Nadiem Dicari Mahasiswa

78

What’s trending on Twitter?

Gambar: cnnindonesia.com

The hashtag #MendikbudDicariMahasiswa.

Oh iya itu kenapa sih?
Jadi hashtag yang diinisiasi sama akun Twitter @AliansiBEM_SI itu berisi tuntutan yang meminta digelarnya audiensi antara mahasiswa dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem.

First thing first. BEM SI adalah?
It stands for Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia, yang merupakan aliansi BEM perwakilan dari 150 PTN dan PTS di seluruh Indonesia.

Dan mereka menuntut untuk…
Ada audiensi sama Mas Menteri terkait kondisi pendidikan saat ini. Jadi dalam keterangannya, BEM SI menyebut bahwa mereka sejak 2 Mei lalu minta audiensi sama Mas Menteri, tapi permintaan itu nggak digubris. Mereka menyebut bahwa kalo masih aja dikacangin, mereka siap mendatangi kantor Kemendikbud untuk menyuarakan tuntutan.

Emang tuntutannya apa?
Salah satu di antaranya adalah relaksasi atau penurunan biaya UKT aka Uang Kuliah Tunggal. Disebutkan BEM SI bahwa hasil survei internal menunjukkan 83,4 persen mahasiswa mengalami perubahan atau penurunan penghasilan orang tua selama pandemi. Selain itu, sebanyak 76,9 persen mahasiswa juga nggak punya jaminan untuk bayar biaya kuliah semester depan.

Go on…
Selain itu, para mahasiswa juga menuntut biar pemerintah bisa secara tegas mengimbau kampus-kampus untuk ngasih bantuan berupa kuota internet, logistik, dan kesehatan buat para mahasiswa di tengah Covid-19. Menurut mereka, di saat pandemi ini maka pengeluaran mahasiswa jadi naik gara-gara harus beli kuota internet, ditambah juga jadi stuck di sekitar kampus karena nggak bisa mudik.

Makes sense.
Right. Selain itu, mereka juga mau membahas hal-hal lain kayak dana BOS, kesejahteraan guru honorer, sampe isu pembelajaran jarak jauh di Indonesia yang belum siap.

I see. Terus kata Kemendikbud apa?
Kemendikbud sih bilang kalau nggak ada kenaikan UKT di masa corona. Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, kenaikan UKT pada beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) adalah keputusan yang diambil sebelum ada pandemi. Kenaikan UKT-nya juga cuman berlaku untuk mahasiswa baru, dan sesuai kemampuan ekonomi ortu mereka.

Terus jadi ketemu?
Nah kalo soal itu, Pak Nizam bilang bahwa dirinya belum pernah nerima surat dari BEM SI. Selain itu kalo soal diskusi, pemerintah sih akan dengan senang hati ketemu sama para mahasiswa, via daring of course.