Corona Updates, Pikobar itu apa, Bollywood Rugi, Djoko Santoso Meninggal

82

Hi, Monday.

What do you miss the most about Monday? Rushing out to the office? Fighting for a seat on your commute? Telling your co-workers about your crazy weekend stories face-to face without delayed screen? Or Catching Up! with us during your quick breakfast? Well, we believe that when this whole thing is over, Monday won’t be hated so much anymore. Have a blessed Monday, everyone.


And nothing screams Monday louder than… your corona updates

Gambar: cnn.com

Yes. Catch Me Up! Starting from here aka home aka dalam negeri.
Got it. Here we go. 

Di Indonesia…

  • Total Kasus Covid-19 udah mencapai 14.032 kasus positif, dengan 973 orang meninggal, dan 2.698 sembuh.
  • Adapun total orang yang udah dites adalah 113.452 orang, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah 248.690 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah 30.317 orang.
  • Wabah Covid-19 juga ditemukan pada para WNI yang ada di luar negeri. Adapun jumlah kasus positifnya adalah 733 kasus, 363 orang sembuh, dan 41 orang meninggal.
  • Hello, hello East Java! Siap-siap untuk kamu yang tinggal di wilayah Malang Raya, Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kota Malang. Hal ini karena pemerintah setempat udah fix bakal ngajuin status PSBB ke Kementerian Kesehatan. Keputusan ini diambil weekend kemarin setelah ditemukan bahwa terjadi penyebaran Covid-19 yang masif di daerah-daerah tadi.
  • If you live in Surabaya, make sure to always stick to PSBB rules. Hal ini karena kata Gubernur Jawa Timur Bu Khofifah Indar Parawansa, kalo kamu ketauan melanggar PSBB, maka sebagai sanksinya, kamu nggak bisa memperpanjang SIM dan SKCK di kepolisian selama enam bulan ke depan. Whoaaa…
  • Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi minggu lalu baru aja menerbitkan surat edaran yang mengimbau warga Sumut untuk doa bersama menghadapi Corona. Adapun doa bersama ini rencananya akan dilaksanakan pada 14 Mei mendatang di rumah masing-masing dan sesuai dengan agama masing-masing.
  • Bagi yang mau ‘curi-curi’ mudik, especially for Jakartans, think again. Karena diketahui bahwa sejak 24 April-9 Mei lalu, Kepolisian udah mencatat ada 37.701 kendaraan pemudik yang disuruh putar balik.
  • Per hari Minggu kemarin, disebutkan pemerintah bahwa ada 14 provinsi di Indonesia yang kasus positif virus coronanya tidak bertambah lagi aka nol. Adapun ke-14 provinsi tersebut adalah:  Aceh, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.

Around the world…

  • Saat ini, jumlah total kasus positif Covid-19 di seluruh dunia adalah 4.047.915 kasus dan 279.705 kematian.
  • Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus positif Covid-19 tertinggi, dengan total kasus 1.309.541 dan 78.794 kematian.
  • Pada Selasa mendatang, India bakal membolehkan lagi kereta api beroperasi, namun hanya untuk rute-rute tertentu. Layanan kereta ini bakal diprioritaskan buat pekerja migran yang terdampar di berbagai wilayah di negara itu. India sendiri udah menjalani lockdown nasional sejak 24 Maret lalu dan bakal berlangsung terus sampe at least 17 Mei mendatang.
  • Angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19 di Italia telah berangsur-angsur menurun. Kemarin, penambahan pasien yang meninggal akibat Covid-19 adalah 165; yang merupakan angka terendah sejak bulan lalu.
  • Perusahaan farmasi raksasa asal Amerika Serikat, Johnson & Johnson, menyatakan bahwa mereka bakal mulai memproduksi vaksin Covid-19 tahun depan. J&J menyebut bahwa saat ini mereka tengah melakukan tahapan penelitian klinis, dan kalo sesuai rencana, tahun depan mereka harusnya udah bisa memproduksi vaksin.
  • Para orang tua berusia 65 tahun ke atas di Turki akhirnya udah boleh keluar rumah. Ini adalah untuk pertama kalinya mereka dibolehin cabs setelah menjalani masa karantina selama 49 hari. Selain itu, mulai hari ini, Turki juga udah mengurangi sedikit-sedikit aturan lockdown-nya, di mana mal dan salon udah boleh buka tapi secara terbatas.
  • Dalam layanan mingguannya kemarin, Paus Fransiskus menyerukan pada para pemimpin Eropa untuk bekerjasama dan berkolaborasi dalam upaya menangani Covid-19. Pesan ini disampaikannya bersamaan dengan peringatan ke-70 tahun Deklarasi Schuman yang menjadi awal mula terbentuknya Uni Eropa.
  • Setelah lebih dari satu bulan nggak ada satu pun kasus baru, kemarin Wuhan melaporkan satu kasus Covid-19 positif. Adapun pasiennya berada dalam keadaan kritis, dan istrinya positif tanpa gejala.  Diketahui bahwa pasangan ini tinggal di lingkungan yang sebelumnya memiliki  20 kasus positif korona.

For when Kang Emil says: People, meet Pikobar. Pikobar, meet people.

Who?
Pikobar. It stands for Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat. And Kang Emil is, well, in case you haven’t noticed, adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

And Pikobar is…
Kayak aplikasi gitu, yang berisi informasi soal penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Nah, menariknya, dengan Pikobar ini kamu nggak cuma bisa dapet informasi soal Covid-19, tapi juga bisa melakukan tes gejala risiko Covid-19 secara mandiri dari rumah.

Hah kok bisa?
Bisa donk. Kata Kang Emil, aplikasi yang dikembangkan melalui kerja sama antara Pemprov Jabar dengan Prixa ini dilengkapi sama sistem periksa gejala berbasis Artificial Intelligence (AI) yang bisa ngasih prediksi kemungkinan kondisi berdasarkan keluhan kesehatan yang dirasakan. Dengan begini, warga Jabar bisa tetap tenang periksa mandiri di rumah kalo lagi nggak enak badan, sekaligus untuk screening rapid test Covid-19 juga.

Go on…
Ya dengan adanya screening ini, maka pemerintah Jabar jadi bisa prioritize layanan rapid test buat warga yang emang terindikasi mengalami gejala Covid-19. Rumah sakit juga jadi bisa fokus menangani kasus pasien yang kritis dan darurat.

Balik lagi bentar… Prixa? Siapa tuh?
Prixa itu startup lokal berupa platform layanan kesehatan yang memungkinkan kamu untuk bisa periksa mandiri keluhan kesehatan yang dialami secara online. Gratis, kapan pun, di mana pun.

Interesting. Tapi jadinya cuma bisa buat Covid-19 aja nih?
Nggak dong. Jadi Prixa sendiri bisa bantuin kamu melakukan periksa mandiri untuk ratusan jenis penyakit. Dengan teknologi AI-nya tadi, Prixa bisa ngasih kamu informasi soal kemungkinan kondisi yang kamu alami berdasarkan keluhan yang diberikan (disclaimer: Hasilnya Prixa ini bukan pengganti diagnosis dokter ya gengs. Kamu perlu untuk tetap konsultasi ke dokter buat medical diagnosis).

Jadi pasiennya nggak ketemu dokter langsung nih?
Yha enggak. Kan #Prixadarirumah. MEHEHEHE. Jadi Prixa ini punya tim dokter berpengalaman dengan berbagai latar belakang yang ikutan bikin sistemnya, makanya hasil prediksinya gak asal. Selain itu, dengan menggunakan Prixa, kamu bakal tahu lebih lanjut soal keluhan yang kamu alami sebelum berkonsultasi ke dokter.

So it’s legit?
Legit dong. Saat ini aja udah ada lebih dari satu juta orang yang melakukan periksa mandiri melalui Prixa. Nah, kalo kamu juga pengen memeriksakan gejala risiko Covid-19, kamu bisa cek bit.ly/prixacmuid, atau kalo mau periksa kesehatan secara umum aja, kamu bisa cek bit.ly/prixacatchmeup. Cussss.

Ini adalah konten bersponsor*

 


When you’ve been living by “jogetin aja” mantra…

Gambar: cnn.com

Chances are, you’re a huuuuuge Bollywood movies fan.

Sure thing. I memorize all the songs from Kuch Kuch Hota Hai.
Tos! So we have a not-so-good news for you.

What is it?
Produksi film-film Bollywood lagi berhenti total. Jadi you will be most likely not seeing any new Bollywood movies this year.

Pasti gara-gara corona yha?
Smart cookie. Jadi emang sejak Covid-19 menyebar di seluruh dunia, termasuk India, segala bentuk produksi mulai dari shooting sampe release film baru Bollywood berhenti total. Bahkan dua judul film yang udah ditunggu-tunggu, yaitu Sooryavanshi dan 83 tanggal rilisnya diundur jadi nggak tau kapan.

Go on…
Kondisi jadi makin buruk buat para pekerja di industri Bollywood karena banyak dari mereka yang dibayar harian. Contohnya kayak make-up artist, catering makanan, crew pencahayaan, dll. Selain itu, kerja di industri film juga nggak memungkinkan orang untuk physical distancing karena mereka bekerja dalam jarak yang berdekatan. Jadi nggak tau nih, kapan para crew itu bisa kerja lagi. Terus juga disebutkan pula bahwa akibat pandemi ini, hampir seluruh lapisan, mulai dari artis mahal sampe crew di balik layar mengalami pengurangan penghasilan.

OMG… Is it that bad?
Yep. Jadi berdasarkan itung-itungan, industri film Bollywood mengalami kerugian sebesar USD330 juta akibat pandemi Covid-19 ini. Masalahnya jadi makin runyam karena keuntungan paling besar di industri film Bollywood datang dari hasil penjualan tiket bioskopnya di luar negeri. Nah kalo lagi pandemi gini, bioskop di mana-mana juga tutup…

Terus gimana dong?
Yha bingung. Para pembuat film di India juga bingung gara-gara produksi film mereka terhenti dan India juga lagi lockdown sampe 17 Mei mendatang. Menurut para analyst, efek dari Covid-19 ini bakal memengaruhi industri film Bollywood sampe akhir tahun dan kalau pun akhirnya bioskop dibuka lagi…

Kenapa?
Iya, walaupun bioskopnya kembali dibuka, tapi kan bakal ada aturan physical distancing, jadi duduknya harus berjarak. Ini artinya penjualan tiket nggak bakal 100% karena jumlah penonton otomatis bakal berkurang, and it means, less and less money for the industry.

See you next year, Rahul…


What the military is mourning over the weekend…

Gambar: cnnindonesia.com

Meninggalnya Djoko Santoso.
Mantan Panglima Tentara Negara Indonesia (TNI) Pak Djoko Santoso baru saja menghembuskan nafas terakhirnya kemarin, di usia 67 tahun. Beliau adalah mantan orang nomor satu di TNI pada era Pak SBY, yaitu pada periode tahun 2007-2010. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di tahun 2008, dan ketika dirinya menjabat, bulutangkis Indonesia berhasil meraih medali emas pada Asian Games di tahun 2010 (ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan), dan juga gelar All England 2012 (ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir).

Pasca pensiun, Pak Djoko kemudian bergabung dengan Partai Gerindra dan pada Pilpres kemarin, beliau juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional (Bappilu) pasangan Prabowo-Sandi. Pak Djoko meninggal karena sakit dan jenazahnya dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, pada hari yang sama. Untuk menghormati jasa-jasa beliau, kemarin, seluruh satuan TNI di tanah air mengibarkan bendera setengah tiang.

So long, General…


X Æ A-12

Bukan, gengs, itu bukan rumus Matematika yang harus kamu hapalin pas SD, tapi itu adalah nama beneran seorang bayi yang baru lahir minggu lalu. Siapa nama orang tua yang ngide banget ngasih nama anaknya begitu? Yep, mereka adalah bosnya Tesla, Elon Musk, dan pacarnya, Grimes. Dalam twitnya minggu lalu, Elon nulis, “Mom & baby all good” sambil nge-upload foto dirinya memangku sang bayi yang baru lahir.

Masih kesel sama temen kamu yang ngasih nama anaknya Arsyaffarel Kasyfaragi Aldebrrach?


Angel’s Stories 

1. WFH akhir-akhir ini lembur mulu, karena kerjaan malah makin banyak dari kantor. Udah jam 10 malem dan gw baru inget belum makan malem. Setengah hati gw order makanan via ojol, demi ga sakit dan masih banyak bgt kerjaan yang musti gw kelarin malem itu. Gw juga kasih pesenin satu porsi buat ojolnya. Pas abang ojol dateng, dia bilang “Terima kasih kak, ini orderan pertama hari ini. Makasih juga makannya, kak.” Wajahnya bahagia sambil doain gw panjang bgt. Gw bukan angel-nya. Pak ojol itu angel gw. He reminded me to be thankful even in my hardest time. Lihat wajah cerianya itu beneran nyesss bgt di hati. Semoga lancar rejekinya ya Pak :”) Terima kasih.
-Anak rantau di Jakarta Selatan-

2. Sebenernya kejadiannya pas awal tahun tapi keinget terus, jadi dinas tugas dari kantor ke Bangkok, turbulence-nya lumayan parah sampai aku mabok, padahal biasanya cuma mabok laut. Duduk kebetulan di aisle, dan udah miring-miring ngga karuan. Pas landing dam lagi nunggu giliran keluar, pas nurunin bagasi, ada mba bule yang duduknya serong aku nawarin T*l*k *ng*n :’) Agak syok karena: 1. Dia observant banget tau aku lagi mabok dan 2. Dia yang bule, dia yang nawarin aku (warlok) obat tradisional. Mba bule semoga kamu sehat dalam masa sulit ini!
-AN-

3. First of all, thank you for CMU’s Angel’s Stories, it warms my heart and makes my day brighter everydayAnyway, ini terjadi sama gue selama kuliah dan ngerantau ke Bali. Jadi dari kos ke kampus itu jaraknya 1,5 km-an. Yang tahu, di Bali itu minim banget kendaraan umum. Jadi setiap hari gue jalan kaki ke kampus. Di tengah jalan ada seorang ibu naik motor yang ngasih tumpangan, karena itu posisi tengah hari terik banget + lelah kebanyakan tugas, gue akhirnya naik ke motornya dan dia cerita kalo anaknya satu kampus sama gue juga dan dia ngeliat gue kayak keberatan bawa ransel gede. Thx Bu! Di lain waktu, gue ketemu sama kating yang notabene harusnya dia jutek sama gue karena jaman ospek plus gue gak kenal-kenal amat sebenernya, tapi dia nebengin gue juga ke kampus padahal saat itu dia udah gak ada kelas sama sekali. Thx Senpai! Gue nggak pernah lupa kejadian itu sampai sekarang, meskipun udah bertahun-tahun yang lalu. Mereka yang membuat ngerantau lebih mudah dan bikin gue makin susah lupa sama Bali :”)
-ESC, Bali-Jakarta-

(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience first hand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. Come, share us your versions of angels!)


Catch Me Up! Recommendations

Nurses are the new superheroes.