Korut Putus Hubungan, New Rules Menhub, BUMN dipangkas, Selfie zaman corona

69

Our birthday is in two days.

Yep. In case you’re wondering, the first-ever email sent by Catch Me Up! was on June 12th last year. It means that our birthday is in two days. We want cupcakes. LOL. But really, the best thing about turning one is you. To know that every morning at six someone wakes up to us in their inbox is the best feeling ever. We can’t thank you enough for that. So here’s for more mornings together, hopefully in a non-corona setting. Soon.

Myyyy goodness we’re turning one! Cheers!


Who’s just decided to stop talking?

Gambar: pri.org

The person who ghosted me.
Well, surprise surprise, selain orang yang nge-ghosting kamu, Korea Utara juga baru aja memutuskan untuk nge-ghosting Korea Selatan.

Dudeeee -____- seriously?
Iya.
 Jadi kemarin, kantor berita resmi Korut, namanya KCNA, mengumumkan bahwa negaranya itu bakal memutuskan segala hubungan komunikasi sama Korsel, dimulai sejak jam 12 siang kemarin.

Well, at least this one’s got closure.
Iya. Selain closure, Korut juga ngasih tau alesannya kenapa mau “putus komunikasi” dulu sama sama Korsel…

Which is…
The leafletsJadi awalnya, emang selama ini, kedua negara sedang dalam status perang sejak tahun 1953 (makanya oppa oppa Suju kamu banyak yang wamil…), namun seiring berjalannya waktu, keduanya kemudian mulai membangun hubungan, dan pada tahun 2018, Korut dan Korsel akhirnya ngobrol, kemudian mendirikan kantor perhubungan di perbatasan kedua negara untuk memudahkan komunikasi antara keduanya.

Go on…
Nah biasanya, kedua negara teleponan tiap hari jam 09.00 dan 17.00. Namun tiba-tiba, hari Senin kemarin, telepon Korsel nggak diangkat. Pihak Korsel bilang, ini adalah pertama kalinya dalam 21 bulan telepon dari pihaknya nggak diangkat sama Korut…

Wah kenapa?
Aku nemu yang lebih baik… GA DENG LOL. Jadi kalo dari pihak Korut sih alasannya adalah karena pihak Korsel nggak berhasil menghentikan aksi para aktivis anti-Korut yang ngirimin leaflets aka selebaran berisi kritikan terhadap Kim Jong-un ke perbatasannya. FYI gengs saking deketnya jarak kedua negara, pengiriman leaflets atau penerbangan balon lewat udara dari Korsel ke Korut emang sering dilakukan sama para aktivis pro HAM di Korsel.

Beneran cuma gara-gara ini?
Well, jadi minggu lalu, adiknya Kim Jong-un yang cewek, namanya Kim Yo-jong, emang udah mengancam untuk menutup komunikasi sama Korsel kalo pengiriman pamphlet dari Korsel nggak dihentikan. Menurutnya, hal ini melanggar pembahasan soal perdamaian yang disetujui kedua negara pada tahun 2018 lalu.

Well, Korsel ada komentar gak soal ini?
Ada. Jadi meski teleponnya nggak diangkat, Korsel bilang bahwa pihaknya bakal berusaha untuk menjalin terus komunikasi sama Korut, karena hal ini penting banget demi menjaga perdamaian di Semenanjung Korea.

OK. Anything else?
Para pengamat bilang, kebijakan yang diambil sama Korut ini bukan cuma karena leaflets aja, tapi juga merupakan langkah politik untuk mendorong adanya kemajuan terkait pembahasan nuklir antara kedua negara. FYI, dalam beberapa bulan terakhir, pembahasan soal pengembangan nuklir ini emang nggak menunjukkan perkembangan yang berarti antara keduanya.


Who’s singing “I got new rules, I count ‘em”?

Gambar: cnnindonesia.com

Dua Lipa, of course.
True. But this guy got literal “new rules”.

Who?
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

IDK what you’re talking about.
That’s why we’re friends ;-). 
Jadi kemarin, Menhub Pak Budi Karya mengumumkan aturan barunya yang menghapuskan batas maksimal okupansi atau diisinya transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Jadi, inget gak kalo pas PSBB kendaraan umum maupun pribadi cuma boleh keisi 50 persen aja? Nah sekarang, aturan itu udah dihapuskan.

Hah ciyus?
Yep. To be exact, dalam aturan sebelumnya, diatur bahwa ada pembatasan penumpang sebesar maksimal 50 persen kapasitas untuk mobil penumpang, mobil pribadi, bus penumpang, transportasi sungai, danau, serta penyeberangan, transportasi laut, dan transportasi udara. Sementara untuk kereta api (kecuali yang mevvah) maka kapasitas maksimalnya adalah 65 persen, kereta api perkotaan maksimal 35 persen dari kapasitas, dan kereta api lokal maksimal 50 persen.

Terus sekarang aturan itu udah nggak ada?
Iya. Di aturan yang baru sih disebutnya jadi “pembatasan jumlah penumpang” aja. Meski begitu, Kemenhub tetap mengatur kewajiban jaga jarak aka physical distancing. FYI, aturan ini dittd kemarin, dan langsung berlaku hari itu juga.

Hmmm… okaay… and?
Karena peraturan 50% dihapus, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk naikin pembatasan kapasitas penumpang pesawatnya jadi 70% dari total muatan (bukan 50% lagi).

Tapi kak, aku Aker aka Anak Kereta…
Tosss. Jadi kalo untuk kereta, pihak KRL sih udah bilang bahwa kapasitasnya bakal tetap di bawah 50 persen. Gitu juga dengan MRT yang menerapkan kapasitas maksimal di angka 45 persen. Meanwhile, untuk Kereta Api antar kota kapasitasnya uda boleh naik jadi 70 persen dari 50 persen, namun teteup wajib social distancing.

Alrite. Anything else I should know?
Meskipun udah terjadi peningkatan kapasitas, namun hal ini nggak serta merta disambut positif oleh para pengusaha kendaraan umum. Menurut perusahaan bus Lorena, kebijakan ini bikin dilematis di lapangan karena pandemi Covid-19 belum mereda, daya beli masyarakat belum pulih untuk beli tiket bus, dan ada perbedaan aturan di tingkat daerah.


What’s just getting a much needed “cut”?

Gambar: cnnindonesia.com

My hair.
Well, that’s true, but we’re actually talking about perusahaan-perusahaan BUMN aka Badan Usaha Milik Negara.

Maksudnya mereka di-cut gimana?
Iya di-cut jumlahnya. Jadi kemarin, Menteri BUMN Pak Erick Thohir baru aja mengumumkan bahwa lembaganya nge-cut aka merestrukturisasi jumlah perusahaan BUMN. Yang tadinya ada 142 perusahaan, sekarang turun jadi 107 perusahaan.

HAH bisa ya?
Yha bisa. Kata Pak Erick, restrukturisasi ini dilakukan untuk menyehatkan BUMN dan memperbaiki kondisi internal perusahaan. Pak Erick menyebut, situasi Covid-19 ini merupakan saat yang tepat buat melakukan restrukturisasi. Meski begitu, beliau juga bilang bahwa restrukturisasi yang dilakukan hanya sebatas ngegabungin atau melikuidasi, bukan ngejual aset.

But like…turunnya banyak ugha yha.
Well, initially, Pak Erick maunya jumlah BUMN jadi cuma 70 sampe 80 perusahaan aja. Terus klasternya juga dibagi dari 27 klaster jadi 12 klaster.

And cluster is…
Kayak bidang usahanya gitu. Kayak misalnya klaster migas dan energi (Pertamina, PGN), Klaster telekomunikasi (PT Telkom), Klaster perbankan (Bank Mandiri, BRI, BNI), dll yang jumlahnya mau diturunin jadi cuma 12 klaster tadi. Kata Pak Erick, hal ini dilakukan untuk menyinergikan perusahaan-perusahaan tadi dengan core bisnis yang ada.

OK. Got it. 
Great. Nah FYI, salah satu perusahaan yang bakal digabungin adalah PT.  Angkasa Pura I dan PT. Angkasa Pura II, yang bakal jadi satu perusahaan.


When you’ve been wanting to take a duckface selfie with your besties…

Gambar: cnn.com

Yep, despite the social distancing: You can.
Thanks to technology, kini Apple baru aja mengantongi hak paten untuk mengembangkan aplikasi yang bisa bikin kamu mengambil foto selfie sambil tetep mempraktekkan social distancing. Menurut keterangan dari aplikasi paten yang diajukan Apple, aplikasi ini bakal bikin kamu bisa nge-invite temen kamu untuk foto selfie, terus aplikasi tersebut bakal nyatuin foto kamu dan teman kamu itu dalam satu file foto. Adapun fotonya bisa diambil dari foto biasa, foto dari video, maupun dari live streaming.
Nah, secara masih dalam bentuk hak paten, belum jelas nih, aplikasi ini bakal ada di iPhone, iPad, atau dua-duanya. Belum jelas juga kapan dan apakah aplikasi ini bakal bener-bener diluncurkan. Jadi yhaa ditunggu aja.

Never take group selfie for granted again, ya gengs….


“Work from home is becoming work from any home.”

Kata CEO AirBnB Brian Chesky soal meningkatnya jumlah orang yang nge-booking kamar di AirBnB akhir-akhir ini. Yep, setelah bulan lalu mengumumkan untuk nge-cut karyawannya sampe 25 persen akibat Covid-19, kini perusahaan rental rumah itu justru lagi laku banget seiring dengan rileksasi aturan lockdown di berbagai negara. Chesky menyebut, bookingan yang masuk di periode Mei-Juni tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu dan peningkatan terjadi di berbagai negara mulai dari Korea Selatan, Jerman, New Zealand, Portugal, dll.

So, mau liburan ke mana nih, abis Covid-19 selesai? 


Angel’s Stories 

1. Hi CMU! Jadi H-3 lebaran kemarin aku donor darah untuk salah satu senior yg sedang membutuhkan. Sebenarnya dilarang berangkat sama Om&Tante karena pandemi ini, tapi aku mikirnya ini kesempatan buat bermanfaat bagi sesama setelah 3bulan+ #dikosanaja. Pas uda di PMI, aku langsung merinding. Aku nyampe sesaat sebelum isya dan uda super antri. Padahal kan mereka harusnya masih menikmati menu buka puasa… Bahkan banyak dari mereka yang donor sukarela, bukan buat pasien langsung seperti aku. Detik itu juga aku sadar, all those hatred/blaming issue I’ve seen on screen are not ones I’ve witnessed through my eyes. I see hope in humanity, thank you.
-yang selalu diingatkan Tuhan untuk bisa bersyukur-

2. Dua hari yang lalu saya menghubungi seseorang. dia bales agak lama dan carita kalau dia lagi pake hotspot karena ga punya uang untuk beli kuota. Saat itu tanpa pikir panjang saya membelikan pulsa untuk dia. Eh siangnya tiba-tiba saya ditransfer uang sama kaka sendiri yang jumlahnya 2,5 kali lebih banyak dari uang yang udah saya keluarkan untuk membelikan pulsa tadi. Lagilagi keajaiban memberi saya dapatkan :”)
-Perantau Kuningan-

3. Awal bulan lalu guru ngajiku zaman SD cerita di WhatsApp, kalau beliau punya sedikit dana untuk membeli sembako (untuk dibagikan di sekitar rumahnya karena banyak yang terdampak Covid-19). Dan beliau minta kepada saya kalau ada rejeki lebih belikan 2 dus mie instan untuk nambah isian sembako. Padahal saat itu saya lagi ngga banyak pegangan tapi ntah kenapa saya langsung mengiyakan dan mentransfer sejumlah uang yang sengaja saya lebihkan. Dan yak, kita ngga akan dikasih miskin karena memberi kok. Entah kebetulan atau emang rencananya Allah. setelah saya mengeluarkan uang tersebut Allah langsung ganti di hari itu dan hari-hari berikutnya lebih banyak dari uang yang aku keluarkan untuk 2 dus mie instan tadi dengan cara melariskan daganganku yang ngga seberapa.
-RinaWidyaaa, Kuningan-

(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience first hand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)


Catch Me Up! Recommendations

Harry Potter wins again.