Korut VS Korsel

51

When things are heating up in the Korean Peninsula…

Gambar: cnn.com

Yep, we (or at least, us), have been busy watching every BTS video on YouTube the whole day yesterday that we almost missed the latest update on the two Koreans…

Don’t blame my BTS! But also, what happened?
Ada ledakan. Jadi kemarin banget, gengs, sekitar jam tigaan sore waktu setempat, Korea Utara ngancurin gedung kantor perhubungan yang selama ini jadi tempat terjadinya komunikasi antara Korea Utara dan Korea Selatan.

HAH kok bisa? Diledakin secara sengaja?
Iya, sengaja. Sama Korea Utara. Jadi a little background, secara namanya juga kantor perhubungan, gedung ini dibangun sebagai tempat untuk kedua negara melakukan dialog demi menyambut “era baru perdamaian” yang udah disetujui oleh keduanya sejak tiga tahunan yang lalu. Gedungnya dibangun di wilayah Korea Utara (tapi di zona demilitarisasi), dan dibayarin sama Korsel, jadi emang gedung ini simbolis banget dalam urusan komunikasi antara kedua negara.

Iya terus kalo untuk komunikasi kenapa diledakin?
Ya karena Korut bete sama Korsel yang, menurut mereka sih, membiarkan para aktivis pro-demokrasi menerbangkan pamflet berisi kritikan terhadap pemerintahan Kim Jong-un nyampe ke Korut lewat udara. Ini detailnya di sini nih.

OK. Jadi ini legit nih, Korut yang ngeledakin?
Iya. Jadi dalam keterangan dari kantor berita Korut, namanya KCNA, tindakan “bodoh” yang dilakukan baru-baru ini (referring to penerbangan pamflet) telah melukai martabat sang supreme leader aka Kim Jong-un. Karenanya, Korsel harus mendapat hukuman atas tindakannya itu…

Whoa… terus ada korban nggak ya?
Belum ada infonya tentang ini. Tapi, yang pasti sih Liaison Office ini udah ditutup sejak Januari kemarin, gara-gara corona.

OK, so does South Korea have a say on this?
Yep, jadi menurut statement dari Blue House aka White House-nya Korea Selatan, tindakan Korut ini merupakan pengkhianatan atas upaya perdamaian yang ingin dicapai di semenanjung Korea. Selain itu, Korsel juga bilang bahwa mereka bakal monitor terus pergerakan Korut.

What about other countries?
Yhaa ikut komen, misalnya Amerika Serikat yang bilang bahwa mereka udah koordinasi sama Korsel terkait insiden peledakan ini. Terus juga Tiongkok yang minta kedua pihak untuk PLZ banget tenang demi menjaga perdamaian di wilayah tersebut dan ada juga Rusia yang minta kedua belah pihak untuk saling kontrol demi menghindari semakin memanasnya suasana.

NP: You need to calm down…