Pemberian Subsidi Listrik Dari Pemerintah

46

Who’s about to get the much needed cut?

Sumber foto: kumparan.com

Wait, what cut?
Insentif, aka pengurangan tagihan, aka subsidi, aka…diskon…?
 
Whoaa who?

Pengusaha di sektor bisnis, industri dan sosial. Yep, jadi kemarin, pemerintah mengumumkan bahwa pihaknya udah nyiapin dana sebesar Rp 3 triliun yang akan dialokasikan untuk memberikan subsidi listrik buat para pengusaha tadi.

Go on.
Jadi menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu, keseluruhan sektor tadi bakal dapet insentif pengurangan tagihan listrik bakal berlaku mulai Juli sampai Desember 2020 nanti.
Why though? 
Corona, of course.  Kata Pak Febrio, konsumsi listrik itu identik sama adanya pertumbuhan produksi barang dan jasa.  Nah, kalau dilihat dari data konsumsi listrik bulan Juni kemarin, ternyata ada pertumbuhan positif di semua agen konsumen listrik.  Katanya, industri (pabrik-pabrik) punya 31,7 persen dari total konsumsi listrik, berarti ada peningkatan produksi barang dan jasa. Hal ini, menurut Pak Febrio, menandakan bahwa tanda pemulihan ekonomi.  Karenanya, para pengusaha ini ‘ditolong’ supaya pemulihan ekonomi bisa terus meningkat di tengah pandemi..
Oh I see..emang berapa insentifnya?
Kata Pak Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, peringanan biaya listrik PLN itu sebesar 122 ribu sektor sosial, 330 ribu sektor bisnis,  dan 28 ribu pelanggan di sektor industri.  Biasanya setiap sektor itu bayar:
  • Rp 521,7 miliar (pelanggan sektor sosial)
  • Rp 2,37 triliun (pelanggan sektor bisnis)
  • Rp 2,7 triliun (pelanggan sektor industri)
Jadi, total yang harus setiap sektor harus bayar itu sekitar Rp 5,6 triliun.
So, what’s the total? 

Masih kata Pak Airlangga, kalau pelanggan membayar sesuai sama penggunaanya, mereka cuma perlu bayar:

  • Rp235,8 miliar (sektor sosial)
  • Rp1,69 triliun (sektor usaha)
  • Rp1,3 triliun (sektor industri)

Jadi, total tagihan yang dibayarin sama pemerintah itu Rp 3 triliun.

Cuma buat pengusaha aja?
Kali ini, iya.  But, sebenernya pemerintah juga ngasih subsidi listrik ke masyarakat berpenghasilan rendah, berupa diskon.  Diskon ini juga bakal berlalu sampai akhir Desember nanti.