THR dibatasi

77

For when you forget that Ramadan is in 8 days…

Gambar: cnnindonesia.com

Wait, reallllyyy???
Yep. Jadi emang bulan puasa bentar lagi banget, gengs, yaitu bakal jatuh pada 23 April mendatang. Meaning, delapan hari lagi ajha.

Whoaaa ok… so you’re gonna talk about Ramadan?
Bukan, hehehe tapi mau bahas soal the moment after Ramadan, yaitu lebaran. Ngomongin lebaran, belum lengkap kalo belom ngomongin soal Tunjangan Hari Raya aka THR.

What about it?
Well, jadi Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dalam keterangannya kemarin menyatakan bahwa presiden, wakil presiden, menteri, wakil menteri, anggota DPR, MPR, DPD, kepala daerah, pejabat negara, dan pejabat eselon I dan II nggak bakal dapat THR.

Whoaaa… why?
Yha apalagi kalo bukan karena Covid-19; ththe main cause behind almost every drama in our life right now. Jadi kata Bu Ani, THR yang tadinya buat para pejabat tadi bakal dialokasikan ke anggaran yang akan digunakan untuk menanggulangi Covid-19. Selain itu, dalam rapatnya sama DPR beberapa waktu lalu, Bu Ani juga menjelaskan bahwa penerimaan negara berpotensi turun sampai 10 persen, jadi yaa solusinya bakal ada belanja negara yang dipangkas, dan salah satunya adalah THR.

Yah… gw baru lolos CPNS tahun kemarin, lagi… 
Tenang aja gengs, karena kalo kamu adalah PNS dari jajaran eselon III ke bawah, maka THR kamu masih cair kok. Selain itu, Bu Ani juga bilang bahwa pensiunan PNS juga bakal teteup dapet THR karena mereka termasuk ke dalam kelompok rentan.

Thank God. OK. Anything else I should know?
Well, Bu Ani juga menjelaskan soal dampak dari pandemi Covid-19 terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kata Bu Ani, ekonomi Indonesia sangat bergantung sama penanganan Covid-19, kalau semakin buruk, bisa-bisa ekonomi kita resesi (turun drastis).

Selain itu, kalau wabah Covid-19 ini terus terjadi berkepanjangan, maka diprediksi jumlah angka kemiskinan di Indonesia bakal bertambah sebanyak 3,78 juta jiwa. So far, menurut BPS (Badan Pusat Statistik), jumlah penduduk miskin itu ada 24,79 juta orang per September 2019.