Corona Updates, Izin Usaha di BKPM, Climate Crisis dan Sports, Masker AIRism

57

Hi, welcome back to Monday.

Good morning. We hope you had a relaxing and restful weekend. Today as you’re scrolling through our email while sipping your coffee (or enjoying your breakfast!), we want to remind you again to stay safe. We might sound like a broken record at this point, but really, don’t go out unless it’s really necessary. Yep, still. 


It’s another slow Monday for us at Catch Me Up! HQ, and in case you look forward to it…

Gambar: cnn.com

Here’s your Covid-19 recap.
Kebijakan reopening aka pelonggaran bukan berarti Covid-19 udah selesai gengs. The pandemic that cancels EVERYTHING this year masih ada, and here’s your weekly roundup about it…

Nationally…

  • Per 21 Juni 2020, total kasus positif di Indonesia sebanyak 45.891 kasus, 18.404 orang sembuh, dan 2.465 orang meninggal.
  • Mana aja daerah yang punya kasus covid-19 paling banyak? Yaitu DKI Jakarta (9,829 kasus, Jawa Timur (9,451 kasus), Sulawesi Selatan (3,685 kasus), Jawa Barat (2,828 kasus), dan Jawa Tengah (2,569 kasus)
  • Hari Minggu kemarin, CFD (Car Free Day) di Jakarta udah diadakan lagi, tapi jamnya diubah sampai jam 10 pagi aja, dengan jalur terpisah. Jadi ada 3 jalur; yaitu jalur pesepeda, jalur lari, dan jalur jalan kaki. Ada sekitar 350 peserta CFD yang melakukan rapid test, dan hasilnya ada 2 peserta CFD yang reaktif. Mereka langsung dites swab, dan diminta untuk pulang dan mengisolasi diri sampai ada hasil tes swab-nya.
  • Masih soal CFD, kemarin diketahui juga bahwa anak-anak di bawah 12 tahun nggak boleh ikut olahraga di GBK, sedangkan untuk lansia boleh.
  • Pemkot Bandung belum ngizinin tempat hiburan untuk dibuka karena Bandung masih masuk ke zona kuning. Menurut  pihak Pemkot, izin buka tempat hiburan baru dikasih setelah Bandung masuk ke zona biru.
  • Di Kabupaten Bogor, tepatnya di puncak, ada 1.106 pengunjung yang ikut rapid test secara acak pada Sabtu (20/6). Dari hasil tes tersebut, ada 32 orang yang reaktif dan langsung dites swab.
  • Pemerintah Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan, memperpanjang masa kerja dari rumah (work from home) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sampai 3 Juli 2020. So far, udah ada 56 kasus positif corona di sana dan 35 di antaranya sembuh.
  • Tim penanganan Covid-19 di Bangka Belitung (Babel) menghentikan layanan rapid test gratis untuk para sopir dan kernet truk logistik di pelabuhan gara-gara udah nggak ada anggaran lagi. Jadi sejak Mei lalu, rapid test gratis ini diberikan pada para sopir truk dan kernet secara gratis dengan anggaran dari hasil kerja sama dengan Kementerian KKP dengan anggaran sebesar Rp 630 juta per bulan. Nah karena udah gaada anggaran lagi, para sopir truk dan kernet harus melakukan tes secara mandiri.
  • Di Kabupaten Banyuwangi, gugus tugas covid-19 menutup food court Kuliner Pintar di kawasan Taman Blambangan. Menurut hasil evaluasi mereka, terdapat banyak pelanggaran protokol kesehatan, jadi food court-nya ditutup sementara dulu.
  • RSUDH Padjonga Daeng Ngalle di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terpaksa menutup rumah sakit selama tiga hari, yakni sejak 18-20 Juni lalu gara-gara ada 32 orang nakesnya yang terinfeksi corona.
  • Pemkot Ambon, Maluku, mulai menerapkan sanksi bagi pelanggar PSBB per 22 Juni 2020.  Sanksinya adalah denda dengan nilai Rp50 ribu-Rp30 juta.

Globally:

  • Total kasus corona secara global sampe kemarin udah mencapai 8.815.743 kasus, dengan 464.895 orang meninggal.
  • The top 5 countries with the most Covid-19 cases are: US (2.255.119 cases), Brazil (1.032.913 kasus), Russia (583.879 kasus), India (410.451 kasus), and UK (304.580 kasus).
  • Tiongkok baru aja menghentikan dulu impor produk beku yang didatangkannya dari produsen daging asal Amerika Serikat, Tyson Foods. Kebijakan ini dilakukan setelah Tyson mengumumkan bahwa ada 693 karyawannya yang tested positive.
  • Korea Selatan lagi membatasi penerbitan visa untuk orang-orang dari Pakistan dan Bangladesh untuk masuk ke negaranya. Hal ini karena menurut keterangan dari Menteri Kesehatannya, Park Neunghoo, banyak pendatang dari kedua negara ini yang positif Covid-19 ketika sampai di Korsel.
  • Kata Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez Laya, wisatawan dari Inggris yang mau jalan-jalan ke Spanyol udah nggak perlu melakukan karantina mandiri lagi per 21 Juni.
  • Tiongkok mencatat 26 kasus baru berdasarkan data dari National Health Commission. Semua kasusnya adalah transmisi lokal, kecuali satu orang di Fujian yang kasusnya impor.
  • Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyebut bahwa yoga bisa bantu melawan virus Covid-19 dalam tubuh. Modi menyebut bahwa yoga bisa membangun daya tahan dan memperlancar metabolisme tubuh. FYI, Modi bilang ini karena pada hari Minggu (21/6) kemarin adalah World Yoga DayNamaste. 
  • Rusia bakal melonggarkan kebijakan lockdown-nya pada Rabu mendatang untuk melaksanakan Victory Day Parade, yaitu kegiatan parade yang digelar di Red Square, Moscow, untuk memperingati 75 tahun berakhirnya Perang Dunia II di Eropa.
  • Rumah sakit di Maroko bagian Timur bakal nerima 700 pasien Covid-19 baru karena ada lonjakan peningkatan kasus di negara tersebut. Per Jumat lalu diketahui ada lonjakan 500 kasus per hari, padahal sebelumnya penambahannya biasanya kurang dari 100 kasus.
  • Setelah sempat Covid-19 free, New Zealand akhirnya punya kasus lagi dan kali ini, jumlahnya ada tujuh kasus. Menurut keterangan pemerintah setempat, semua kasus ini berasal dari bawaan para traveller yang baru balik dari luar negeri dan saat ini semuanya lagi dikarantina.
  • Arab Saudi mengakhiri kebijakan lockdown-nya per kemarin, meskipun masih terjadi penambahan kasus. Dengan kebijakan ini, masjid di Mekkah udah boleh didatangi warga, although no, untuk izin umroh dan naik haji masih nggak dikasih.
  • Tokyo, Jepang mencatat 35 kasus corona baru pada Minggu (21/6).
  • Australia memperpanjang status state of emergency di negara bagian Victoria pada Minggu (21/6) sampai empat minggu ke depan (hingga 19 Juli). Victoria mencatat ada 19 kasus baru di sana per Minggu (21/6), jadi total kasusnya ada 1.836 kasus.

What’s not slowing down…?

Gambar: cnnindonesia.com

Definitely my ex. Udah punya pacar baru aja. 
Hah bukan itu…

Terus apa?
Pemberian izin buat investasi usaha di Indonesia. Jadi minggu lalu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bilang bahwa although lagi pandemik, pemberian izin usaha di lembaganya masih jalan terus. Bang Bahlil bilang, BKPM masih menerbitkan sekitar 4.000-5.000 izin usaha per harinya.

Whooaa banyak juga! Kok bisa?
Menurutnya, hal ini karena sistem layanan perizinan yang berbasis online. Selain itu, keterbatasan gerak karena PSBB bikin perusahaan nggak bisa ke lokasi proyek atau ke instansi lainnya, jadi mereka fokus aja ke internal perusahaan, ngurus-ngurus izin ini dan itu.

Hmm I see… terus?
Lebih jauh Bang Bahlil menjelaskan bahwa awalnya sih BKPM banyak ngeluarin izin untuk sektor perdagangan. Nah sekarang, sektor kesehatan juga banyak minta izin ke BKPM. Jadi, gara-gara Covid-19 banyak usaha-usaha baru di sektor kesehatan yang bermunculan.

Hmmm interesting.
Right. Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa ada lonjakan izin usaha di sektor energi, pertambangan, infrastruktur, dan manufaktur. Hal Ini tentunya nggak lepas dari kebijakan pemerintah yang ngasih berbagai insentif ke dunia usaha supaya turut berkontribusi dalam perbaikan ekonomi nasional.

Got it. Anything else?
Well, Bang Bahlil juga menyatakan bahwa target investasi tahun ini yang udah turun jadi turun lagi aka turun dua kali. Jadi awalnya, target investasi tahun ini adalah Rp886 triliun, terus turun jadi Rp 855,6 triliun, terus turun lagi jadi Rp817,2 triliun. Hal ini tentunya karena… yha kamu udah tau lah karena apa. Xixixixi


For when you never miss a game on EPL….

Gambar: cnn.com

Yep, raise your hand if you’re a huuuuge huuuge fan of Liga Inggris, atau Liga Jerman, atau Wimbledon, atau Olimipiade…

ME! But what are you trying to say?
Well, a red sign from our environmentalist friends, bahwa seiring dengan berjalannya waktu, bakal ada satu lawan yang nggak bakal bisa dikalahin sama atlet paling hebat mana pun…

DUDE, try Messi.
OK, but this opponent is actually bukan atlet atau orang tapi… jeng jenggg climate crisis.

Hah maksudnya?
Iya jadi dalam penelitian yang dilakukan sama the Rapid Transition Alliance yang dirilis minggu lalu, ditemukan bahwa terjadinya krisis iklim bakal berpengaruh sama hampir semua event olahraga.

More detail, please…
OK. Jadi menurut penelitian itu, disebutkan bahwa olahraga mulai dari sepak bola, rugby, tenis, atletik, kriket, sampe winter sports (kayak ski) bakal terpengaruh sama perubahan iklim dalam berbagai bentuk (Read: gelombang panas, banjir, kebakaran hutan, naiknya permukaan air laut, dll…).

Go on…
Nah diprediksi juga bahwa di tahun 2050, sekitar 1/4 dari seluruh stadium yang jadi markasnya klub-klub di Liga Inggris bakal mengalami kebanjiran setiap tahunnya. Selain itu, Olimpiade musim dingin juga diprediksi bakal makin sulit digelar dari tahun ke tahun karena venue-nya gaada aka udah meleleh karena efek gas rumah kaca.

Aduh… terus ada tanggapan dari asosiasi olah raga gitu ga?
Klo PSSI sih belum tau, hehehe tapi kalo menurut laporan ini sih, asosiasi olah raga juga udah gagal dalam menahan laju climate crisis. Salah satu contohnya adalah, masih banyak perusahaan-perusahaan penghasil gas karbon tinggi (kayak airlines) yang justru jadi sponsor utama buat beberapa klub olah raga.

Yhaa terus gimana?
Rekomendasi dari para peneliti ini sih, yha udahan aja kerja sama dengan perusahaan yang mengonsumsi fossil fuel dalam jumlah yang besar. Selain itu, para klub juga diminta untuk memberlakukan kebijakan “carbon zero world” yang diyakini bisa berkontribusi banyak dalam mengerem global warming yang makin mengkhawatirkan.


Calling all Uniqlo lovers…

Gambar: asia.nikkei.com

Yep, brand baju asal Jepang yang suka kamu datengin pas ada diskon gede-gedean ini per 19 Juni kemarin baru aja meluncurkan produk barunya, yaitu masker Airism. Yep, sama kayak namanya, masker ini dibuat pake bahan Airism aka bahan yang sama for their underwear products yang dikenal dengan tagline-nya, “cool and dry”.

Uniqlo bilang, maskernya ini terdiri dari tiga lapis, yang bakal mem-block pemakainya dari bakteri, pollen, dan sinar ultraviolet. Untuk saat ini, warna maskernya cuma putih dan terdiri dari tiga ukuran yakni small, medium, dan large.

FYI gengs, sejak pertama kali diluncurkan ke publik, penjualan online dan offline Uniqlo atas masker ini meningkat drastis, sampe website-nya crash. Selain itu, banyak juga beredar di media sosial video rekaman orang-orang Jepang yang lagi ngantre di depan Uniqlo untuk beli masker yang dibendrol seharga US$9 per pack aka per tiga biji itu.


“Saya tak terbiasa merayakan ulang tahun.”

Kata Presiden RI Joko Widodo kemarin, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-59. Dalam postingan Instagram-nya, Pak Jokowi bilang bahwa biasanya sih, pas ultah itu dia hanya bisa bersyukur aja kepada Allah SWT karena udah dikasih kesehatan, keberkahan, dan nikmat bagi dirinya dan keluarga.

Still, happy blowing candles, Pak! 


Angel’s Stories 

1. Sudah 3 bulan aku dirumahkan tanpa penghasilan dan hidupku benar rely on sedikit tabungan dan bisnis makanan kecil kecilan mama & papaku. Supaya bisa dapat penghasilan yg lebih pasti, aku aktif apply pekerjaan, tapi masih belum juga dapat kabar baik dari kantor-kantor yang aku lamar. Hal ini buat aku cukup putus asa dan jadi self-doubting myself. Ditambah ada kabar beberapa karyawan ada yang dipanggil untuk kerja lagi, tapi sayangnya aku tidak termasuk. Ini malah jadi bikin mikir, “Apa aku memang ga kompeten dan kurang pintar ya?” Suatu hari bos aku kirim kue beserta surat. Dia izin pamit, karena kontraknya akan berakhir. Ketika aku baca suratnya, aku bener-bener terharu, karena di situ bos aku ingetin kalau aku valuable dan aku harus selalu percaya diri. I felt stupid, karena bos aku bisa lihat potensiku tapi aku malah ngeraguin diri sendiri. Dia juga bilang setiap orang ada rejekinya masing-masing dan bakal ada orang-orang yang bantu aku untuk mencapai posisi yg terbaik. Sangat bersyukur bisa dapet pesan ini di masa sulit aku. Semoga cerita ini bisa jadi penyemangat untuk para pencari kerja di luar sana. Also, thank you for being my reassuring angel, Kak Bos ♡
-Yaya, Jakarta-

2. Kejadiannya baru beberapa hari yang lalu, jadi di tempat saudara ada yang bantu urusan rumah tangga, biasa dipanggil “bibik”. Nah kemarin dia cerita sambil nunjukkin foto anaknya yg kerja di luar negeri. Dia bilang hanya bisa kirim SMS (Hpnya tidak support WA) ke anaknya, tapi anaknya tidak bisa membalasnya. Lalu aku ingat ternyata masih punya HP yg emang udah gak pernah dipakai lagi dan masih bagus, dan aku kasihkan saja. Dia bener-bener seneng banget! Rasanya excited banget ngajarin WA walaupun sedikit gemash! Entah rasanya hatiku bener2 seneng bisa bantu bibik komunikasi intens sama anaknya lagi. Terkadang hal kecil yang kita punya dan kdg ga berarti buat kita, bisa berarti sangat besar buat orang lain <3
-K-Purbalingga-

3Masa pandemi gini, jadi makin banyak waktu luang buat gue. Alhasil gue sering scroll galeri dan nyari foto-foto yang bisa gua edit. Dari foto orang nunggu kereta, tukang becak, sampe foto sunset di pantai Bali. Semuanya gue edit sesuai ukuran instagram story. Akhirnya, gue selalu excited buat ketemu hari jumat karena gue bakal share hasil editan itu dan nyelipin reminder untuk baca al-Kahfi! Hampir setiap gue post snapgram itu, pasti ada yg reply. Dan hari ini di DM gue tertulis, “Terima kasih udah selalu ngingetin baca al-Kahfi tiap jumat, sekarang udah hari ke-21 tandanya ini udah jadi habit baruku yang positif!” Huhuhu, yuk coba lakuin hal2 positif walaupun kecil dari sekarang!
-kameeladls, Depok-

(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience first hand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)


Catch Me Up! Recommendations

For when you need some Sundanese gamelan techno in your life…