Corona Updates 5 Oktober 2020, Tolak Omnibus Law Buruh Bakal Turun Ke jalan Dan Melakukan Aksi Mogok Kerja, Area Pertanian Yang Diberdayakan Jadi Pusat Pebelitian dan Pariwisata.

63

Hi there,

Happy Monday and we hope you had a restful weekend. You know, experts say that doing sports is important in order to get your antibodies up, and it could guard you from catching Covid-19. So, grab your sports gear and go get moving. We’re taking a run. 


So, let’s start it with…your Covid-19 briefing.

And as always, we start from…

Home.
  • Hingga kemarin, total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 303.498 kasus, 11.151 meninggal, dan 228.453 sembuh.
  • Provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak adalah DKI Jakarta (77.452 kasus), Jawa Timur (44.649 kasus), Jawa Barat (23.651 kasus), Jawa Tengah (23.450 kasus), dan Sulawesi Selatan (15.815 kasus).
  • Dalam posting-an Instagramnya weekend kemarin, Presiden Jokowi mengklaim kasus penyebaran dan tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain dalam kategori yang sama. Menurutnya capaian dalam ekonomi kita emang turun, tapi yha nggak buruk-buruk amat.
  • Hingga saat ini, Ikatan Dokter Indonesia aka IDI mencatat bahwa udah ada 130 dokter meninggal akibat covid-19. Adapun berdasarkan profesi kedokterannya, dari total 130 dokter yang meninggal itu diketahui bahwa 67 di antaranya adalah dokter umum, termasuk 4 guru besar di dalamnya, dokter spesialis sebanyak 61 dengan 5 guru besar telah termasuk di dalamnya dan 2 residen.
  • Sejauh ini, tercatat udah ada tiga calon kepala daerah yang meninggal karena Covid-19. Ketiganya adalah bakal calon Bupati Karo Sumatera Utara Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, bakal calon Bupati Berau H Muharram, dan calon Wali Kota Bontang Adi Darma.
  • Hingga kemarin, tercatat udah ada tiga hotel di DKI Jakarta yang diisi oleh sekitar 437 pasien Covid-19 di DKI Jakarta. Ketiga hotel ini adalah U Stay Hotel, Ibis Style Mangga Dua, dan Ibis Hotel Senen. Adapun seluruh pasien yang stay di hotel-hotel ini adalah pasien tanpa gejala yang nggak memiliki memiliki fasilitas untuk isolasi mandiri.
  • Baru-baru ini, muncul petisi online yang mendesak Pak Jokowi untuk mencopot Menteri Kesehatan Pak Terawan dari jabatannya. alasannya, Terawan dinilai udah gagal dalam menangani pandemi ini. Hingga berita ini ditulis, udah 5.999 orang yang menandatangani petisi ini, dari target 7.500 tanda tangan. Think about the same? Sign here.
  • Mulai Hari Jumat minggu lalu, Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil kantornya pindah dari Bandung ke Depok. Hal ini tak lain untuk bisa memantau langsung penularan Covid-19 di Jawa Barat yang tinggi di beberapa kota yang berdekatan sama Jakarta, kayak Depok, Bogor dan Bekasi.
  • Minggu lalu, pemerintah udah menetapkan harga batas maksimal untuk tes swab mandiri yaitu seharga Rp900 ribu.
  • Kemenkes udah menyiapkan Kota Bogor di Jawa Barat, sebagai lokasi uji coba vaksinasi Covid-19 yang rencananya bakal dimulai awal tahun depan. Alasannya, selain merupakan bagian dari episentrum covid-19 di Jabodetabek, Bogor juga berlokasi dekat dari Jakarta.
And globally…
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 34,947,761 kasus dan 1,033,998 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus Covid-19 terbanyak adalah Amerika Serikat (7.383.244 kasus), India (6.549.373 kasus), Brazil (4.906.833 kasus), Russia (1.209.039 kasus), dan Colombia (848.147 kasus).
  • Hari Jumat lalu Presiden AS Donald Trump dirujuk ke rumah sakit militer untuk perawatan khusus setelah fix positif Covid-19. Selain Trump, istrinya Melania Trump dan penasihatnya Hope Hicks juga fix tertular Covid-19.
  • Setelah dites Covid-19 juga, anak dan mantunya Trump, Ivanka Trump dan Jared Kusher ternyata negatif Covid-19. Begitu juga wakilnya Trump, Mike Pence.
  • Anggota Partai Republik yang ada di senat menunda seluruh kegiatan mereka hingga 19 Oktober mendatang setelah beberapa anggotanya dinyatakan positif Covid-19.
  • Ibu Kota Spanyol, Madrid kembali memberlakukan kebijakan lockdown sejak Jumat lalu seiring dengan meningkatnya lagi angka penularan Covid-19 di Madrid dan sekitarnya.
  • Seiring dengan hampir habisnya kapasitas rumah sakit di Lebanon, pemerintah setempat kemudian mengumumkan bahwa pihaknya akan me-lockdown 111 kota di seantaro negeri demi menghentikan penyebaran virus Covid-19. Lockdown ini rencananya akan berlaku hingga 12 Oktober mendatang.
  • Hari Jumat lalu, Jerman melaporkan penambahan kasus tertingginya yang mencapai 2.673 per hari. Ini adalah penambahan tertinggi sejak April lalu hingga menyebabkan pemerintahnya memberlakukan kembali beberapa kebijakan pembatasan sosial.

For when you’ve been working overtime through the weekend…

Same.
 
Says who?
Says DPR and the government.
 
U Joking?
No, seriously. Jadi malam minggu kemarin, DPR RI, khususnya Beleg aka Badan Legislasi dan pemerintah rapat untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU Cipta Kerja) aka RUU Ciptaker yang merupakan bagian dari Omnibus Law. Hasilnya, RUU ini udah disepakati sama tujuh fraksi (politics 101: saat ini di DPR ada sembilan fraksi) dan yang nggak setuju adalah Partai Demokrat dan PKS. Sedangkan dari pemerintahnya diwakili sama Menko Perekononomian Airlangga Hartarto.
 
And where do we go from here?
Well, setelah disetujui di Baleg, maka RUU ini akan selanjutnya dibawa ke Paripurna DPR untuk disahkan, nah paripurnanya rencananya bakal digelar pada 8 Oktober mendatang.
Tell me again about the RUU.
Got it. Jadi, Omnibus Law adalah rancangan peraturan tentang berbagai isu dan topik terkait investasi dan ekonomi yang tujuannya untuk menyederhanakan aturan investasi di Indonesia. Tujuannya, supaya aturan-aturan tadi nggak tumpang tindih, dan supaya para pelaku bisnis juga nggak bingung pas mau invest di Indonesia. Omnibus Law juga disebut aturan sapu jagat karena ya itu, banyak banget yang diaturnya.
 
Go on…
Nah, Omnibus Law itu sendiri memiliki 11 kluster pembahasan, dan total sekitar 1.200 pasal. Selain itu, ada tiga hal yang disasar pemerintah melalui omnibus law ini, yaitu soal perpajakan, cipta lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM.
And now we’re talking about cipta lapangan kerja?
Smart cookie. Jadi emang dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah dan DPR lagi fokus menyusun RUU ini ciptaker ini agar disahkan jadi undang-undang. Nah, malem minggu kemarin, akhirnya disetujui juga tuh draftnya dan tinggal disahkan aja. Meski begitu, nggak bisa dipungkiri bahwa RUU ini memunculkan kontroversi di masyarakat.
 
Yang bikin kontroversi apa?
Yha pasal-pasalnya.
 
Contohnya…
  • Misalnya pada pasal soal pesangon. Dalam aturan sebelumnya, pesangon PHK diberikan sebanyak 32 kali upah. Sedangkan dalam RUU Ciptaker, aturan ini dihapus dan diganti sama sistem campuran, yakni 23 ditanggung perusahaan, dan 9 ditanggung pemerintah.
  • Dalam aturan sebelumnya, waktu kerja ditetapkan selama 7 jam per hari untuk yang kerja selama enam hari, dan 8 jam per hari untuk yang kerja selama lima hari. Nah, dalam RUU Ciptaker, aturan ini dihapus jadi “waktu kerja paling lama 8 jam per hari”.
  • Soal penggunaan tenaga asing, dalam aturan sebelumnya disebutkan bahwa kalo mau mendatangkan pekerja asing, maka wajib ada Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dulu. Nah dalam RUU Ciptaker, ada kemudahan RPTKA khususnya buat tenaga asing yang ahli, biar nggak menghambat masuknya TKA tersebut, apa lagi kalo kondisinya darurat.
  • Dalam hal karyawan outsourcing, kalo dalam aturan sebelumnya karyawan hanya boleh untuk pekerjaan tertentu yang bukan pekerjaan pokok, maka dalam aturan sekarang, karyawan outsourcing bebas di semua jenis pekerjaan.
  • Dalam hal cuti haid perempuan, kalo dalam aturan sebelumnya perempuan dapet jatah cuti haid sebanyak dua hari dan wajib diberi upah, maka dalam aturan ini, perusahaan nggak punya kewajiban untuk membayar upah karyawan perempuannya yang ngambil cuti haid.
And so on and so forth…
 
So I can imagine, there will be protests?
Yes. Jadi, para buruh yang merupakan anggota dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) rencananya bakal melakukan aksi demo menolak RUU Ciptaker ini dari tanggal 6 – 8 Oktober 2020 nanti. Demonya sendiri bakal dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, dan puncaknya di depan Gedung DPR tanggal 8 Oktober besok.  Selain itu, para buruh juga siap melakukan aksi mogok nasional.

For when there’s a real life “animal farm” and it’s not about Orwell…

Check out Knepp Estate Farm in South of England. 
 
Yep, ini cute banget guys, Jadi kenalin nih, Charlie Burrell, seorang warga kebangsaan Inggris yang mendapatkan warisan berupa area pertanian seluas 3.500 hektar di West Sussex, England. Secara Burrel juga lulusan pertanian, jadi sejak tahun 2001, Charlie dan istrinya Isabella Tree memutuskan untuk merubah fungsi lahan pertanian mereka menjadi hutan lagi. Keputusan itu juga berangkat dari kesadaran Charlie bahwa lahannya itu emang nggak cocok untuk jadi area pertanian. Sejak saat itu, biodiversity di lahan mereka meningkat dan area yang bernama Knepp Estate Farm itu menjadi pusat konservasi yang sering dijadikan obyek penelitian bagi para pakar biodiversity. Adapun salah satu hewan yang kerap muncul di lahan mereka adalah Tamworth pigs yang menjadi “ecosystem engineers” untuk mengembalikan biodiversitas daerah tersebut.
Selain itu, untuk menghasilkan uang, Charlie dan Isabella juga mendapat penghasilan dari pariwisata. Di West Sussex, Knepp Estate Farm kerap menjadi tujuan wisata, karena lokasinya yang dilengkapi dengan pondok gembala, tenda, bahkan rumah pohon. Selain penginapan, mereka juga menyediakan ‘rewilding’ workshops, kursus fotografi, dan juga guided walking tours.
 
Brb we’re applying for The UK visa…

“When we’re abroad or in other situations, we’ve also been subjected to prejudice. We feel that prejudice should not be tolerated; it really has no place,”

Kata member BTS, Jin pas menjelaskan kepada majalah Vanity Fair soal alasan di balik sumbangan sebesar US$ 1 juta yang didonasikan BTS untuk gerakan #blacklivesmatter pada Bulan Juni lalu. Pada kesempatan yang sama, BTS juga menjelaskan bahwa donasinya itu sama sekali nggak didorong oleh motif politik, tapi emang bener-bener bentuk kepedulian mereka terhadap gerakan anti-rasisme aja. “You, I and we all have the right to be respected,” kata twitnya BTS waktu itu.
 
Clap, clap, clap…

Angel’s Stories

1. Minggu ini minggu ketiga aku break dari Instagram & Twitter karena it feels too overwhelming. Aku mulai kesulitan fokus dan ga tenang karena tiap buka medsos adaaa aja yg bikin kesel. Awalnya merasa FOMO banget sama current issues, tapi thanks to CatchMeUp aku bisa keep up! Ternyata enak juga bisa milih kapan mau terpapar informasi, jadi bisa mempersiapkan diri dulu. Karena ngurangin waktu scrolling akhirnya aku bisa nyoba kegiatan lain & mulai journaling. Buat temen-temen yang merasa “capek” tapi ga tau kenapa, I recommend you to have a break for a while. The first week will suck but you’ll feel better afterwards 😀
-Anonymous-
2. Belum lama ini, beberapa kota di Kalimantan Barat kena musibah banjir. Menyayat hati, banjirnya menenggelamkan rumah dan sekolah. Di tengah pandemi lalu ditambah banjir seakan memperkeruh keadaan. Aku kerja di kota yang berbeda.  Pekerjaanku tidak dapat dikatakan pekerjaan yang aman, karena udah beberapa bulan semenjak pandemi durasi kerja dikurangi jadi setengah dengan gaji setengah pula, bahkan sudah beredar isu pengurangan karyawan. Aku termasuk orang yang mikir panjang sebelum mengeluarkan uang untuk hal apapun semenjak pandemi ini, tapi kemarin gak tau kenapa langsung aja hubungi teman komunitas untuk donasi buat korban banjir, “Enggak banyak kak, tapi semoga membantu,”.. Lalu mereka bilang makasih sambil ngejelasin, “Sekecil apapun bantuan itu sangat berarti untuk korban banjir disini.” Dan gak disangka sangka, di hari yang sama kisaran sore sebelum pulang kerja dapat notif kalau bantuan BPJSTK cair :’)) Padahal aku udah gak berharap apa-apa karena teman-teman yang lain bantuannya udah cair dari beberapa bulan lalu. Unexpected, kaya baru aja berbuat baik langsung dapat balasan :’)))
-Vh-

3. Tadi pagi aku liat ada kakek-kakek jualan kemoceng di pinggir jalan. Keliatan banget kakeknya kecapean banget, apalagi udaranya lagi panaaaas banget. Ngeliat itu aku langsung reflek nyari uang buat aku kasih ke kakeknya, tapi pas liat dompet, uangku tinggal sepuluh ribu karena aku belum gajian :’). Aku kemudian mikir, kalo aku kasih, pasti bakal sangat membantu bapaknya, toh aku pun udah balik tinggal sama orang tua, thanks to Covid, jadi buat makan aman lah. Akhirnya uangnya aku kasih ke si bapak dan bapaknya seneeeeeng banget. Aku sendiri ikutan seneng, dan lupa bahwa itu uang terakhirku. Semoga besok aku udah gajian ya!
-Riri-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)

Catch Me Up! Recommendations

It’s autumn in another part of the world…so why don’t you tune in to this playlist. Calming.