Friday Pause: Trick or treat!

28

Hello Friday!

What a week, what a week. We don’t know ’bout you, but this week felt especially tiring for us. So, we’ve been googling “animal meme” more often that we normally do and would like to share some with you. Now, we hope you’ll have a much needed restful weekend ahead. See you again next week.

For the love of Meme: This weekend, only beds and bills…


For when you’ve been watching a lot of news lately…

We know, we know, it’s been such a weird time.
2020 is the year of Covid-19. It has made you cancel all your plans, revisit your goals, and maaaaaybe, think about what really matters in your life more often. Like mooooore often. 2020 is also the year of social movement. 
Di tahun ini juga banyak aksi protes yang terjadi di berbagai belahan dunia kayak aksi prodemokrasi di Hong Kong yang udah berlangsung berbulan-bulan, hingga aksi BlackLivesMatter di Amerika Serikat. At home, kamu juga ngeliat banyak banget aksi protes penolakan atas berbagai undang-undang yang berakhir dengan turun ke jalan.
 
Now let’s talk. 
So you see the news, read the information, nonton videonya di TikTok and realized that there are some social issues (soal apapun itu!) yang sebenernya kamu peduli. Kamu pengen ambil peran lebih supaya suaramu didengar dan mungkin, muuungkin, bisa membantu mewujudkan perubahan yang kamu inginkan. Tapi kamu bingung nih, where do I start? Well, let’s talk about it.
  • Cari tahu tentang isu yang jadi perhatian kamu: Ada yang perhatiannya sama isu lingkungan, isu HAM, isu kesejahteraan sosial, isu kesetaraan gender, isu kesejahteraan hewan, dll. Nah, pastikan bahwa sebelum kamu memutuskan terlibat di satu gerakan, kamu udah ngerti dulu nih, isu yang jadi perhatian kamu apa. Udah tau apa isunya? Then the next step is to get educated. Kalo kamu masih kuliah, kamu mungkin bisa ambil kelas-kelas yang bahas soal isu tersebut. Kamu juga bisa mencari info dari internet dan referensi buku. Contohnya misalnya kamu peduli sama isu lingkungan, kamu bisa cek 350.org for starter. 
  • Work on yourself first:  Sebelum melakukan protes, pastikan kita sendiri nggak turut berkontribusi terhadap munculnya permasalahan tersebut. Misalnya, kamu mau ikut protes tentang diskriminasi rasial, padahal kamu sendiri kadang-kadang masih diskriminatif sama orang lain. Atau kamu concern sama isu perubahan iklim tapi masih sering nggak matiin lampu pas rumah lagi kosong. HEHEHE in this matter, the key is self-consiousness. Kamu perlu ngingetin terus diri sendiri untuk nggak jadi bagian dari masalah. Pokoknya inget kata Michael Jackson guysss…. “I am starting with the man in the mirror”.
  • Riset organisasi lokal: Nah ini juga penting, biar kamu nggak ngerasa sendiri. Kalo kamu tahu dan siap untuk terlibat lebih dalam, coba deh riset organisasi lokal yang concern-nya sama dengan kamu dan kamu bisa bergabung dengan jaringan mereka. Lewat jaringan ini, kamu jadi bisa diskusi dan tukar pikiran, bahkan tukeran ide tentang hal-hal apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang jadi keresahan bersama. Kalo kamu masih kuliah, maka organisasi di kampusmu bisa jadi wadah awal untuk ketemu temen-temen dengan concern serupa.
  • Take action di daerahmu: Kamu bisa kirim surat atau datang ke kegiatan reses (Politics 101: kegiatan di mana anggota DPR turun ke daerahnya masing-masing untuk menyerap aspirasi konstituennya) anggota DPR yang jadi wakilmu di parlemen dan ceritakan tentang berbagai permasalahan yang kamu khawatirkan. In case that doesn’t work, kamu bisa diskusi dengan komunitasmu dan jaringan komunitas lain terkait isu itu untuk mencari cara supaya suaramu lebih didengar. Kalau memang ada isu lokal yang jadi perhatian di daerahmu (misalnya, pembukaan galian tambang yang merusak sumber air, atau kebijakan pemerintah daerah yang kamu anggap nggak adil) maka kamulah orang yang paling tepat untuk mengambil tindakan. Ingat, “Those closest to the problem are also closest to the solution.”
  • Ikutan aksi protes: Ini langkah selanjutnya yang bisa kamu ambil kalau kamu ingin terlibat lebih dalam di gerakan kamu. Kalau kamu belum pernah ikutan aksi protes, sebaiknya kamu ikut bareng teman yang udah pernah, atau bareng kelompok aktivis.
  • Gunakan sosial media: Sosial media juga bisa digunakan untuk melakukan aktivisme.  Kamu bisa share artikel ataupun konten tentang isu-isu yang kamu tertarik untuk berbuat sesuatu. Kamu juga jadi bisa kenalan sama like-minded people dan diskusi, even organize something together. Yang penting, jangan share info hoax ya!
  • Jadi relawan: Tergantung isunya, banyak cara-cara kamu bisa ikutan ‘do something’ by being a volunteer.  Misalnya, kamu concern tentang isu pendidikan, kamu bisa jadi guru relawan untuk ngajarin anak-anak di komunitas tertentu. Kalo kamu concern sama isu kesejahteraan hewan, kamu bisa volunteer di shelter hewan, dan sebagainya.
  • Donasi ke organisasi yang berpengaruh:  Last but not least, kamu bisa melakukan donasi ke organisasi-organisasi yang berpengaruh dan melakukan banyak program dan aksi untuk mengatasi permasalahan sosial yang ada, baik di daerahmu, maupun secara global.


Hello. Welcome back to your quarantips weekend! It is the section where you will get all the recs on fun things to do during your quarantine weekend, when going out is not on the list! 
 
Again, we loooove to point out that just like our country, this quarantips is exercising democracy: Oleh kamu, dari kamu, untuk kamu. Karenanya kalo kamu punya apapun (literally everything! books, movies, recipes, podcasts, pokoknya apa aja!) yang kamu pengen rekomendasikan, just shoot it out hereDitunggu yha….
  • First of all, I wanna thank you guys yang sudah rekomendasi hal-hal seru di Friday Pause, and of course special thanks to CMU teamIf you’re really into interior design you can binge watch “Interior Design Masters”which is jadi hobi baru aku selama quarantine belajar desain interior gitu hehe. Feel free to talk about it ya or apapun deh. (@amanidame)
  • 18 Again, drama Korea ringan yang masih on going tapi banyak banget pelajaran yang bisa diambil. Siap-siap mewek kalo liat ini huhu. (@babylionyeo)
  • Buat pejuang mimpi yang baru kehilangan semangatnya atau pengen memperkuat atmosfer ambisius (huwaduu) bisa coba play lagunya Maudy Ayunda-Kejar Mimpi sama Yura Yunita-MerakitHope it works for sobat CMU! Dan satu lagii, semoga yang diusahakan membawa keberkahan, yha! (@dewikenc_)
  • Bisa denger podcast His Podcast di Spotify dan liat akun Instagramnya namanya @Hisstories, seru banget liat kisah pendek yang poetic yang relatable banget sama orang millennial.  My social media: (raybaskoro)
  • Pagi semua! Aku mau recommend little forest nih!! Little forest itu television show dari Korea tentang anak anak yang liburan di alam, mereka ditinggalin sama orangtuanya. Di sana mereka dijagain sama bibi dan paman!! (pst.. bibi dan pamannya aktris dan aktor 😳) Di sana sedikit demi sedikit kita ngerti susahnya orang tua buat jagain anak anak!! Anak-anaknya gemes-gemes dan baik bangett! Ayo nonton!! (Anonymous)
  • Blessing in disguise karena ternyata pandemi ini ngajarin aku banyak hal terutama untuk mengenal dan berdamai dengan diri sendiri. Salah satunya melalui meditasi, dan pengen rekomendasiin Peace Sea Podcast yang ngajarin dari 0 banget tentang meditasi. Salam sehat, kaya, dan bahagia. <3 (gdt)
  • Baru-baru ini baca Misteri Terakhir dari S. Mara Gd. Aduhhh bagus sekali novelnya. Walaupun temanya detektif kriminal, plot dan bahasannya ga terlalu berat, dialognya juga cukup menghibur. Bukunya ada tiga bagian, tapi bener-bener ngga cape bacanya. Side story-nya juga seru banget. Recommended buat yang lagi pengen baca misteri dan buku lokal! (Anonymous)
  • Ease up your melancholic side with this playlist (Anonymous)

Quote of the day:
 
“One day you will wake up and there won’t be any more time to do the things you’ve always wanted. Do it now.”
 
-Paulo Coelho-

Angel’s Stories

1. Aku bersyukur banget bisa kenal sama orang-orang baik disekitarku, jadi mingdep aku lomba dan emang butuh persiapan ekstra. Ternyata guru dan mentor-ku bantuin aku ngerjain tugas yang buat lomba gitu kayak nyari alat dan bahan yang digunakan buat lomba. Semoga saja aku tidak mengecewakan mereka ya, bismillah, mohon doanya kawan-kawan agar aku dimudahkan lombanya💖. Aamiin

-Pejuang KSN 2020💯

 

2. Sebagai staf kantoran biasa, ternyata kita bisa berbuat kebaikan saat rutinitas sehari-hari dan rasanya heartwarming bangeet. Kalo gue, saat dimintain pesen snack or lunch buat rapat pimpinan, gue selalu lebihin beberapa pax dan kasih ke orang-orang yang udah bantu kerjaan gue, misalnya OB, satpam, driver, dll. Their response and smiles ngebuat gue sadar bahwa tanpa mereka pekerjaan gak akan selancar ini. Terima kasih ya!

 
3. Kemaren pas berangkat kerja, driver ojolku pakai cincin untuk dzikir. Aku yang biasanya overthinking kerjaan jadi terinspirasi untuk dzikir sepanjang perjalanan. Hati juga rasanya lebih tenang. Makasih ya mas udah ngingetin untuk inget Allah :’)
-N, bdg-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it hereCome, share us your versions of angels!)