Survei Warga Indonesia Optimis Pemerintah Bakal Temukan Vaksin Corona

18

Who has high hopes for the Merah Putih Vaksin?

Us, Indonesians…
 
Huh? How do you know?
Well, dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia). Jadi pada survei yang dilakukan pada 1.200 orang responden di 34 provinsi di Indonesia ini, ditemukan bahwa 70,1% di antaranya optimis terhadap vaksin lokal tersebut.
 
Hmm… interesting. What else did they find out?
Selain itu, ditemukan juga bahwa masyarakat lebih memprioritaskan penyelesaian pandemi corona dulu dari segi kesehatan, dibanding dari segi ekonomi. Hasil survei ini menyebutkan bahwa sebanyak 63,4% responden lebih memilih kesehatan daripada ekonomi.
OK. Tell me more about the survey now.
Jadi surveinya dilakukan sejak 18 Agustus – 6 Semptember 2020 kemarin, yang dilakukan dalam bentuk wawancara tatap muka, namun sesuai dengan protokol kesehatan. Jadi dalam setiap kesempatan wawancara, responden didatengin di rumah mereka masing-masing dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak 1,5 meter, menggunakan hand sanitizer, dan tanpa kontak fisik.
Go on…
Nah, balik lagi ke soal hasil surveinya, Direktur Eksekutif KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo menjelaskan bahwa telah terjadi peningkatan persepsi terhadap pentingnya kesehatan sebanyak 11% dalam rentang waktu Juni hingga September. Terus sisi pendapatan, diketahui bahwa 27,2% responden mengakui bahwa penghasilannya memburuk dibanding sebelum ‘new normal’, dan 47,1% lainnya menyebut bahwa penghasilannya nggak berubah.
Hmmm okay… terus? 
Nah, KedaiKOPI juga mensurvei terkait kepercayaan masyarakat atas proses pengembangan Vaksin Merah Putih yang tengah dilakukan pemerintah. Hasilnya, 65,2% masyarakat percaya bahwa pemerintah bakal berhasil menemukan vaksin corona. Lalu, 70,1% responden menyatakan optimismenya terhadap vaksin lokal tersebut, dan 57% responden menyatakan mau menggunakan vaksin tersebut.
Do we realllly have the vaccine though?
Yep. Jadi emang saat ini, Vaksin Merah Putih masih dalam proses pengembangan. Menurut Menteri BUMN Pak Erick Thohir, kalo bisa mulai uji klinis tahun depan, yhaaa Insya Allah tahun 2022 vaksin tersebut udah bisa diproduksi massal.