Bollywood Rugi

77

When you’ve been living by “jogetin aja” mantra…

Gambar: cnn.com

Chances are, you’re a huuuuuge Bollywood movies fan.

Sure thing. I memorize all the songs from Kuch Kuch Hota Hai.
Tos! So we have a not-so-good news for you.

What is it?
Produksi film-film Bollywood lagi berhenti total. Jadi you will be most likely not seeing any new Bollywood movies this year.

Pasti gara-gara corona yha?
Smart cookie. Jadi emang sejak Covid-19 menyebar di seluruh dunia, termasuk India, segala bentuk produksi mulai dari shooting sampe release film baru Bollywood berhenti total. Bahkan dua judul film yang udah ditunggu-tunggu, yaitu Sooryavanshi dan 83 tanggal rilisnya diundur jadi nggak tau kapan.

Go on…
Kondisi jadi makin buruk buat para pekerja di industri Bollywood karena banyak dari mereka yang dibayar harian. Contohnya kayak make-up artist, catering makanan, crew pencahayaan, dll. Selain itu, kerja di industri film juga nggak memungkinkan orang untuk physical distancing karena mereka bekerja dalam jarak yang berdekatan. Jadi nggak tau nih, kapan para crew itu bisa kerja lagi. Terus juga disebutkan pula bahwa akibat pandemi ini, hampir seluruh lapisan, mulai dari artis mahal sampe crew di balik layar mengalami pengurangan penghasilan.

OMG… Is it that bad?
Yep. Jadi berdasarkan itung-itungan, industri film Bollywood mengalami kerugian sebesar USD330 juta akibat pandemi Covid-19 ini. Masalahnya jadi makin runyam karena keuntungan paling besar di industri film Bollywood datang dari hasil penjualan tiket bioskopnya di luar negeri. Nah kalo lagi pandemi gini, bioskop di mana-mana juga tutup…

Terus gimana dong?
Yha bingung. Para pembuat film di India juga bingung gara-gara produksi film mereka terhenti dan India juga lagi lockdown sampe 17 Mei mendatang. Menurut para analyst, efek dari Covid-19 ini bakal memengaruhi industri film Bollywood sampe akhir tahun dan kalau pun akhirnya bioskop dibuka lagi…

Kenapa?
Iya, walaupun bioskopnya kembali dibuka, tapi kan bakal ada aturan physical distancing, jadi duduknya harus berjarak. Ini artinya penjualan tiket nggak bakal 100% karena jumlah penonton otomatis bakal berkurang, and it means, less and less money for the industry.

See you next year, Rahul…