Trump VS WHO

107

Ketika ada yang bilang “bulan ini nggak ada uang bulanan ya!’ tapi bukan mama kamu…

Gambar: kumparan.com

Whoaaa siapa ngomong gitu?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke lembaga kesehatan internasional aka WHO aka World Health Organization.

Hah kok bisa?
Iya, jadi Selasa kemarin, Trump baru aja ngumumin bahwa Amerika Serikat bakal stop dulu ngasih dana ke WHO untuk 60 sampe 90 hari ke depan. Alasannya, Trump mau nge-review dulu kerjaan WHO yang disebutnya “nggak bisa mengatur dan ikut menutup-nutupi penyebaran virus corona.”

Kok bisa dia bilang gitu?
Ya kzl aja, secara sekarang Covid-19 udah menyebar ke hampir seluruh dunia dan Amerika Serikat jadi negara dengan angka Covid-19 terbanyak di dunia hingga mencapai 615.215 kasus dan 26.211 orang tewas. Trump kemudian bilang, bahwa seandainya aja WHO kerja yang bener dan sejak awal menyatakan bahwa China nggak transparan terkait kasus Covid-19 ini, tentunya pandemik corona bisa dicegah dari awal dan nggak menyebabkan banyak kematian.

Who’s saying “But, Mr. Trump…?”
Warga Twitter donks. Inget gengs, jempolmu harimaumu. Jadi nggak lama abis Trump ngomelin WHO soal China ini, publik Amerika mengkritisi Trump yang dinilai emang dianya aja yang downplaying aka menganggap remeh penyebaran Covid-19. Buktinya aja Januari lalu Trump masih sempet nge-twit gini,“China has been working very hard to contain the coronavirus. The United States greatly appreciates their efforts and transparency. It will all work out well. In particular, on behalf of the American People, I want to thank President Xi!”

LAH. 
Yha begitulah. Balik lagi ke WHO ni, jadi emang Amerika Serikat merupakan negara yang paling banyak ngasih funding ke WHO, yakni US$400 juta-US$500 juta per tahun. Selain AS, negara-negara lain kayak Inggris, Jerman, Jepang, Australia, Kanada, juga termasuk ke dalam negara-negara yang ngasih paling banyak funding ke WHO.

Well, does the WHO say anything?
Yep. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyayangkan keputusan AS ini. Menurutnya, Covid-19 itu nggak mendiskriminasi negara miskin atau kaya, negara besar maupun negara kecil. Kata Mr. Tedros, sekarang adalah saatnya untuk negara-negara ini bersatu melawan “common enemy”.

I wanna know what other countries say…
Well, China‘s like “I heard my name’s being called….” dan mendesak AS untuk memenuhi kewajibannya kepada WHO. Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, sekarang masih masa krisis dan keputusan AS bakal memengaruhi semua negara. Selain itu, miliarder AS Bill Gates juga bilang kalau kebijakan yang diambil Trump itu “berbahaya”.  Menurutnya, saat ini dunia lagi ngebutuhin WHO banget untuk memerangi virus corona yang udah nyebar ke hampir semua negara.