5 Program Proritas Pemerintah Tahun 2021

51

Who’s setting up their priority list?

Sumber foto: katadata.co.id
Who?
The government. Jadi kemarin, Pak Presiden Joko Widodo baru aja menyatakan bahwa bakal ada lima program prioritas di tahun 2021 nanti.
Really? Apa aja? 

Jadinya sih yang pasti untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, pemerintah bakal fokus ke lima program, which are: 

  • Reformasi Pangan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Percepatan transformasi digital
  • Energi.

Okay…go on.. 

Nah, untuk ngedukung berjalannya program prioritas di atas, Pemerintah memutuskan untuk memperlebar defisit APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2021 jadi 5,2% dari PDB (Produk Domestik Bruto). Hal ini beda sama anggaran defisit yang udah disepakati sama Pemerintah dan DPR, yaitu 3,21% – 4,17%.
 
Gue tahunya yang bisa melebar itu badan. 
HAHAHA ok good one. Jadi a little background here, defisit anggaran itu adalah ketika ketika biaya pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan suatu negara.  Nah, secara sekarang lagi corona, otomatis pendapatan negara turun, jadi kalo program pemerintah mau tetap jalan, maka angka defisitnya yang harus diperlebar.  Biasanya, defisit APBN terjadi kalo pemerintah minjem uang dari Bank Indonesia (Bank sentral) atau mencetak uang baru untuk program-programnya.
I see…terus gimana? 
Yaudah, dengan melebarnya defisit anggaran ini, maka pemerintah punya cadangan belanja sebanyak Rp 179 triliun yang bakal dipake untuk membiayai lima program prioritas di atas tadi. Kata Menkeu Ibu Sri Mulyani, kebijakan ini diambil untuk betul-betul mendukung pemulihan ekonomi nasional.
 
OK. Anything else?
Well, according to the study from Bappenas, diprediksi bahwa di tahun 2021 nanti, bakal ada 12,7 juta pengangguran gara-gara covid-19.  Pak Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa juga bilang kalau ada penambahan pengangguran sekitar 4 – 5,5 juta orang di tahun 2020 ini gengs.