Bandara Ramai

66

For when people are crowding Soekarno-Hatta…

Gambar: cnnindonesia.com

Eh, iya… I saw the pictures. Itu kenapa si?
Jadi ternyata, penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang yang kamu liat viral kemarin itu adalah karena ada 13 penerbangan yang dilakukan oleh dua maskapai Indonesia, yaitu Lion Air Group dan Citilink.

Really?
Yep. Menurut pihak Bandara Soetta, penumpukan penumpang itu terjadi di Terminal 2 Bandara Soetta, sekitar jam 04:00 pagi.  In total, ada 11 penerbangan Lion Air Group dan dua penerbangan Citilink. Tapi katanya cuma sebentar ramainya; setelah satu jam, udah normal sepi lagi.

Hmm I see. I need more explanations.
You got it. Jadi ramainya juga karena emang para calon penumpang ini harus ngantri di posko untuk verifikasi dokumen. Kayak yang kamu tahu, nggak sembarang orang boleh naik pesawat sekarang, dan emang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi kalo emang mau terbang; kayak surat pengantar dari tempat kerja atau kelurahan dan surat bebas Covid-19 atau hasil tes kesehatan.

Go on…
Masih menurut pihak Soetta, sejauh ini nggak ada penumpang yang ditolak untuk terbang karena mereka telah memenuhi syarat. Bandara Soetta juga memperkirakan ada sekitar 5.700 penumpang dari total 105 penerbangan yang dilakukan kemarin.

Well, does the government say anything about this?
Terkait ramenya bandara Soetta kemarin, pihak Kemenhub menyebut bahwa emang ada maskapai yang melanggar aturan pembatasan jumlah penumpang penerbangan dalam masa pandemi.

Wah, aturannya apa?
Peraturan tentang penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), dengan mengurangi jumlah penumpang maksimal 50% dari jumlah kapasitas tempat duduk. Kemenhub juga bilang bahwa pihaknya bakal menindak tegas operator penerbangan yang ngelanggar ketentuan-ketentuan yang ada di peraturannya.

Anything else?
Selain itu, pihak bandara bilang kalau mereka bakal evaluasi lagi dan mengatur jadwal keberangkatan supaya nggak ada penumpukan lagi.