‘FinCen Files’ Temuan Transaksi Kejahatan Keuangan, Pemerintah Jepang Berikan Tunjangan Untuk Pasangan Yang Baru Menikah, Kemendikbud Berikan Kuota Internet Untuk Pelajar, Artis Korea Yang Sering Trending Di Beberapa Negara.

37

For when you need some shocking news to spice up your mid-week…

Meet: FinCEN files.
Hah apa tuh?
Jadi FinCEN ini adalah lembaga penegakan hukum keuangan di Departemen Keuangan Amerika Serikat yang yang bertugas untuk menangani kejahatan-kejahatan keuangan baik dalam negeri atau di luar negeri. Yha, kayak yang kamu tau, jenis-jenis kejahatan keuangan ini di antaranya adalah money laundering, modalin kelompok teroris, sampe berbagai kegiatan untuk menghindari pajak.
 
And I am gonna be shocked because…
Adanya laporan terbaru yang merupakan hasil investigasi dari konsorsium jurnalis investigasi internasional, aka ICIJ atas laporan transaksi keuangan yang diduga merupakan duit haram. Jumlahnya nggak main-main guys, mencapai US$2 triliun. Disebutkan ICIJ, bank-bank yang jadi “lalu lintas” atas duit haram ini membiarkan terjadinya perputaran uang tersebut ke seluruh dunia.
Whoa…tell me more!
Ok. Jadi, ICIJ ini melakukan penyelidikan atas laporan aktivitas keuangan mencurigakan di seluruh dunia yang dilaporin sama berbagai bank ke FinCEN tadi. Bank-bank ini lapor karena mereka emang mencurigai transaksi kliennya, tapi mereka nggak punya bukti bahwa transaksi tersebut emang bermasalah. Nah, ICIJ kemudian went through these documents dan melaporkan hasilnya ke publik.
 
Well, what did they find out?
Just…dirty money, seriously. Misalnya kayak adanya transferan dari duit hasil keuntungan perang narkoba, duit hasil korupsi, hasil penggelapan dana dari negara berkembang, pokoknya macem-macem deh…
Be specific.
Baik. Jadi beberapa contoh dari laporan itu adalah:
  • Bank HSBC yang membolehkan pencucian uang dari skema curang sebesar jutaan dolar, meskipun investigator dari pemerintah US udah bilang bahwa uang itu didapat dari skema curang.

  • JP Morgan membolehkan suatu perusahaan untuk mentransfer dana sebesar US$1 triliun lewat sebuah akun bank misterius di London. Later on baru ketauan bahwa akun bank itu punyanya salah satu orang yang masuk ke top 10 orang paling dicari di FBI.

  • Bank Barclays di London yang membuktikan bahwa ada upaya transaksi keuangan dari orang deketnya Presiden Rusia, Vladimir Putin yang bertujuan supaya dirinya bisa menghindari pajak di negara-negara Barat. Duitnya kemudian dipake beli barang-barang seni.

  • Deutsche Bank mentransfer duit hasil money laundry yang berasal dari kejahatan yang terorganisasi, kegiatan teroris, dan penyelundupan obat-obatan.
Stop… you’re giving me headache this early in the morning.
Well then, let’s stop here. FYI though, investigasi ini dikumpulkan dari laporan yang masuk sejak 1999 sampe 2017 lalu. Terkait laporan ini, Fergus Shiel dari ICIJ menyebut bahwa tujuan dari dibocorkannya hasil investigasi ini adalah untuk ngasih gambaran sama kita soal gimana bank-bank besar tahu bahwa ada banyak dirty money yang beredar di seluruh dunia. Secara, dana yang dilaporkan mencapai US$ 2 triliun, dan ini cuma dari yang dilaporin ke FinCEN aja.
 
Well, I believe the banks have a say…
Yep, jadi salah satu bank yang paling banyak disorot adalah bank terbesar di Jerman, Deutsche Bank, secara laporan soal transaksi mencurigakan mereka mencapai 62% dari total seluruh kegiatan yang dilaporkan. Terkait hal ini, pihak Deutsche Bank menyatakan bahwa mereka udah memaksimalkan sumber daya untuk memperkuat kontrol dalam upaya memenuhi kewajiban layanan keuangan yang mereka tawarkan.
 
Final question though, are we involved?
YES. Hehehe. Dalam FinCEN files, disebutkan bahwa ada 19 bank yang beroperasi di Indonesia, baik bank BUMN maupun bank asing yang diduga turut melakukan transaksi mencurigakan. Adapun dana mencurigakan baik yang keluar maupun masuk ke Indonesia adalah senilai 504,65 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,46 triliun. Mau tau bank-banknya apa aja? Cek di sini. HEHEHE

For when getting married makes you anxious about $$$…

Japanese millenials can’t relate. Karena, nggak kayak kamu yang abis nikah justru (may or may not) mikirin cicilan, di Jepang, pasangan yang baru nikah justru dikasih uang.
 
Hah? Uang like, uang?
Yep, money. Jadi dalam keterangan dari pemerintah Jepang weekend kemarin, diumumkan bahwa mulai April tahun depan, tiap pasangan yang baru nikah di Jepang akan mendapatkan dana tunjangan pengantin baru sebesar ¥600,000 atau Rp. 85 juta untuk kebutuhan sewa rumah atau biaya hidup lainnya.
 
Hah kok bisa sih mereka ada program begitu?
Iya, thanks to the low birthrate in Japan. Jadi seiring dengan makin rendahnya angka kelahiran di Jepang, pemerintahnya berusaha mendorong warganya buat menikah dan punya anak. Jadi ya harapannya, semakin banyak yang nikah, angka kelahiran di Jepang bakal naik.
 
Whoaaa seriously can’t relate…
Emang. Tapi untuk bisa dapet insentif ini ada beberapa syarat gengs, di antaranya adalah usia si pengantin baru harus di bawah 40 tahun pas nikah, dan pendapatan gabungan dari kedua pasangan adalah kurang dari 5,4 juta yen, atau Rp 768 juta per tahun. Meski begitu, ternyata program ini nggak berlaku di seluruh kota yang ada di Jepang.
Hah kenapa?
Karenaaaa untuk mengadopsi aturan soal insentif ini, daerah/kota harus patungan bayarin setengah dari dananya, setengahnya lagi baru dibayarin sama pemerintah pusat. Karena itulah, sejak dimulai pada Bulan Juli lalu, program ini baru diterapkan di 281 kota atau sekitar 15% dari semua kota besar, kota kecil dan desa di Jepang.
 
Yha terus gimana?
Still, something we can’t relate: the government has the solution. Mulai fiscal year tahun depan, pemerintah pusat jadinya bakal nanggung 2/3 dari pembiayaan ini. Sisanya baru sama pemerintah daerah.
But like, how bad is the birthrate situation there?
Pretty bad. Jadi biasanya, anak-anak muda di Jepang memilih untuk hidup sendiri dulu dan menikah di usia tua, dan salah satu alasan untuk keputusan ini adalah: $$$. Jadi berdasarkan survei dari the National Institute of Population and Social Security Research tahun 2015 lalu, diketahui ada 29,1 persen laki-laki dan 17,8 persen perempuan dengan usia 25-34 tahun yang menyebut bahwa mereka kekurangan budget untuk nikah, jadi hidup sendiri aja dolo.
Ok. anything else? 
Angka kelahiran di Jepang emang termasuk yang paling rendah di dunia, karena angka kelahirannya dari tahun ke tahun yang terus menurun. FYI, tahun lalu aja, di Jepang hanya ada 860.000 bayi yang baru dilahirkan.

Who’s giving away free internet quota?

Kemendikbud aka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
I know that. Anything new?
Well, jadi mulai kemarin, Kemendikbud udah mulai kuota internet gratis untuk pelajar guru, mahasiswa dan dosen. Jadi untuk kuota ini ada dua jenis, yaitu kuota umum dan kuota belajar.
Wah…apa bedanya? 
Bedanya, kalau kuota belajar itu khusus untuk situs dan aplikasi yang tercantum di website kuota-belajar.kemdikbud.go.id.  Terus yang kuota umum itu maksudnya kuota untuk kegiatan internet secara umum. FYI, untuk kegiatan belajar berbasis video conference kayak Zoom, Google Meet, dll juga di-cover kok guys. Yuk, cek daftar aplikasi dan situs belajar yang bisa di akses pake kuota belajar, di sini.
Bentar. Jadi kita bisa dapet berapa banyak quota gratis?
Well, here’s the breakdown: 
  • Untuk siswa PAUD (Pendidikan anak usia dini):  5GB Kuota Umum dan 15GB kuota belajar.
  • Untuk siswa SD – SMA:  5GB Kuota Umum dan 30GB Kuota Belajar.
  • Untuk guru:  5GB Kuota Umum dan 37GB Kuota Belajar.
  • Untuk mahasiswa dan dosen:  5GB Kuota Umum dan 45GB Kuota Belajar.

I see, go on…

Dijelaskan juga bahwa kuota gratis ini bakal dikirim secara dua tahap per bulan.  Kuota bulan pertama dan kedua bakal berlaku selama 30 hari. Terus, bulan ketiga dan seterusnya bakal berlaku untuk 75 hari sejak kuota diterima.
 
Got it. Anything else?
Jadi penyaluran kuota gratis ini bakal dimulai di bulan September ini, di mana untuk tahap pertama rencananya akan dikirim oleh operator sejak minggu ini, khususnya tanggal 22 – 24 September.  Selanjutnya untuk tahap kedua, pulsa bakal dikirim pada tanggal 28 – 30 September. FYI guys, bantuan ini hanya diberikan untuk satu nomor HP si siswa atau gurunya ya.
Kamu termasuk siswa, mahasiswa, guru atau dosen dan mau dapet kuota gratis ini juga? Masih bisa daftar kok, cek caranya di sini ya!

For when you’ve been talking about BTS for waaay too often…

Same, and you’re not alone.
Karena Twitter baru aja ngerilis data tentang percakapan K-pop di platformnya, dan hasilnya, terhitung bahwa seenggaknya ada 6,1 miliar cuitan tentang K-pop selama satu tahun kemarin, dari tanggal 1 Juli 2019 – 30 Juni 2020. Whoaaaaa!
Nah, dari data yang dirilis pada Selasa lalu itu, diketahui bahwa negara yang paling banyak ngetwit soal K-pop adalah Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, terus Indonesia ada di posisi ke-empat. Abis itu baru deh dari urutan 5 sampe 20 ada Filipina, Brasil, Malaysia, Meksiko, Argentina, India, Vietnam, Singapura, Peru, Chile, Inggris, Prancis, Kanada, Turki, dan Taiwan.
Nah, kepo nggak siapa artis K-Pop yang paling sering di-cuitin para netizen, 100 points if you answered BTS *wink Suga wink*. Nah menariknya, cuitan paling banyak soal BTS ini nggak cuma ditemukan spesifik di satu negara, tapi hampir di seluruh negara top 20 tadi. Adapun Got7 jadi yang paling banyak dicuitin di Thailand, dan kalo di Indonesia, yang paling banyak di-twit adalah EXO, TXT, NCT 127 dan Stray Kids. Di Korea Selatan sendiri, bintag K-Pop yang paling banyak dibahas adalah BTS, EXO, TXT, BLACKPINK, dan SEVENTEEN. Jadi, secara total, ada 10 idol Korea yang paling banyak dicuit oleh netizen.
 
Sone, nangis bareng yuk T.T

“Politik kita penuh gimmick dan trick,”

 
Gitu kata Guru Besar dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra dalam acara virtual yang digelar di akun YouTube Pukad UGM kemarin, terkait masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia setelah diberlakukannya revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi. Kata Prof Azyumardi, dirinya agak pesimis bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia bakal bisa berjalan dengan baik seiring dengan berlakunya RUU tersebut.
 
For when there’s just too much drama and gimmick in your life…

Angel’s Stories

1.Aku merasa bersyukur banget, sudah hampir dua minggu aku tinggal di salah satu pulau di provinsi NTT karena ada urusan dan hal lainnya. Nah aku tinggal dengan kakak-kakak guru yang bertugas di pulau ini, mereka sangat familiar dan full of kindness dari pertama aku datang. Mereka menerima aku seperti sodara mereka sendiri. Di setiap weekend aku selalu diajak ketempat-tempat wisata yang ada di pulau ini. Merasa jadi punya saudara walaupun kita berbeda-beda suku tapi saling menghargai dan menyayangi satu dengan yang lainnya. Ternyata sebahagia itu bisa bertemu orang-orang baik yang ada dunia ini.
-Ivana-Sabu Raijua-
2. Happy mowning CatchMeUp readers! Jadi, minggu lalu pas pulang kantor bareng temen, kami lewatin jalan tikus gang sempit di antara pemukiman penduduk gitu buat sampe ke stasiun biar lebih cepet sampe. Di tengah perjalanan gang gitu, di depan kami ada kerumunan bocah-bocah, pas kami ngelewat ada salah satu anak yang bilang, “Hati-hati ya kak, ada orang gila.” Nah loh, aku sama temenku langsung liat agak jauh ke depan, bener aja ada orang gila kayak lagi ngobrol sama sebagian anak-anak kecil lain. Aku sama temenku panik deg-degan karena tingkahnya gak bisa kita duga. Tapi, kita tetep jalan terus aja sok kalem nyantai. Eh pas banget aku yang jalan duluan mau ngelewatin orang gila tadi, tiba-tiba anak kecil yang di belakang bersuara, “Jangan diganggu ya, kakak ini temen aku.” Rasanya mo nangis aja pas denger begitu saking terharunya, huhu. Aku cuma sempet teriakin, “Makasih, Adek!” pas udah berhasil lewat. You are truly a little angel to us, Dek! Terima kasih, ya 💙
-Ale, longing from home-
3. Mulai pekan lalu kami menjalani karantina mandiri karena orang tua kami yang terinfeksi that damn virus. Rasanya kaget, bingung, sedih, takut gatau musti ngapain. Tapi Alhamdulillah banyak orang baik yang terus kasih dukungan dalam berbagai bentuk dan berhenti bahkan sampe hari ini. I am so thankful for your support Titiw, Uli, Uni Iky, dr. Rindra, Bu Elly, buibu RT 2 and all the people I can’t mention one by one. Thank you for never letting me down.. LOVE.
-B.A.P-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)

Catch Me Up! Recommendations

Some of us still got some bad ‘ol habit: biting nails. If you are experiencing this, this is how to stop