Prediksi Resesi Ekonomi OECD Di Beberapa Negara

12

When you realize that 2020 isn’t all that bad…

At least the OECD Countries thought so.

What’s not that bad? 
The Global recession aka resesi global. jadi kemarin, OECD (Organization for Economic Co-operation and Development) aka negara-negara yang ekonominya besar (think about.…The US, The UK, Canada, Switzerland, Japan, dll….) baru aja mengeluarkan pernyataan bahwa, well, resesi tahun ini ternyata nggak separah yang diprediksi…
 
Remind me again what resesi is.
Jadi, resesi itu maksudnya penurunan pertumbuhan ekonomi selama dua kuartal berturut-turut. Jadi OECD bilang bahwa awalnya, pada bulan Juni kemarin mereka memprediksi bahwa ekonomi global bakal turun hingga 6 persen di tahun 2020, dan bakal kembali tumbuh di 5,2 persen di tahun depan.  Namun ternyata, so far, penurunannya masih di 4,5 persen tahun ini, dan bakal kembali tumbuh sekitar 5 persen di tahun 2021.
 
Finally, a good news. 
Belum guys. Meski melesat dari prediksi awal yang lebih buruk, namun OECD bilang bahwa secara masih pandemi, prospek ekonomi ke depan masih enggak pasti. Hal ini karena Covid-19 bener-bener membawa dampak yang besar ke ekonomi masyarakat.
 
Go on…
Selain itu, disebutkan juga bahwa pemulihan ekonomi di tahun depan nggak akan cepet. OECD memprediksi, pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 diperkirakan sekitar 5%, turun sedikit dari ramalan sebelumnya di 5,2%.
 
Tapi teteup tumbuh ekonominya?
Yep, menurut OECD, setelah banyak aktivitas yang terhenti karena kebijakan pembatasan sosial di banyak negara, kini mulai nampak tanda-tanda terjadinya pertumbuhan ekonomi kembali, khususnya di negara-negara maju.
I see…
Nah, tapi untuk negara-negara yang nggak punya kebijakan ekonomi untuk merespon pandemi ini, maka diprediksi bahwa penurunan pertumbuhan ekonomi nya bakal semakin parah.
 
Well, is there any country that performs better?
Yep, jadi kalo diliat dari performance individualnya sih, China merupakan satu-satunya negara yang diprediksi bakal mengalami pertumbuhan ekonomi di tahun 2020, yaitu sekitar 1,8 persen.
Hah China aja?
Yap.  Selebihnya bakal turun.  Diprediksi bahwa ekonomi Amerika Serikat bakal turun sebanyak 3,8 persen. Di Eropa, Jerman termasuk yang performanya paling OK, di mana ekonomi mereka turun 5,4 persen. Selanjutnya Perancis turun sampai 9,5 persen, Italia 10,5 persen, dan Inggris 10,1 persen.  Selain itu di Asia, ekonomi India diprediksi juga bakal turun sekitar 10,2 persen.
Olrite. Anything else? 
Just fyi, bahwa semua data tadi adalah prediksi dari OECD, so it might be correct or incorrect. Selain itu, prediksi ini juga bakal tergantung banget sama beberapa faktor, kayak seberapa parah Covid-19 ini tersebar, apa aja pembatasan yang ditetapkan, perkembangan vaksin dan dampak dari kebijakan fiskal dan keuangan yang diambil oleh masing-masing negara.