Topan di Filipina

101

What’s being in a high alert?

Gambar: cnn.com

The Philippines.
Yang dilanda oleh Topan Vongfong pada Kamis kemarin. Disebutkan bahwa topannya gede dengan kecepatan angin sampai 155 kph dan hembusannya sampai 255 kph maksimal.

Oh no... terus gimana?
Well, saat ini pemerintah Filipina lagi melakukan evakuasi bagi sekitar puluhan ribu warganya, but at the same time, harus mastiin kalau tempat daruratnya (emergency shelters) nggak padat banget karena dikhawatirkan virus corona juga menyebar di tempat pengungsian.

Bisa emang?
Yha gatau. Para gubernur sih bilang bahwa physical distancing kemungkinan mustahil diterapin di tempat pengungsian. Bahkan beberapa tempat pengungsian udah dipake sebagai tempat karantina. Jadi, katanya tempat pengungsiannya bakal diubah lagi jadi tempat pengungsian beneran, bukan karantina.

I see. Go on…
Para meteorologist juga menyebut bahwa Topan Vongfong ini menyebabkan hujan deras, angin kencang, dan badai.

Anything else?
Diketahui bahwa biasanya, topan di Pasifik Barat (West Pacific) itu muncul di musim dingin atau awal musim semi. Nah, tahun ini, musim topannya mulai rada lambat dari biasanya. Keterlambatan musim topan ini adalah yang ke-8 sejak tahun 1950, kata Phil Klotzbach, peneliti dari Colorado State University.