Corona Update 23 Juli 2020, PT Bio Farma Produksi Vaksin Corona

38

Good morning.

Welcome back to Thursday. As we are now seeing more and more people spending time outside, let’s remember what scientists have told us: we can reduce the possibility of Covid-19 infections up to more than 50% JUST by doing these three things: wash hands, wear masks, and practice social distancing. Eaaaasy peasy! 

Ketika kamu udah nyaman terus tiba-tiba ilang….

Sumber foto: cnnindonesia.com
Duh, classic.
Well, sorry about that. Tapi inilah yang kejadian sama kita-kita warga Indonesia.
 
HAH satu Indonesia di-ghosting?
Lol nggak juga. Tapi inget nggak bahwa sejak awal Covid-19 menyebar di Indonesia, tiap sore pemerintah ng-update jumlah penambahan angka kasus harian? Nah mulai Selasa kemarin, pengumuman jumlah angka ini udah nggak akan ada lagi gengs…
 
KENAPA.
Alasannya sih karena Pak Jokowi udah ngebubarin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai oleh Pak Doni Monardo, yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB. FYI, kelompok gugus tugas inilah yang selama ini bertugas ngumumin pertambahan angka Covid-19.
 
I see…
Nah, pembubaran ini sendiri tujuannya adalah agar penanganan Covid-19 juga bisa sambil melihat situasi perekonomian nasional, khususnya tentang ketersediaan peralatan tes, perkembangan vaksin dan antibodi, dan program perekonomian yang multilayers.
 
OK go on…
Sebagai gantinya, Pak Presiden kemudian membentuk Komite Kebijakan pada Komite Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang ketua pelaksananya adalah Menteri BUMN, Pak Erick Thohir.
 
Terus tugasnya Pak Erick apa?
Pastinya sih untuk mengooordinasikan langkah-langkah penanganan yang dilakukan oleh dua satgas, yaitu Satgas Penanganan Covid-19 yang tetap dipimpin Letjen TNI Doni Monardo, dan Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang dipimpin sama Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin.
So other than the long name, what else has changed?
Yaa ada beberapa, khususnya terkait perubahan proses pemaparan data-data tentang Covid-19. Pertamasekarang yang ngasih update itu namanya Wiku Adisasmito, bukan Pak Yuri atau Dokter Reisa lagi. Selain itu, dalam updatenya nanti, Pak Wiku nggak akan ngumumin soal jumlah kasus yang positif, sembuh dan meninggal. Jadi untuk update-update angka ini sih bisa dicek sendiri di website-nya, here.
Well, is this OK though?
Yha kalo menurut Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono sih gpp aja, karena menurutnya, update harian untuk jumlah kasus bakal bikin masyarakat panik dan nggak produktif. Lebih jauh, beliau memberi saran ke pemerintah untuk ngasih laporan analisis perkembangan kasus mingguan.  Laporannya bisa bahas tren kasus, konsekuensi, dan penanganan apa aja yang udah dilakukan pemerintah.
 
Does anyone say “NOT OK”?
Yes.  Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN Saleh Daulay minta pemerintah agar tetap ngasih laporan harian di TV.  Menurutnya, TV lebih tepat dibanding di website, karena nggak semua masyarakat punya akses ke internet.

For when you think you have too much drama in your relationship…

Sumber foto: msn.com
Wait until you meet…
China-US relationships.
 
What drama?
Iya jadi kemarin, Pemerintah Amerika Serikat baru aja memerintahkan kantor Konsulat Jendral (perwakilan pemerintahan kayak kedubes gitu) China yang ada di Houston, Texas untuk tutup.
 
Hah kenapa?
TBH masih belum jelas gara-gara apa karena pemerintah AS belum menjelaskan secara detail kalo emang ada alasan spesifik yang bikin mereka mengeluarkan perintah tersebut. Namun dalam keterangannya, Menlu AS Mike Pompeo bilang bahwa perintah ini keluar karena China terus-terusan melakukan masalah dalam hal pelanggaran intellectual property-nya AS.
Pompeo bilangnya gimana?
Kata dia, pemerintah AS bakal mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melindungi keamanan, keamanan nasional, ekonomi, dan lapangan kerja bagi warga Amerika Serikat. Selain itu, Pompeo juga bilang bahwa China punya waktu sampe Jumat sore besok untuk segera menutup konjennya. FYI, saat ini perwakilan tersebut punya 60 karyawan.
Well, how did China react to this? 
Ya bete banget lah. Juru Bicara Kemenlu China Wang Wenbin bilang bahwa langkah yang diambil US ini memalukan dan nggak bisa dibenarkan. Wenbin juga bilang bahwa China bakal balas dendam kalo AS nggak mengubah peringatannya tersebut.
I see…anything else? 
Well, kondisi hubungan AS-China saat ini emang disebut banyak pihak berada dalam kondisi paling buruk sejak pandemi Covid-19 terjadi. Perintah AS ini juga keluar cuma sehari setelah China dituduh berupaya nge-hack data pengembangan vaksin yang tengah dilakukan negaranya. Selain soal konjen dan vaksin ini, drama-drama yang bikin hubungan keduanya makin panas juga meliputi berbagai isu lain yang berkembang dalam setahun terakhir, kayak isu perang dagang, Covid-19, hingga kritikan AS terhadap dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan China di Hong Kong and Xinjiang.

Who just gave some updates on Covid-19 vaccine?

Sumber foto: kabar24.bisnis.com
Perusahaan farmasi tanah air, PT. Bio Farma.
 
Apa tuch update-nya?

Jadi PT Bio Farma yang merupakan perusahaan plat merah aka BUMN ini udah berencana untuk memproduksi 40 juta vaksin Covid-19 pada tahap produksi awal. Nah, rencana ini tentunya bakal berjalan setelah Bio Farma mendapatkan hasil uji klinis dan surat izin edar yang diterbitin sama pemerintah.

Serius ini? 

Iya cuy. Jadi Menurut Dirut Bio Farma Honesti Basyir, vaksin virusnya ini didatengin dari perusahaan farmasi yang emang lagi ngembangin vaksin asal China, Sinovac. Sejauh ini, Bio Farma udah dapet kiriman 2.400 vaksin dari Sinovac dan udah siap untuk diuji kliniskan.
 
Tell me more about the uji klinis.
Jadi rencananya, uji klinis tahap III ini akan dilakukan pada 1.620 sampel dengan rentang usia 18 – 59 tahun. Uji klinis dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif dalam menangkal Covid-19. FYI, uji klinis ini ditargetkan selesai pada awal tahun 2021.

I see…

Nah, kalo ternyata uji klinisnya sukses, Pemerintah bakal memprioritaskan vaksin ini untuk tiga kelompok dulu yaitu: tenaga medis, warga yang tinggal di di zona merah, dan orang yang punya penyakit bawaan. Pokoknya, prioritas diberikan buat mereka yang rentan tertular Covid-19.

OK. Anything else I should know? 

Well, kalo udah lulus uji klinis dan dapet izin edar sih, Bio Farma menargetkan bisa bikin vaksin sebanyak 40 juta dosis per tahun untuk tahap awal, dengan kemampuan maksimal produksi sebanyak 100 juta dosis per tahun. Abis itu, pada tahun berikutnya, Bio Farma akan ekspansi menuju 250 juta dosis per tahun.

Fingers crossed, guys!


For when Covid-19 has caused a lot of problems…

Sumber foto: New York Times
Yep guys, at this point, kamu pasti setuju bahwa Si Rona ini udah menyebabkan banyak banget kondisi yang nggak diinginkan, kayak situasi ekonomi yang terjun bebas, kamu yang jadi parnoan tiap mau keluar rumah, sampe ditundanya berbagai planning di tahun 2020 ini. Nah, tapi kampanye terbaru yang diluncurkan oleh kelompok HAM dan agensi iklan di New York, Amerika Serikat, baru aja mengangkat isu terkait corona yang masih sering kelewat: Rasisme.
FYI gengs, karena pandemi ini pertama kali ditemukan di Wuhan, China, maka aksi rasisme terhadap kelompok Asian-American di AS meningkat. Menurut data dari NGO HAM yang ada di New York, ditemukan bahwa dalam waktu 15 minggu aja, ada lebih dari 2000 aksi rasisme yang dialami oleh warga Asian-American di kota tersebut. Adapun jenis-jenis aksinya adalah ada yang digebukin, diteriakin, sampe gaboleh masuk ke lokasi tertentu. Nah, dengan kampanye bertema “fight the virus, fight the bias” ini, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terkait adanya aksi rasisme yang disebabkan oleh pandemi, aka pandemic-related racism.

“Jangan terlalu ketergantungan,”

Kata Menlu AS Mike Pompeo saat bicara soal kemampuan India dalam memproduksi barang-barang kayak alat komunikasi, alat kesehatan, dll. Pompeo bilang, India itu sebenernya bisa memproduksi barang sendiri dan dipercaya juga sama negara-negara lain, jadi jangan terlalu ketergantungan lah, sama China.

Inget ya guys, terlalu ketergantungan itu nggak baik wqwqwq…


Angel’s stories

1. Kebaikan akan datang dengan cara yang terbaik juga. Jadi aku sekarang tinggal bareng pakdhe di Jakarta karena harus menyelesaikan tugas akhir. Pandemi ini cukup buat ekonomi keluargaku di Cirebon mikir keras mengalokasikan pendapatan yang ada. Biasanya pakdhe suka berbagi rezeki tiap bulan ke adik-adiknnya termasuk bapakku. Tapi saat pandemi seperti ini sudah tidak lagi karena emang usahanya juga sempat ditutup. Di sisi lain, aku disini di tempat pakdhe yang jadi Ketua RW di wilayahnya tiap bulan bantu nyalurin baksos dari pemkot DKI ataupun dari lembaga lain. Cukup ramai karena memang bantuannya sebanyak itu, garasi aja ga cukup sampai masuk ke ruang keluarga. Akupun bantuin, sebisaku kaya nyiapin makanan buat warga yang bantu-bantu, dsb. Terus kemarin pas ku telfon orang tua di rumah, dikabarin kalo mereka juga dapat bansos dari pemprovnya. Pas aku cerita ke pakde, dia langsung bilang alhamdulillah. Seolah aku bisa tau isi hatinya kalo perbuatan baiknya disini juga ngebantu keluarganya yang lain.
-Orfeo-
 
2. Minggu lalu aku pergi dengan temanku untuk membeli beberapa perlengkapan untuk meja kerja. Kami naik mobil berdua. Sampai di salah satu lampu lalu lintas kami berhenti karena saat itu lampu merah menyala. Di kota kami masih banyak anak kecil, pedagang dan pengamen yang mangkal di lampu merah menawarkan dagangannya. Tak lama terlihat seorang anak, kira-kira umurnya 11-12 tahunan menghampiri mobil kami. Seketika itu pula temanku meminta aku untuk mengambilkan 2 buah sosis dan 2 buah kue, pikirku untuk apa? Ternyata sosis dan kuenya diberikan ke adik-adik itu. Jadi pengingat untukku dan untuk kita bahwa berbagi bisa dalam bentuk apapun sekalipun itu kecil bentuknya. Have nice day semua! 💙 Jangan lupa berbagi yah hoho.
-DW-
 
3. I felt bad for shouting at my dad. Dari dulu ayah gue selalu bilang, “Kita ga ada uang, kita ga ada uang, kita harus hemat, papa cuma bisa bayarin kamu kuliah.” Jujur gue stres digituin, karena gue ga pernah minta apapun yang mahal ke ayah. Gue juga tau ayah gue udah ga kerja tanpa perlu diucapin. Jadilah gue bilang ke ayah gue betapa menjengkelkannya digituin, tapi ayah malah ngelak kalo dia ga pernah ngomong gitu. Akhirnya kita diem-dieman sekarang. Beberapa hari kemudian gue baca thread di Twitter yang nyeritain seseorang berusia 36 tahun yang udah jadi breadwinner sejak SMA, dan harus bayarin utang bonyoknya sampe rela ga kuliah. Dan sampe detik ini dia masih begitu. Terus yaudah, kepikiran dikit, “Kok gue malah berani-beraninya ngelepasin unek-unek ke ayah gue di saat beliau minta ini itu ke gue aja ngga? Wake up dude, udah 20 tahun umur lo.” Terus yaudah deh, jadi kontemplasi aja gitu kalo gimanapun situasi kita sekarang, jangan lupa buat inget-inget apa aja rezeki yang masih ada di hidup kita sekarang, buat jadi bahan refleksi diri.
-Z-
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)