Persahabatan Suku Asli Amerika dan Irlandia

76

Remember the old saying that kindness knows no borders and is timeless?

Gambar: nytimes.com

Well, here’s the proof.
170 tahun yang lalu, terjadi bencana kelaparan besar-besaran di Irlandia yang menyebabkan satu juta orang tewas dan menurunnya populasi Irlandia sampe 20%. Penyebabnya, panen kentang yang gagal karena kena hama, dan waktu itu makanan pokok di Irlandia adalah kentang. Berita soal bencana kelaparan ini kemudian menyebar ke banyak negara, salah satunya Amerika Serikat. Mengetahui soal ini, salah satu suku asli Amerika, namanya Choctaw Nation, mengirimkan bantuan sebesar $170 untuk disumbangkan ke Irlandia. Padahal mereka sendiri lagi miskin banget karena abis menjalani penggusuran besar-besaran, namanya trail of tears, di mana suku asli Amerika dipaksa untuk meninggalkan tanahnya sendiri dan jalan kaki ke lokasi pemukiman baru di daerah Mississippi oleh para pendatang dari Eropa. Ini juga tragedi kemanusiaan yang mengakibatkan ribuan suku asli Amerika tewas (hence the name).

Fast forward to now, Irlandia baru aja mengumpulkan dana sebesar US$1,8 juta yang akan disumbangkan kepada dua suku yang masih tersisa di US, namanya Navajo Nation dan Hopi Reservation, untuk menghadapi Covid-19. Bantuan ini sebagai bentuk balas jasa atas bantuan dari Native Americans pas the Great Irish Famine terjadi.

“It always struck me for its kindness and generosity and I see that too in the Irish people. It seemed the right time to try and pay it back in kind,” kata seorang penyumbang dari Cork, Irlandia, dalam keterangannya pada Selasa lalu.

We’re not crying, you’re crying.