Corona Updates 14 September 2020, FAO Terbitkan Laporan Kenaikan Harga Pangan, Penurunan Populasi Satwa Liar Akibat Ulah Manusia, A Happy Place Kebun Bunga Matahari

20

And here we go: Your Covid-19 weekly briefing.

Another week, another Covid-19 recap. So here’s your briefing, and as always, we’re gonna start from…

Home.

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di Indonesia udah mencapai 218.382 kasus, 8.723 meninggal, dan 155.010 sembuh.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (52.840 kasus), Jawa Timur (37.839 kasus), Jawa Tengah (17.460 kasus), Jawa Barat (14.231 kasus) Sulawesi Selatan (13.235 kasus).
  • Kemarin, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pak Doni Monardo bilang bahwa semua orang bisa kena virus Covid-19, meskipun nggak pernah ke luar rumah. Pak Doni bilang, hal ini berdasarkan pada data pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran, di mana 7 persen dari 944 pasien merupakan orang yang nggak pernah ke luar rumah. Beliau menyebut, orang-orang ini jadi kena Covid-19 karena ada anggota keluarganya yang sering keluar-masuk rumah.
  • Hari ini, DKI Jakarta fix menjalani PSBB total. Menurut Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan, keputusan ini diambil karena angka kasus covid-19 di DKI Jakarta makin mengkhawatirkan, di mana tambahan kasus harian dalam beberapa hari terakhir mencapai 1.000 kasus.
  • Sejauh ini, tercatat udah ada 115 dokter di Indonesia yang meninggal akibat tertular Covid-19. Menurut keterangan dari Ikatan Dokter Indonesia ( IDI), angka kematian dokter di Indonesia saat ini tercatat yang tertinggi di Asia. RIP
  • Untuk mengantisipasi penambahan angka pasien Covid-19, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi lagi menyiapkan Stadion Patriot Candrabhaga untuk merawat pasien yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). FYI, saat ini rumah sakit rujukan yang ada di Kota Bekasi kapasitasnya udah terisi 90 persen oleh pasien Covid-19.
  • Dalam seminar yang digelar di salah satu kampus di Medan, Sumatera Utara weekend kemarin, Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut bahwa kesadaran warga Sumut untuk pake masker masih rendah. Beliau juga menyatakan bahwa Sumut merupakan provinsi dengan jumlah penambahan kasus yang tinggi.
  • Secara lagi menjelang musim kampanye pemilu, Gubernur Maluku Murad Ismail bilang bahwa dirinya bakal menurunkan baliho pasangan calon yang nggak pake masker. Menurutnya, kebijakan ini berlaku untuk ngasih contoh ke warga biar pada nurut pake masker.
  • Wali Kota Jambi Syarif Fasha tadi malam mengumumkan lewat IGTV bahwa dirinya positif terinfeksi Covid-19. Saat ini, beliau lagi diisolasi di salah satu rumah sakit di DKI Jakarta.
  • Seiring dengan meningkatnya angka penderita Covid-19 di Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah bilang bahwa pihaknya bakal mengkaji ulang beragam kelonggaran dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

 And, globally…

  • Per kemarin, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 28.787.808 kasus dan 920.795 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (6.486.401 kasus), India (4.754.356 kasus), Brazil (4.315.687 kasus), Russia (1.059.028 kasus), dan Peru (716.670 kasus).
  • Kemarin, Perancis baru aja memecahkan rekor penambahan kasus hariannya terbanyak dalam satu hari, yaitu 10.000 kasus baru.
  • While the rest of the world is still gripping with the pandemic, kondisi di tempat awal virus ini ditemukan, yakni di Wuhan, China, udah berangsur normal. Jumat minggu lalu, jumlah penerbangan domestik di Bandara Internasional Wuhan udah kembali ke jumlah sebelum Covid-19, yakni 500 penerbangan per hari.
  • Minggu lalu, untuk pertama kalinya ditemukan ada tiga kasus Covid-19 di kamp pengungsi Suriah yang ada di Jordania. Seiring dengan penemuan ini, organisasi PBB yang mengatur soal pengungsi, UNHCR menyebut bahwa pihaknya bakal meningkatkan upaya untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 di kamp tersebut, secara ada sekitar 120 ribu orang pengungsi tinggal di sana.
  • Setelah sempat dihentikan kemarin, upaya pengembangan vaksin yang dilakukan sama universitas Oxford, kerja sama dengan perusahaan farmasi AstraZeneca bakal kembali dilanjutkan. FYI, tadinya, upaya ini sempat dihentikan karena ditemukan “unexplained illness” dalam volunteers yang menerima uji coba atas calon vaksin tersebut. Meski begitu, belum tau nih, kapan proses pengembangannya bakal dimulai kembali.
  • Hari Sabtu kemarin, ada seenggaknya 14 orang yang ditangkap sama  polisi di Melbourne, Australia, gara-gara mereka demo nggak mau nurut sama protokol lockdown-nya pemerintah. FYI, saat ini Melbourne lagi memberlakukan level 4 pembatasan sosial karena kasus Covid-19 di sana yang terus bertambah.
  • Seiring dengan makin parahnya kebakaran lahan yang terjadi di California, Amerika Serikat, otoritas medis di sana mengingatkan warga bahwa kondisi ini bisa bikin resiko terjangkitnya virus Covid-19 meningkat. Hal ini karena polusi asap bisa memperparah gejala Covid-19, ditambah dengan makin sulitnya warga untuk mempraktekkan social distancing.

For when you’ve started to spend a liiiiitttle too much on your grocery run…

It’s not you, really.
 
What? You’re breaking up with me?
Lol nope. Tapi emang bukan gara-gara kamu sih guys, kalo emang beberapa bulan terakhir ini, kamu ngerasa boros banget pas belanja kebutuhan pangan bulanan.
 
Tapi….
Yha tapi emang karena harga pangannya aja yang naik. Jadi minggu lalu, Food Agriculture Organization (FAO) baru aja menerbitkan laporan yang menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, harga bahan pangan terus menanjak. Adapun puncak dari kenaikan ini terjadi di bulan Agustus lalu.
Hah karena apa?
Covid-19 donk, apa lagi. Jadi masih menurut FAO, kenaikan harga pangan ini terjadi karena ada gangguan dalam proses produksi hingga supply chain pangan, di mana kebijakan social distancing tentunya mempengaruhi proses tersebut. Selain itu, meski secara global harga pangan masih stabil, namun fenomena ini tetep bikin banyak pihak khawatir akan mengancam “food security”.
Tell me more about the rising prices… 
Jadi melalui laporan FAO Food Price Index (FFPI), fenomena kenaikan harga pangan ini udah terjadi selama enam bulan berturut-turut.  FYI, FFPI ini adalah ukuran perubahan harga komoditas pangan secara global yang dilaporin setiap bulannya dengan mengukur dari lima komoditas, yakni sereal, minyak sayur, susu, daging, dan gula.  Nah, bulan Agustus kemarin, harga yang naik paling tinggi itu adalah harga gula, minyak sayur, dan sereal.
Oh no…
Yha gitu guys. Terus specifically in China, perubahan cuaca yang jadi super panas namun kemudian hujan deras hingga banjir besar juga ikut mempengaruhi harga sayuran di sana. Menurut laporan lembaga statistik China, disebutkan bahwa harga sayur naik 6,4% dari bulan Juli, dan harga telur juga naik 11,3%.
 
I want to know what the experts say about this…
Menurut para ahli, saat ini kondisi pertanian lagi ‘kacau’ gara-gara covid 19 bikin proses supply demand jadi ‘kebalik’. Hal ini kemudian diperparah dengan pergerakkan makanan dan logistik lainnya yang terhambat karena harus mengikuti protokol kesehatan secara lebih tertib dan ketat.
 
Alrite. Anything else?
Well just FYI, hasil riset yang dilakukan oleh lembaga agribisnis Olam menemukan bahwa lebih dari 2.400 petani berskala kecil yang menanam cokelat, kopi, kapas, dan komoditas lain di Afrika dan Indonesia tengah mengalami kekurangan pangan dan nutrisi. Hal ini disebabkan oleh adanya pembatasan sosial, kenaikan harga bahan pokok, dan kurangnya persediaan dalam negeri.

For when you think, “Humans, what have you done?”

Humans as….us?
Yep.
 
Well, what’s up?
Not a good news. World Wildlife Fund (WWF) baru aja ngeluarin laporan yang menyebut bahwa populasi satwa liar turun drastis hingga mencapai 68 persen sejak tahun 1970. Penyebabnya? Manusia.
Shizzzz really?
Yep. Jadi dalam laporan berjudul The Living Planet Report 2020 yang dirilis minggu lalu, WWF menyebutkan bahwa ditemukan penurunan populasi yang rata-rata mencapai 68 persen dari sekitar 4,392 jenis hewan yang diteliti. Adapun hewan-hewan ini terdiri dari jenis mamalia, burung, ikan, reptil dan amphibi, dan diitung sejak tahun 1970 sampe 2016. Laporan tersebut juga menyebutkan kejadian kayak gini belum pernah terjadi sebelumnya.
 
Tell me more.
Nah masih menurut reportnya WWF, kawasan yang mengalami angka penurunan populasi di alam liar yang paling parah adalah Amerika Latin dan Kepulauan Karibia, di mana populasinya menurun sampai 94%. selanjutnya ada Afrika yang menurun sampai 65%, lalu Asia Pasifik (which is us) yang turun 45%, Amerika Utara 33% dan Eropa serta Asia Tengah dengan penurunan hingga 24%.
But like, why?
Seriously, humans. Us. Jadi menurut reportnya WWF ini, diketahui bahwa manusia udah mengubah sekitar 75% permukaan tanah/lahan di planet bumi kita. Perubahan ini menyebabkan terjadinya “kehancuran ekosistem” yang mengancam sekitar 1 juta – 500 ribu spesies hewan dan tumbuhan, plus 500.000 serangga.
 
I am still reading…
Iya, jadi seiring populasi manusia di dunia ini terus bertambah, tentunya kebutuhan manusia akan sandang, pangan, papan, dll juga terus meningkat. Semua kebutuhan ini kemudian berdampak pada perubahan fungsi lahan, misalnya kayak lahan yang tadinya hutan diubah jadi area perkebunan atau peternakan untuk men-supply makanan kita.  Nah, hutan yang tadinya adalah ‘rumah’ bagi hewan-hewan liar ini jadi hilang, which means, also, the decline of wildlife populations…
 
I see…
Selanjutnya disebutkan juga bahwa spesies yang paling cepat penurunan jumlah populasinya adalah freshwater biodiversity alias keanekaragaman hayati di air tawar.  Masih berdasarkan data WWF, penurunan populasi ini mencapai 85% secara global.  Hal ini dipengaruhi oleh pembangunan waduk-waduk di sungai, yang dibuat demi listrik dan air yang digunakan untuk produksi makanan.
Anything else?
One more thing, menurut CEO WWF, Carter Roberts, perusakan habitat (aka rumah) hewan liar ini bisa jadi meningkatkan resiko terjadinya ‘zoonotic diseases’ kayak covid-19.  Zoonotic diseases ini maksudnya adalah penyakit hewan yang mana manusia juga bisa ketularan. Jadi kalo kita terus ‘merusak’ habitat hewan liar, kemungkinannya this whole covid-19 thing is just the beginning. Gitu kata Pak Carter gengs.

For when you need some sunshine to start your week…
Or maybe, you can check out these sunflowers…
Yep, in this tough year, who doesn’t need a little sunshine (or sunflowers) in their life? Nah, karena itulah, seorang pemilik kebun di Wisconsin, Amerika Serikat kemudian mengganti kebunnya yang biasanya ditanami sama strawberry, raspberry dan labu jadi taman bunga matahari. Nggak nanggung-nanggung, jumlah bunga matahari yang ditanamnya mencapai lebih dari 2 juta tangkai!
Terkait kebunnya ini, sang pemilik yang namanya Scott Thompson menjelaskan bahwa awalnya, kebunnya itu ditanami buah-buahan di mana para pengunjung bisa masuk dan memetik sendiri buah-buahan tersebut. Namun seiring dengan munculnya Covid-19, dia jadi kepikiran untuk mengganti tanaman dengan bunga matahari biar para pengunjung yang dateng untuk piknik sambil tetap social distancing bisa menikmati suasana baru. Atas idenya ini, Thompson bilang bahwa banyak pengunjung yang memuji kebunnya dan menyebut sunflower fields miliknya itu sebagai a happy place.

“Memang susah sih ini orang, enggak bisa kerja, maunya ribut aja…”

Gitu isi twitnya Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman kemarin yang diiringi dengan ngupload foto karakter di kartun Doraemon, Giant,  melalui akun twitternya @fadjroel. Gajelas twit ini dimaksudkan ke siapa, namun yang pasti, twit ini mengundang banyak komentar dari netizen.
 
When you’re sick of your coworker and forget that your Twitter is not in a private mode…

Angel’s Stories

1. Hari ini aku kedapetan dua angels yg baiiik banget. Aku tinggal di kota yang mengharuskan semua warganya buang sampah di tempat pembuangan sampah secara mandiri because di kota aku gak ada semacam dump trucks. Daaan tempat pembuangan sampah terdekat jaraknya 1,5 km dari kosan aku. Karena aku gak ada kendaraan, jadilah aku gotong sampah dengan jalan kaki. Waktu aku jalan ada mbak-mbak gak aku kenal nawarin anter aku ke tempat pembuangan sampahnya dong, padahal mbaknya mau ke arah yg berbeda. Aku bersyukur banget ada orang sebaik itu. Bener-bener kebantu banget. Nah, habis buang sampah aku pesen ojol ke tempat servis komputer (di kota aku gak ada public transport btw). Sampai di tujuan, ternyata tempat servisnya tutup. Abang ojolnya nawarin aku cari tempat servis sekitaran situ, dan nihil, gak ada tempat servis komputer buka. Abang ojolnya nawarin aku balik pulang gratis padahal kalo dianter balik biayanya mencapai 30k. I feel really grateful karena masih ada angels di sekitar kita yang ikhlas membantu sesama. Semoga mbaknya dan mas ojolnya sehat selalu yaa. 😄
-Izazaya di borneo island-
2. So today… ART-ku sudah tiga hari gak masuk. Mungkin terdengar sepele tapi itu artinya nightmare buatku, karena kondisiku sekarang sedang hamil muda dan sedang mual mualnya. Jadi aku harus melakukan semuanya sendiri. Siapin sarapan, cuci baju, jemur baju, cuci piring, buang sampah, nyapu, ngepel, mandiin anakku, masak, beres-beres rumah, nanggepin semua pertanyaan anakku yang sedang bawel bawelnya, sampai beresin kandang hamster yang diacak-acak anakku.. awalnya aku agak kesal karena aku sudah gaji ART tapi kok ujung-ujungnya aku ngerjain semuanya sendiri? Mana dia tiba tiba ga masuk, ga izin, ga ada kabar, dan aku ga tau kapan dia bisa masuk lagi. Tapi lama-lama, aku coba berdamai dengan keadaan, mensyukuri apa yang aku punya dan apa yang aku bisa lakukan, berdo’a memohon diberi kekuatan, ikhlas mengerjakan semua ini siapa tahu jadi pahala… Karena ga ada gunanya juga aku memendam kesal dalam hati. Aku lampiaskan dengan tidur sebentar supaya rileks dan sedekah sedikit karena hari ini hari Jumat. Malamnya, ketika suamiku pulang.. tiba tiba dia kasih bunga mawar merah. IYAAA BUNGA!!!! Kenapa aku heran, karena suamiku bukan tipe orang yang so sweet beli bunga atau cokelat dan semacamnya. Tipe yang cuek dan gengsi untuk romantis romantisan hahaha. Makanya ketika dia kasih buka, I was like..”Hah? Bunga dari mana?” “Beli.””Dalam rangka apa?””Nggapapa, mau ngasih aja.”Hihihi aku langsung senyum lebaaaaaar banget, capekku seharian terbayar. Walaupun ngasihnya juga gak so sweet, cuma ngasih biasa kaya ngasih makanan hahaha. Ternyata mencoba ikhlas ga ada salahnya.. bisa langsung terbalas hari itu juga ❤-Ayu, Bogor-
 
3. Hi CMU! aku mau cerita jadi waktu itu aku lagi ada kerjaan yang mengharuskan aku travelling. Nah travelling ini bukan ke daerah yang jauh, tapi masih di Jakarta, namun di daerah yang kumuh banget dan aksesnya sangat padat. Karena nggak tahu, aku bawa mobil ke sana dan ternyata, bener-bener jalanannya masuk gang kecil, di kanan-kiri banyak selokan yang mampet dan kotor, dan orang-orang berdesakan aja gitu nongkrong-nongkrong di depan rumah, ga ada social distancing-distancing-an. Aku yang shock banget bingung waktu itu nyetirnya gimana, karena alamat yang aku tuju masih belum ketemu dan mobil aku udah kebaret-baret sama gerobak, motor, sampe apapun yang ada di pinggir jalan. Waktu itu tanpa kerasa aku nangis, karena ga nyangka di ibu kota masih ada wilayah kayak gini. Ditambah aku nyasar, ditambah aku telat karena bosku udah nyampe duluan. Taunya nggak lama ada anak kecil, kayak SD gitu ngomong sama aku lewat jendela mobil. Aku turunin jendela terus dia nanya aku mau ke mana. Terus aku kasih tau tujuan aku dan dia langsung bilang, “Aku tunjukin jalannya ya kak!” lalu dia masuk mobil dan ngarahin aku ke lokasi yang aku tuju. Sepanjang jalan aku tanya, dia masih sekolah atau enggak, ibu-bapaknya kerja apa? dan dia bilang sejak Covid ini, dia cuma diem di rumah aja karena pulsanya juga terbatas dan orang tuanya masih kerja. Aku kemudian ngasih dia uang imbalan dan dia seneeeeng banget. Aku juga seneng karena dia udah bantuin aku di saat yang aku bener-bener hopelessThank you, little angel! 
-Anonymous-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)

Catch Me Up! Recommendations

It’s Monday, so it’s time for some cardio to start your week. Need a playlist to go with that? Here you go.