
 
Got it. Anything else?
Well, sebenernya di awal tahun ini, banyak lembaga survei yang memprediksi bahwa kemenangan Ardern ini bakal tipis, secara ada beberapa isu dalam negeri yang masih belum ter-address sama beliau (contohnya, isu perumahan yang makin kompetitif). Namun popularitas Ardern justru naik secara signifikan selama pandemi Covid-19 karena beliau dinilai berhasil mengendalikan penyebaran virus tersebut. FYI gengs, Ardern udah memutuskan untuk me-lockdown negaranya secara nasional sejak Maret lalu, ketika angka positif Covid-19 di NZ masih 102 kasus. Hingga saat ini, New Zealand cuma punya kasus kurang dari 2.000, dengan 25 kematian.