Kasus Pembunuhan Staff Komisi Pemilihan Umum Papua

53

What just happened in Yahukimo, Papua? 

Sumber foto: cnnindonesia.com

Murder. 

Oh no..what happened? 
Ok, sorry for giving you tragic news, but here it goes.  Jadi, seorang staf KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Yahukimo, Papua, namanya Henry Jovinski dibunuh pada Selasa (11/8) sore oleh orang tak dikenal (OTK).
What?? Tell me more. 

Ok. Menurut Ketua KPU Provinsi Papua, Theodorus Kossay, gini kronologinya:

  • Pukul 14.30 WIT:  Henry dan Kenan Mohi (pegawai KPU lainnya) sedang naik motor mau balik ke kantor KPU.
  • Ketika abis lewat jembatan, mereka dihadang orang tak dikenal.  Dia nanyain asal Henry dan Theo, terus minta KTP mereka.
  • Pas Henry lagi ambil KTP di dompet, dia ditikam/tusuk dari belakang dengan senjata tajam.  Henry pingsan.  Kenan mau nolongin, tapi dia juga diancam bakal dibunuh.  Terus, pelakunya kabur ke arah hutan.
  • Kenan balik ke rumahnya untuk minta bantuan dan lapor polisi, tapi pas polisi dateng ke TKP, Henry udah meninggal. Kenan juga luka-luka dan harus dirawat di Rumah Sakit.

Oh no...Terus gimana? 

Menanggapi hal ini, Ketua KPU RI Mas Arief Budiman menyebut bahwa jenazah Herry akan diterbangkan ke Yogyakarta, meskipun belum diketahui apakah jenazah akan disemayamkan di kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah. Mas Arief juga nggak lupa menyampaikan bela sungkawanya kepada keluarga korban.
I see, anything else? 
Well, lebih jauh Mas Arief juga juga meminta polisi untuk menginvestigasi lebih jauh peristiwa ini. Beliau juga menyayangkan insiden pembunuhan yang dialami anggotanya terjadi menjelang Pilkada Serentak 2020 yang akan berlangsung 9 Desember mendatang. FYI gengs, Yahukimo juga merupakan salah satu daerah yang bakal menggelar Pilkada serentak di tahun ini.