Jepang Banjir

80
What’s making the headline in Japan?
The floods. 
Yep, weekend kemarin, beberapa wilayah di Jepang mengalami kebanjiran gara-gara hujan lebat dan tanah longsor.
 
Di mana?
Jepang. Adapun wilayah yang paling parah kena banjir adalah prefektur Kumamoto dan Kagoshima di Pulau Kyushu, Jepang Selatan. Sejauh ini, banjirnya diketahui telah menewaskan 18 orang dan 14 orang hilang.
HAH? Kok kayak di Jakarta aja?
Beda gengs, karena ini hujannya emang lebat banget dan saking lebatnya, sampe memecahkan rekor curah hujan tertinggi versi Japan’s Meteorological Agency aka BMKG-nya Jepang. Nah sebelum bencana banjir ini terjadi, Pihak BMKG juga udah mengimbau kepada 270 ribu orang warga di Pulau Kyushu untuk segera dievakuasi.
 
I see…terus hujannya udah reda sekarang?
Sampe kemarin sih hujannya masih lebat, hingga kemungkinannya banjirnya juga bakal terus meluas. Selain itu, di beberapa daerah yang hujannya udah reda, banyak masyarakat yang terisolir karena aksesnya tertutup akibat jembatan runtuh dan tanah longsor. Bahkan di satu kota, namanya Kota Yatsushiro, masyarakat bikin tanda SOS di lapangan sebuah sekolah sebagai kode untuk meminta bantuan kepada helikopter yang kebetulan lewat.
Ouch..is it that bad?
Iya. Selain itu terkait korban, secara hujannya juga masih turun, maka diprediksi jumlah korban yang meninggal bisa mencapai 40 orang. Hal ini karena salah satu bangunan yang rusak parah diterjang banjir adalah panti jompo, di mana 14 orang yang udah confirmed meninggal semuanya diketahui berasal dari panti jompo yang terletak di prefecture Kumamoto tersebut.
Well, how does the government react to this? 
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe sih kemudian langsung mengerahkan sekitar 10 ribu tentara yang tergabung di tim SAR (search and rescue) untuk melakukan proses evakuasi. Selain itu, pihak pemerintah daerah setempat juga turut menurunkan 40 ribu personil tambahan dari kepolisian.
I see…anything else? 
Badan meteorologi Jepang menyatakan bahwa kemungkinan besar hujan deras ini bakal lanjut terus sampe nanti sore. Karenanya, pihak pemerintah mengeluarkan perintah evakuasi nggak wajib untuk sekitar setengah juta warga yang tinggal di Pulau Kyushu.