Singapore Lockdown

97

Let’s Check Up! on our neighbor…

Gambar: cnbcindonesia.com

Oh, right! How’s Singapore?
Singapura juga baru aja nih menerapkan circuit breaker” atau semilockdown mulai Selasa kemarin, 7 April, sampai sebulan ke depan. Jadi, tempat kerja resmi ditutup per Selasa dan sekolahan juga mulai berhenti mulai Rabu ini. Yang masih boleh buka itu layanan pokok kayak pasar, supermarket, klinik, rumah sakit, transportasi, dan perbankan. Terus, warganya ngga boleh makan di restoran, harus dibungkus, ngga boleh ketemu keluarga yang beda rumah, apalagi yang ada senior citizens-nya.

I see, emang kasus corona di sana banyak, ya?
As of Tuesday, ada 1.375 kasus positif corona, enam orang meninggal, dan 344 orang sembuh. Menurut Perdana Menteri Lee Hsien Loong, kebijakan semilockdown dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebelum di-lockdown, Singapore udah ngeluarin aturan yang strict juga bagi warganya yang ngelanggar kebijakan physical distancing. Orang yang ngga jaga jarak satu meter dengan orang lain, atau ketemuan sama lebih dari 10 orang di luar pekerjaan atau sekolah, bakal kena denda sampai S$10.000 (atau sekitar Rp112 juta) dan/atau dihukum enam bulan penjara.

Whoaa… scary.
Talk about the next level of discipline! Anyway, pemerintah Singapura juga ngeluarin beberapa paket stimulus untuk ngebantu ekonomi dunia usaha dan masyarakat during these physical distancing measures. Total stimulusnya itu sampai S$60 miliar (Rp678,1 triliun). Paket stimulus itu berupa bantuan dalam bentuk: subsidi gaji pekerja di Singapura untuk April 2020, gratis sewa dan berbagai pungutan untuk pekerja asing, dan bantuan tunai sebesar S$600 (Rp6,8 juta) per warga dewasa Singapura.