Corona Updates 19 Oktober 2020

5

And as always, we start with… Covid 19 updates.

You know the drill. On Mondays we’ll start the updates from…

Home.
  • Per kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 361.867 kasus, 12.511 meninggal, dan 285.324 sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (93.356 kasus), Jawa Timur (48.690 kasus), Jawa Barat (30.043 kasus), Jawa Tengah (28.723 kasus), dan Sulawesi Selatan (17.352 kasus).
  • Jumat kemarin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Bu Retno Marsudi menyebut bahwa lembaga di bawah Badan Kesehatan Dunia WHO udah setuju membantu ketersediaan vaksin Covid-19 untuk Indonesia. Hal ini disampaikan setelah digelarnya pertemuan antara pemerintah Indonesia sama beberapa lembaga pengembangan vaksin lain di Jenewa, Swiss, beberapa waktu lalu.
  • Kemarin, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menyampaikan bahwa pihaknya udah memblokir 1.759 akun hoaks soal Covid-19 di berbagai platform media sosial. Adapun rinciannya adalah 1.300 akun Facebook, 15 akun Instagram, 424 akun Twitter, dan 20 akun YouTube.
  • Mantan narapidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, yaitu Pollycarpus diketahui meninggal dunia pada Sabtu lalu karena Covid-19. Terkait hal ini, Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (Kasum) meminta aparat berwenang untuk menyelidiki penyebab kematiannya.
  • Mulai hari ini, jadwal kereta Commuter Line aka KRL akan kembali ke jadwal normal sebelum pandemi. Artinya, kereta terakhir bakal ada sampe jam 12 malem gengs. Meski begitu, kapasitas kereta bakal dibatasi sebanyak 40% okupansi aja, sebagai bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan.
  • Epidemiolog asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menyebut bahwa Indonesia berpotensi jadi episentrum kasus Covid-19 di Asia. Dicky menyebut bahwa kasus Covid-19 di Indonesia masih jauh dari kata terkendali karena angka kasus Covid-19 masih meningkat. Karenanya, Dicky meminta agar masyarakat dan pemerintah teteup waspada terhadap lonjakan kasus Covid-19.
  • Di Sumatera Barat, Kota Padang, Pariaman dan Sawahlunto jadi wilayah zona merah di provinsi tersebut. Adapun penyumbang kasus positif terbanyak adalah klaster perkantoran dan keluarga.
Meanwhile, globally….
  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 39.735.532 kasus dan 1.110.823 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (8.107.506 kasus), India (7.494.551 kasus), Brazil (5.224.362 kasus), Russia (1.390.824 kasus), dan Argentina (979.119 kasus).
  • Dalam twitnya kemarin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa AS memiliki kasus Covid-19 paling banyak dibanding negara-negara lain. Menurut Trump, hal itu bisa terjadi karena AS melakukan banyak testing.
  • Kemarin, Swiss baru aja mengeluarkan aturan yang mewajibkan penggunaan masker secara nasional. Kewajiban ini berlaku untuk kegiatan di berbagai tempat indoor kayak transportasi publik, kantor, bank, museum, perpustakaan, fasilitas olah raga, hingga restoran. Kebijakan ini muncul seiring dengan makin tingginya angka penularan Covid-19 di Swiss.
  • Seiring dengan angka kematian Covid-19 yang udah mencapai 300ribu jiwa di Iran, pemerintah setempat kemudian memperketat kebijakan social distancing-nya. Selain mewajibkan pemakaian masker di berbagai tempat, pemerintah juga memberlakukan larangan bepergian ke lima kota besar di Iran yakni Tehran, Karaj, Mashhad, Isfahan dan Urmia.
  • Israel baru aja melonggarkan aturan pembatasan sosialnya mulai Sabtu kemarin, seiring dengan terus berkurangnya angka penularan Covid-19 di wilayah tersebut. Minggu lalu, positivity rate di Israel menurun ke angka 4,2%, setelah beberapa minggu lalu ada di angka lebih dari 10%.
  • Minggu lalu, beberapa orang yang tinggal Casa Santa Marta, Vatikan, yang merupakan bangunan tempat Paus Fransiskus tinggal didiagnosis positif Covid-19. Hal ini memunculkan kekhawatiran masyarakat atas kesehatan Sang Paus yang udah berumur 83 tahun.
  • Seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di dua pusat ekonomi Asia, yaitu Singapura dan Hong Kong, kedua negara kemudian berencana untuk memberlakukan kebijakan “travel bubble” untuk warganya. Jadi nanti, warga kedua negara yang mengunjungi negara satunya nggak akan diharuskan untuk karantina maupun menghadapi pengawasan yang ketat.
  • Mulai Sabtu kemarin, Kota Paris, Prancis mulai memberlakukan jam malam selama sebulan ke depan dengan ketat sebagai upaya mengontrol penyebaran Covid-19. Kebijakan ini diambil setelah ditemukan kenaikan kasus sebanyak 44% di berbagai kota besar di Eropa dalam seminggu terakhir.