Nasib Buruh Tekstil, Prancis Perpanjang Status Darurat, Layar Tancap is Back, Piyama Laris

88

Hi, good morning.

In case you’ve lost track, it’s Thursday, May 14th. Now on to the important update; our CEO will be speaking about how public communication can make or break the government efforts on curbing the virus. She’ll be talking about countries, communications, Covid-19, and maybe a little bit about Taylor Swift (maybe?) today at 1 pm. Yep, that’s exactly when you wake up after your long nap since subuh. Now please sign in. Thank you.


Who’s (almost) raising the white flag?

Gambar: cnbcindonesia.com

The textile industry.

What happens?
Not so good news: Mayoritas kegiatan produksi tekstil di tanah air terhenti.

Really?
Yep. 
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa pas lagi meeting sama DPR RI, Senin lalu. Menurut Jemmy, tingkat produksi atau utilisasi industri tekstil saat ini udah di bawah 20% dan menuju 5%. Tak menutup kemungkinan, utilisasi industri tekstil ini bakal turun terus sampe ke 0%.

Why?
Yha apalagi kalo bukan karena Covid-19. In fact, saat ini kondisi jual beli tekstil baik di pasar domestik maupun global sangat terganggu karena banyak konsumen yang membatalkan pesanan mereka. Hal ini karena emang demand-nya jadi jauh berkurang. Contohnya, Pasar Tanah Abang yang terpaksa tutup akibat pandemi corona. Hasilnya, penjualan pun jadi terhenti.

Go on…
Jemmy juga menambahkan bahwa dengan kondisi kayak gini, mayoritas pengusaha tekstil jadi running out cash flow karena pembayaran dari hasil ekspor maupun penjualan domestik bisa dibilang nggak jalan sama sekali.

So sorry to hear that 🙁 Terus para karyawannya gimana?
There’s no other choice than dirumahkan sementara. Menurut Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Rizal Tanzil, per awal Mei, total buruh dari industri tekstil yang di-PHK dan dirumahkan itu sekitar 2 juta orang (lebih spesifiknya 1,9 juta). Selain di-PHK atau dirumahkan, THR para karyawan tekstil ini juga bakal dicicil, karena kemungkinan besarnya, perusahaan gak bisa bayar THR on time.

🙁 Is there anything the government can do? 
There sure is. Jadi dalam rapatnya sama DPR itu, Jemmy menyampaikan beberapa usulan keringanan buat industri tekstil dari pemerintah, contohnya kayak pemberian diskon tarif listrik, pelonggaran pembayaran pajak, hingga keringanan kredit dari perbankan.

Never take your “baju lebaran” for granted again 🙁 


Who’s anticipating Covid-19 Season 2?

Gambar: cnn.com

Lah. Kirain mau ngomongin World of the Married season 2.
Bukan. Ini kita mau ngomongin Prancis yang baru aja memperpanjang status darurat nasionalnya.

Hah kenapa?
Yha untuk menghindari penyebaran Covid-19 gelombang kedua. FYI, jadi keputusan untuk memperpanjang status darurat ini muncul cuma satu hari setelah pemerintah Perancis memutuskan untuk melonggarkan kebijakan lockdown-nya.

I need more background, please…
You got it. Jadi Prancis sendiri udah memberlakukan status darurat nasional sejak 17 Maret lalu, yang akhirnya diperpanjang sampai 10 Juli. Adapun aturan soal perpanjangan status ini diatur dalam undang-undang yang membahas lebih detail soal aturan selama status darurat…

Kayak apa?
Yhaaa misalnya, dalam peraturan baru mereka, disebutkan bahwa negara punya wewenang untuk melarang penduduknya bepergian lebih dari 100 km. Selain itu, warga juga wajib pake masker ketika naik transportasi umum, dan pemerintah melarang warganya untuk melakukan kegiatan yang melibatkan lebih dari 10 orang.

Terus…
Selain itu, pengadilan di Prancis juga ngewajibin pemerintah untuk menjamin perlindungan data pribadi penduduk melalui sistem pelacakan yang masih dirancang. Hal ini karena kan banyak tuh aplikasi yang bisa nge-track pasien, mereka ke mana aja, kontak sama siapa aja, dll. Nah pengadilan di Prancis itu mau mastiin bahwa data para pasien tadi nggak disalahgunakan.

I heard some schools will be reopened, too?
Yep, jadi sekolah juga udah dimulai lagi per 12 Mei lalu. Dalam aturan pemerintah, dijelaskan bahwa seluruh guru dan murid diwajibkan pake masker, dan susunan duduk murid juga diatur untuk mastiin mereka bisa jaga jarak. Selanjutnya, minggu depan anak-anak SMA dan kegiatan di kampus juga akan dimulai kembali.

Will it be OK though?
Well, too early to judge. Tapi pastinya, kebijakan pembukaan sekolah kembali dibuka ini emang menuai kritikan dari berbagai pihak kayak ilmuwan, serikat pekerja, dan anggota parlemen. Menanggapi hal ini, pemerintah Prancis bilang bahwa bisa aja negaranya di-lockdown lagi kalo jumlah angka kematian meningkat


What’s coming back from the past?

Gambar: latimes.com

My ex. definitely my ex. 
Yhaaa musim pandemi ditambah mau lebaran gini emang lagi rawan-rawannya wasap “Hai, apa kabar?” “Sehat-sehat kan?” atau “Maafin aku ya karena kemarin selingkuh” nongol di hape kamu sih, tapi kita lagi bukan mau ngomongin itu…
 
Terus apa donk? 
Drive-In Theaters aka layar tancap.

And that is…
An open air theater gitu. Jadi kalo dulu kamu sempet ngalamin, biasanya warga suka masang layar tancep di lapangan atau area yang luas terus muter film, something like “Bang, satenya 50 tusuk makan di sini ya…” terus kamu teriak ketakutan bareng-bareng HAHAHA…

Good ol’ time :’) It’s been a while tho…
Right? Nah tapi karena Mbak Rona ini, layar tancep lagi nge-hits lagi di Amerika Serikat, khususnya di negara bagian kayak California, Kansas, Oklahoma, Texas, dan Missouri. Bedanya, instead of duduk desek-desekan depan layar, Drive-In Theaters mengharuskan penontonnya untuk stay di mobil yang terparkir di parkiran yang cukup luas, terus nonton film-nya dari mobil masing-masing deh.

Lho, emang boleh yha?
Yhaaa berhubung kebijakan lockdown di beberapa negara udah mulai dilonggarin, justru ini adalah salah satu opsi nonton yang ‘lebih aman’. Hal ini karena kamu bakal wajib diem aja di mobil yang parkirnya pun berjarak.  Selain itu, penonton juga nggak boleh keluar mobil kecuali untuk ke toilet atau makan. Pesan tiketnya pun pake aplikasi, snack-nya juga.

Dude, I am so in.
Us too, if it wasn’t too far. A little background here, jadi drive-in theaters ini emang merupakan tradisi yang udah ada sejak tahun 1950an-1960an di Amerika Serikat. Sejak kemudian bermunculan teknologi lain untuk nonton film, pamor drive-in theaters ini mulai meredup, meskipun mereka masih teteup buka.

So all these times, they’ve been open?
Yep, cuma ya itu, karena popularitasnya menurun, jumlah drive-in theaters di berbagai negara bagian di Amerika Serikat juga ikut menurun. Nah, dengan terjadinya penyebaran Covid-19, tiba-tiba aja pesanan tiket untuk nonton di drive-in theaters kembali membludak, sampe dua kali lipatnya.

Interesting. Jadi beneran aman nih kalo nonton di situ
Yha masih belum tau juga. Karena kalo saat ini, beberapa drive-in theaters masih boleh buka, tapi seiring dengan aturan physical distancing yang mungkin banget berubah, belum tentu juga teater-teater ini diizinin untuk terus buka. Gitu gengs.


When you’ve only been wearing pajamas during stay-at-home period…

Well, aren’t we all?
Say goodbye to your cocktail dresses or your fancy suit, pajamas is the most sold out item at the moment
. Yep, jadi gini gengs, secara stay-at-home orders lagi berlaku di banyak negara akhir-akhir ini, diketahui juga bahwa kebutuhan belanja online masyarakat jadi berubah. Di Amerika Serikat misalnya, kalo pre-corona orang belanja online untuk kebutuhan sekunder, maka sekarang, orang udah mulai belanja bahan kebutuhan pokok secara online. Nah, hal lain yang juga menarik adalah sejak WFH berlaku, kan orang udah nggak pada pake baju kerja, gaun, atau celana dan hasilnya, penjualan jenis-jenis pakaian ini menurun drastis. Data dari lembaga analisa pasar, Adobe Analytics menemukan bahwa pakaian yang paling laris adalah piyama yang kenaikan penjualannya mencapai 143 persen (not surprised). Adapun jenis pakaian yang penjualannya justru menurun drastis adalah bra dan celana (CELANA!).

Emang celana sama WFH tuh kayak kamu sama mantanmu yha, gak bisa bersama…


“Bukannya patuh terhadap anjuran dokter malah kabur menuju mbah dukun, dan dua hari menginap di dukun, sekarang sudah diisolasi di rumah sakit.”

Gitu kata Bupati Bogor Bu Ade Yasin saat cerita soal warganya yang positif Covid-19 dan kabur dari rumah sakit untuk berobat ke dukun. Jadi awalnya, pasien yang berjenis kelamin perempuan ini lagi di rumah sakit untuk nunggu hasil tes PCR-nya keluar. Eh namun kemudian si pasien menghilang dan setelah dicari sama tim Gugus Covid-19, pasien tersebut akhirnya ketemu dan ternyata lagi berobat ke dukun.

Speechless. Really speechless. 


Angel’s Stories 

1. I live in countryside, depan rumah ada kebun punya tetangga jauh yang dipenuhi pohon sengon. Kemarin pagi ada segerombolan bapak-bapak yg kerja untuk menebang pohon. In the middle of afternoon, it started raining so they stopped working, terus numpang istirahat depan teras rumah. Looking at that, my mom went to kitchen and made hot coffee for them. She said, “It’s just coffee but hopefully it can help to warm up their body.” The smile on their faces just showed that they are grateful for what my mom did. ❤️
-Anonymous-

2. Jadi cerita nya gini, pacar aka calon istri gue punya sampingan catering rumahan yang jual paket makanan siap saji gitu kan. Nah suatu waktu pas mampir ke rumahnya buat nganterin makanan masakan nyokap, ada abang ojek online deh tu di depan rumahnya sambil gue liatin dari belakang ini abang lagi ngerapihin barang bawaanya buat digantungin ke motornya. You know, pas gue sampe pager rumahnya ternyata abang ini habis nangis sambil ngelap air matanya. Dengan rasa penasaran ini timbulah pertanyaan ke abangnya “Abang gapapa?” Nah dia sontak langsung jawab, “Gapapa, Mas (sambil ngelap air mata). Saya terharu aja ini dapet makanan dari mbaknya pas banget buat anak istri saya di rumah lagi kelaperan.”  Nyess mennn rasanya langsung lemes gue seketikaa. Dan tanpa mikir tangan kanan gue auto nyerahin bingkisan salah satu masakan nyokap dari rumah buat abangnya.
-Belgrade, Kunciran-

3. Pernah suatu malam gw diboncengin temen gw. Motornya temen gw Ninja merah. Tau-tau pas depan Gambir arah ke Menteng motor temen gw mogok. Pas dicek bensin habis. Pas lagi dorong mau nyari pom bensin tau-tau dipanggil abang bajaj dia nawarin bensin cadangan dia buat motor kita. Kita kaget dan bersyukur banget abang bajaj itu mau ngorbanin stok bensinnya yang pastinya sangat dibutuhkan dia untuk jaga-jaga. Setelah isi bensin motor kami mengucapkan terima kasih dan mengganti biaya bensinnya. Salut buat abang bajaj yang mau bantuin kita.
-Juls, Jakarta-

4. Aku anak magang dan hari ini reimbursement transportku cair. Jadi aku mau jajan via Gr*b Food. Karena masih anak magang dan belom gajian, aku mikir driver-nya bisa aku kasih apa yaa. Trus aku inget, kalo aku masih punya beras. Kebetulan aku anak rantau dan tiap minggu suka dikirimin beras. Buat jaga-jaga aja kata ortuku. Akhirnya aku mutusin buat ngasih beras itu ke driver-nya. Deg-degan sih, takut driver-nya nggak mau nerima. Ternyata pas aku kasih, dia seneng banget sampe ngucap syukur gitu. Seneng banget sih bisa bantuin, walaupun yaa cuman sedikit. Yuk sama2 coba saling bantu satu sama lain 🙂
-IA, Depok-

(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience first hand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)


Catch Me Up! Recommendations

Hi. It’s another notification about the talk. She’s a little too excited so one more reminder won’t hurt.