Pemerintah Keluarkan Dana 5T Ke PT BioFarma

67

Who’s just pouring down some $$$?

Sumber foto: cnnindonesia.com
Definitely not me.
Emang bukan, tapi pemerintah.
Hah pemerintah ngasih duit ke mana?
Ke proyek pengembangan vaksin Covid-19. Yep, kemarin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa pemerintah bakal mengucurkan dana sebesar Rp5 triliun untuk ngembangin vaksin virus corona yang sedang dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero). Rencananya, dana ini bakal meningkat sampe mencapai Rp40 – 50 triliun di tahun 2021.
Whoaaaa that’s a lot… 

Ya emang. kata Pak Airlangga, ada empat rencana pengembangan vaksin corona yang bakal ngelibatin BUMN, swasta nasional, dan perusahaan luar negeri.  Here’s the list: 

  • First:  Kerja sama Bio Farma dengan Sinovac Biotech Ltd. dari China. So far, Bio Farma lagi melakukan uji klinis fase ketiga di Bandung untuk 1.600 dosis vaksin selama Juli – September 2020. Kalau lolos uji klinisnya, mulai deh produksi di bulan Oktober 2020 (target: 10 juta dosis per bulan).  Target ini adalah untuk mencapai produksi 120 juta dosis per tahun.
  • Second Kerja sama PT Kalbe Farma dengan Genexine Consortium Korea Selatan. Saat ini, uji klinis tahap pertama dimulai pada Bulan Juni kemarin di Korea Selatan dan kalo sesuai rencana, maka uji klinis tahap ketiga bakal dimulai pada September 2020 – Maret 2021.  Kalo lolos, maka targetnya adalah produksi 50 juta dosis per tahun dan persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Agustus 2021.
  • Third:  Bio Farma dengan Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI).  Ini merupakan kerjasama antar pemerintah dan swasta global yang ada di Norwegia. Kalau yang ini, kerjasamanya berbentuk transfer teknologi formulasi vaksin yang udah dikembangin CEPI ke Bio Farma.
  • Fourth:  kerja sama antara PT BCHT Bioteknologi Indonesia dengan China Sinopharm International Corporation (Wuhan Institute of Biological Product).  Kerjasamanya adalah dalam bentuk uji klinik tahap pertama dan kedua di RS Rujukan Covid-19 yang udah dimulai di China mulai April 2020 lalu.