Sampah Medis di Laut

86

For when you should be mindful about your masks…

Yep, now that masker jadi barang wajib kamu sehari-hari, jangan lupa untuk membuangnya secara mindful ya gengs!

Emang kenapa?
Karena seiring dengan mewabahnya Covid-19 di seluruh dunia, jumlah sampah medis yang dibuang ke laut juga bertambah banyak. Menurut lembaga konservasi laut asal Prancis, namanya Opération Mer Propre (Operation Clean Sea), jumlah sampah medis yang ada di laut Mediterania bisa jadi lebih banyak daripada jumlah ubur-ubur.
 
Oh no…
Yep, jadi dari hasil operasi pembersihan lautnya, OMP menemukan bahwa 5% dari limbah yang ada di laut adalah sampah medis dari Covid-19. However, dengan masih berlangsungnya penyebaran wabah ini, diprediksi maka jumlah sampah medisnya juga bakal bertambah secara cepat.
 
OMG terus gimana 🙁
Menurut OMP sih, emang perlu kesadaran aja untuk orang-orang biar nggak buang sampah sembarangan ke laut (regardless jenis sampahnya), also untuk menggalakkan penggunaan sarung tangan dan masker yang bisa digunakan berulang-ulang, dibanding yang disposable aka langsung buang.
 
But, it’s only in the Mediterranean Sea, right?
Nggak juga beb. Di Hong Kong, sebuah organisasi konservasi laut juga, namanya OceansAsia pada Bulan Februari lalu mengumumkan bahwa telah terjadi peningkatan sampah medis secara signifikan yang dibuang di bibir pantai. Belum lagi, di negara-negara Asia, emang secara kultur mereka suka pake masker, bahkan sebelum Covid-19. Jadi pas Covid terjadi ada sekitar 7 juta penduduk Hong Kong yang pake masker, either sekali atau dua kali dalam sehari. Kebayang kan tuh jumlah sampahnya kayak apa…
 
So, what can we do?
Again, kalo untuk pemakaian sehari-hari yang nonmedis, kamu diimbau untuk pake masker maupun sarung tangan yang bisa dipake berulang-ulang. Selain itu, tetep yang paling penting kesadaran bersama untuk nggak buang sampah sembarangan, sehingga sampahnya juga nggak berakhir di laut. Gitu.