Macau Negara Terparah Alami Resesi Ekonomi

102

Who’s going into the same direction?

Sumber foto: cnbcindonesia.com
Me and my (imaginary) loved ones. For sure.
Heh-heh-heh. We’re actually talking about recession.
Wait, what about it? 
Yap.  Berdasarkan laporan dari Trading Economics, saat ini udah ada 42 negara yang mengalami resesi.  (Economy 101:  resesi means pertumbuhan ekonomi suatu negara nggak numbuh, alias 0 atau di bawah 0, which means pertumbuhan negatif).
Whoaaa that’s a lot! But why? 
Covid-19 donks, apa lagiiii. Jadi kayak yang kita tahu, pandemi Covid-19 ini bikin aktivitas ekonomi berkurang banget karena hampir setiap negara menerapkan kebijakan social/physical distancing.
 
How does it have to do with the recession?
Well, dengan masyarakat diminta untuk di rumah aja, of course aktivitas jual beli jadi menurun, akibatnya pertumbuhan ekonomi juga menurun, dan akhirnya nggak numbuh sama sekali and finally: the recession. 
I see. So, we’re talking about 42 countries? 
Yep. kamu bisa cek daftarnya di sinibut if you want to get a few mentions: ada Austria, Belgia, Belanda, dan negara-negara eropa lainnya. Selain itu ada juga Singapura, Saudi Arabia, Filipina, Kanada juga kena, and the list goes on. Nah FYI guys, dari 42 negara ini, Makau merupakan negara yang paling parah resesinya.
Parah gimana? 
Jadi diketahui bahwa GDP Macau udah menurun hingga 67,8% pada quarter kedua tahun ini, dan dalam enam bulan pertama di tahun 2020, penurunan ekonomi Macau mencapai 58,2 persen dibandingkan tahun lalu.
Whoaa kok bisaa? 
Well, kayak yang kamu tahu, salah satu sumber utama perekonomian Macau adalah wisatawan yang selain datang untuk menikmati berbagai pusat wisata di Macau, adalah juga untuk berjudi. Nah, secara lagi pandemi, Macau yang dikenal sebagai Las Vegas-nya Asia juga menutup berbagai tempat kasinonya, dan meskipun udah dibuka lagi, pengunjungnya tetap sepi. Jadi, tanpa pengunjung, perekonomian di Makau nggak tumbuh.