Upacara HUT RI ke-75 Di Istana Negara

54

For when you spent the weekend doing everything but reading news…

Sumber foto: cnnindonesia.com

Well, chances are that you prooooobably missed what was going on in the National Palace aka Istana Negara yang baru aja memperingati Hari Kemerdekaan RI dengan cara baru. But you’re on the right email, because we will catch you up! 


The party theme…
Is “Indonesia Maju”. Nope, it’s not 80s or Arabian Nights kinda theme, but seriously, it’s Indonesia Maju. Jadi menurut keterangan dari Setneg, tema ini diambil untuk merepresentasikan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang memperkokoh kedaulatan, persatuan, dan kesatuan Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.
And the party protocols…
Well, pastinya, much different from the past years. Jadi pertama, Upacara 17 Agustus tahun ini bener-bener diselenggarakan secara  minimalis dan khidmat, thanks to the pandemic. Selain itu, upacara juga mengikuti protokol kesehatan dengan ketat dan hanya dihadiri oleh enam orang pejabat negara, sedangkan selebihnya menghadiri secara virtual.
 
And on the RSVP lists…
Are the president, vice president, Ketua MPR, Menteri Agama, Panglima TNI dan Kapolri. Meski begitu, keliatan juga ada beberapa pejabat yang muncul di istana, kayak, Ketua DPR RI, Puan Maharani, Menteri Sosial Juliari Batubara, Ketua DPD, dan pada pejabat lain.
 
How was the party going?
Yhaaa tetap ada upacara bendera. Tetap ada Paskibraka yang mengibarkan bendara merah-putih dan…tetap ada acara hiburan, meskipun untuk hiburannya entirely virtual guys. Jadi di peringatan tahun ini, nggak ada lagi panggung yang dikhususkan untuk hiburan. Sebagai gantinya, para pengisi acara kayak Tiara Idol, Nowela, hingga paduan suara Gita Bahana Nusantara menunjukkan kebolehannya secara virtual.
What about the party planner?
Well, this year, pastinya petugas upacara jumlahnya jauuuuh lebih dikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Adapun petugas yang hadir di istana cuma terdiri dari satu komandan upacara, tiga orang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), 20 orang pasukan upacara dari TNI/Polri, 24 orang korps musik, dan dua orang MC. Selain itu, ada juga 17 anggota TNI yang bertugas sebagai pasukan pelaksana tembakan kehormatan saat upacara detik-detik proklamasi.
There must be also a dress code…
Yep, kayak tahun-tahun sebelumnya, dress code tahun ini juga adalah ‘pakaian adat. Jadi dalam upacaranya, diketahui bahwa Pak Jokowi pakai pakaian adat dari Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bu Iriana Joko Widodo memakai baju kurung adat Minangkabau,  Sumatera Barat. Adapun Wapres Kiai Ma’ruf Amin dan istri, Bu Wury Estu Handayani kompakan pake baju adat dari Kepulauan Riau.
 
So, only them?
Ga juga. Para pejabat lain yang ikut upacara secara virtual juga memakai busana daerah, di antaranya, Menko PMK Pak Muhadjir Effendy yang pake baju adat dari Pulau Rote, NTT, dengan topi khas Ti’i Langga, Menko Polhukam Mahfud MD yang pake busana adat Madura, sampe 34 orang Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang pake busana adat dari setiap provinsi yang ada di Indonesia.
 
Sounds cool. Anything else?
Meski tamu fisiknya dikit, upacara HUT ke-75 RI ini mendapat penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena pelaksanaan upacaranya diikuti oleh peserta dengan jumlah terbanyak secara virtual, which was 17.845 orang, termasuk juga Duta Besar RI di seluruh negara. Menurut pendiri MURI, Jaya Suprana, pemecahan rekor ini nggak cuma di Indonesia, tapi di tingkat internasional juga karena belum pernah ada upacara kemerdekaan negara lain yang dilakukan secara virtual.