Friday Pause: Cats Meme

76

Hi, good morning.

Welcome back to Friday Pause. As usual, it’s the only day of the week where we will be hitting the pause button from the current news, and focusing on how to make your quarantine life easier. Today let’s dig deeper on your basic human needs. Food and love. Well, mainly food. OK just scroll…


For when your lifestyle has changed during the quarantine…

 

 

 

Gambar: en.dopl3r.com

 

If there is one thing we can absolutely notice from this 4-month long of quarantine is that: our lifestyle has changed. Dari biasanya main hape cuma kalo lagi nunggu, sekarang bisa mantengin layar berjam-jam. Dari biasanya cuma bisa binge watching K-drama pas weekend, sekarang all day every day, dari biasanya makan di restoran, sekarang mooooost likely your gofood or grabfood delivery is your savior. 

Nah nah nah. Ternyata gengs, perubahan gaya hidup ini juga bisa dilihat dari cara kamu makan. Yep, makan. Jadi terkait hal ini, teman kita kak Anne Dewanto (@annedewanto) melalui akun blognya Beige and Bold (@beigeandbold) bikin penelitian soal gimana cara konsumsi makanan warga di beberapa daerah di Indonesia selama karantina. Nah, apa aja findings-nya? Yuk cekidot yuk!

How People Do Grocery
Meski lagi WFH aja, penelitiannya Kak Anne ternyata menemukan bahwa 70% dari responden teteup belanja langsung di grocery stores. Terus 13%-nya belanja di tukang sayur di sekitar rumah, dan 17%-nya beli secara online. Nah apa aja yang dibeli? Top 5 thingsnya adalah:
Daging, unggas, ikan (80%), terus buah-buahan (78%), telur (78%), susu (73%) dan sayur-sayuran (73%).

Wait, why should I know this?
Because, notice that most foods mentioned above are healthy food? Yep, penelitannya Kak Anne menemukan bahwa sekarang orang-orang udah mulai nyetok makanan sehat dan segar di dapurnya. Yhaa penting sih secara kan emang dengan kondisi seperti sekarang, kita butuh imun tubuh yang baik. Nah, selain dari makanan-makanan tadi, para responden juga menambahkan kopi, teh, frozen food, selai, minuman kemasan, dan juga minuman literan semacam kopi susu, teh susu, cold-pressed juice, dan lainnya ke dalam daftar belanjaannya. Guess the literal beverage is still a thing until today! 

How People Eat 
Setelah membawa pulang bahan makanannya, saatnya untuk disantap! But wait, it turned out that 15% of the respondents menggunakan jasa food delivery untuk makanannya. Adapun jenis makanan yang paling banyak pake jasa delivery adalah 32% makanan dan lauk utama, 29% snacks seperti martabak, kue, dan lainnya, 28% minuman like boba drinks, kopsus, dan semacamnya, 6% frozen food, dan sisanya berlangganan katering mingguan.

Jadi walaupun udah grocery shopping tapi masih banyak yang suka jajan? 
Yep. Bahkan dari 85% orang yang memasak di rumah, 88% di antaranya masih ‘jajan’ atau untuk menambah lauk di meja makan. Jadi yang dipesen emang paling banyak 38% snacks, 34% lauk tambahan, 27% minuman-minuman, dan 1% frozen food. Can relate? Can relate? Tos.

How about health in general?
Well, first of all, udah mengkarantina diri sendiri aja berarti kamu udah menjaga kesehatan kamu dari penyebaran virus. Namun pas udah di rumah nih, what does people do to maintain their health? Jawabannya adalah 27% lebih banyak minum air putih setiap harinya, 25% buah-buahan, 22% sayur-sayuran, 19% vitamin, dan 7% mengkonsumsi jamu.

Is there any downside though? 
Of course. Hasil penelitian ini juga menemukan 29% responden jam makannya berantakan, lebih malas melakukan aktivitas fisik sampe udah males dan mati gaya.

Olrite, anything else I should know? 
FYI, survei ini dilakukan atas 230 responden dengan 52% berumur di bawah 24 tahun dan 48% di atas 24 tahun yang berdomisili 83% di JaBoDeTaBek dan 17% lainnya tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Surveinya juga dilakukan pada bulan Mei 2020.


For the love of meme


When reading news made you feel emotionally exhausted…

Gambar: memecrunch.com

We’re really sorry that you have to experience that. 
Yep, kalo kamu adalah tipe orang yang selalu baca berita, chances are, pasti ada saatnya pas kamu cape banget baca berita-berita negatif. Soal Covid-19 lah, soal kebijakan aneh-aneh yang dikeluarin pemerintah lah, soal global warming yang makin parah lah. Stop. Now go hit that pause button.

Just like your body, your mind also needs a break from all the stress from knowing what’s happening around you (which is why, we’re not sending you email on weekends!). Terus, apa lagi yang bisa kamu lakukan untuk memastikan kesehatan mentalmu terjaga meski baca berita terus? Here’s what you can do, according to psychlogist Guy Winch.

  • Kasih batasan waktu buat diri kamu sendiri soal berapa lama kamu bakal mengkonsumsi berita. Menurut Mr Winch, 15 menit sehari udah cukup buat catching up! with the news. Jangan lama-lama juga baca berita. Berat. Cukup kita aja.
  • Hindari gambar graphic atau yang menunjukkan kekerasan. Iya, video-video kekerasan atau penganiayaan yang beredar mending gausah kamu download. Gausah ditonton. Remember, you want to be informed, not overwhelmed.
  • Tahu kapan harus berhenti. Kalau misalnya ada satu isu di pemberitaan yang bikin kamu marah, anxious, atau merasa depresi (contohnya, kalo for us: itu kayak berita soal gajah yang makan nanas di India…) udah, stop. Mundur. Gausah dibuka linknya. Know when to step away. 
  • Finally, subscribing to us could be the first step. Iya beneran. Catch Me Up! realllly takes your mental health seriously. Karena sama kayak kamu, us, news-writers also could be affected by the news that we write and consume everyday. Which is why, we want you to hit the Friday Pause button. We want you to sleep, catch up with friends, maybe binge-watch movies that “sparks joy” on the weekend, and let us take care of your news to catch up on Monday. Seriously, nothing matters more than you, and your mental well-being.

Hi, here comes our quarantips list…

Hi there! We know, we know, life under quarantine can sometimes be…quite interesting. So as usual, here are our quaran-tips to get you through the day. Remember, one step at a time.

  • Udah mulai reopening, tapi masih parno untuk belanja bulanan? Gausah worry-worry-an gengs, karena ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan biar perjalanan kamu ke pasar atau swalayan jadi lebih aman dan sehat. Psssst, the keyword is: social distancing!
  •  What’s the easiest way to say I love you to your skin? Yep, by watching what you eat. Here are what you should and should not consume to show your skin some love.
  • Covid-19 is harusnya nggak menghentikan usaha kamu yang lagi PDKT-in gebetan. Seriously, here’s all the pickup lines you needed. All. 
  • What to listen on June? Usually, a summer, breezy, ear-catchy love songs, but this year, we are looking beyond that. Check out the list of new songs on June.
  • Special for the ladies, pada pengen olahraga, tapi bingung harus olahraga apa? Ini ada daftar workouts yang bisa kamu pilih berdasarkan umurmu.  Let’s get moving!
  • Think you are safe and healthy enough to do some road trip? Wait, read the tips here first. 
  • Now that the “do not touch!” signs are up everywhere, kira-kira benda apa aja sih yang kamu bener-bener harus hindari untuk nggak kamu pegang? Here are the list
  • Hitting the dirty thirty this year? Congrats! Now that you are an adult, here are the food that you should not be eating again. When you are 30.

Quote of the day
” Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any other thing”

Abraham Lincoln


Angel’s Stories 

1.

  1. Sebenarnya ini kejadian pas puasa. Jadi mama sama uti bagi-bagi sembako ke kerabat-kerabat terdekat, nah kebetulan aku suruh nganter sembako ke kerabat yg pas aku kecil jagain aku. So, si bu lik sekeluarga dulu setelah jagain aku pas kecil terus pergi ke Jakarta buat mengadu nasib disana (mulai dari jualan makanan, suaminya benerin kerusakan kek atap bocor di pabrik, dll). Nah karena rona ini mereka jadi balik ke kampung. Pas aku kasih mereka kayak seneng banget gitu, aku diajak masuk kedalam rumahnya (jd flashback pas kecil sering kesini). Literally aku seneng bgt bisa ngasih sesuatu (yah walaupun dari mamaku) ke orang yg cukup berjasa buat aku. Ternyata cukup sharing hal kecil aja bisa berguna buat orang lain 😀 -An, Banjarnegara-
  2. Waktu itu aku abis belanja buat keperluan kerja dan kebetulan sisa uangku pas-pasan banget buat ongkos naik transjogja. Setelah bertanya ke satpam toko aku baru tau kalo haltenya jauh banget ditempuh dengan jalan kaki. Aku iseng-iseng buka ojek online dan ternyata ada promo ongkir sampai ke lokasi dekat halte. Singkat cerita, aku sampai di lokasi dengan diantar driver ojol ke tempat yang mungkin masih berjarak 300 meter dari halte. Abis itu aku jalan kaki menuju halte dan tiba-tiba drivernya nyamperin dan tanya aku tujuannya mau kemana. Waktu dijawab mau ke halte, drivernya nawarin buat nganter sampai halte. Speechless bener. Aku cuma berdoa semoga abang ojolnya dilipatgandakan balasannya oleh Allah. Sudah dapat promo ongkir, abangnya baik hati pula. -Anonymous, Yogyakarta-
  3. Jadi dulu waktu awal kuliah, aku sempet stres karena berbagai faktor, salah satunya adalah karena jauh dari orang tua untuk waktu yang lebih lama. Dari kecil sampe lulus SMA jujur ga pernah jauh dari orang tua atau rumah, and when you far from them, it means you have to handle everything by yourself. Here, i really want to thank my mom for always cooking 3 meals everyday so she doesn’t need to be worry i will be sick; and especially my dad who will have a birthday on 29th this month. He will do anything supaya keluarganya ga kelaperan dan pendidikan anak-anaknya bisa jalan terus although he’s sick right now:( Happy birthday papi! Sorry for not being able to express my love properly, but i love both of you so much, my angels<3 -Pamela, Sidoarjo-

(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience first hand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)