Lebih baik di Lapas

62

“Orangtua sudah meninggal. Istri diambil orang. Saya bagus di sini saja. Banyak teman.”

Gitu kata seorang napi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Samarinda, Kalimantan Timur, bernama Ambo yang menolak untuk dibebaskan dari lapas tempatnya ditahan. Kebijakan untuk membebaskan para tahanan ini diambil Kemenkumham untuk menghindari penyebaran Covid-19 di dalam lapas yang kebanyakan overcapacity hingga bikin para napi nggak bisa physical distancing. Nah, kalo napi-napi lain hepi karena bakal dibebasin, Ambo dan tiga orang temannya yang lain justru lebih milih stay di lapas, karena selain udah nggak ada ortu dan istri, dia juga nggak punya rumah.

Count your blessings, guys… :”)